Sumber penyebab mobil brebet adalah kelebihan udara di sistem pembakaran, penggunaan BBM beroktan rendah, dan masalah di sistem pengapian. Namun masih ada penyebab lainnya sehingga pengecheckan menyeluruh perlu dilakukan.
Masalah brebet ini paling sering ditemukan pada mesin injeksi. Hal ini terjadi karena mesin injeksi sangat dipengaruhi oleh komposisi udara, BBM, dan pengapiannya. Gangguan pada salah satu hal tersebut menyebabkan mesin menjadi brebet.
Daftar isi
Masalah Bahan Bakar
Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai menjadi salah satu penyebab mesin mobil mengalami brebet. Pada umumnya, mesin injeksi memiliki perbandingan kompresi yang sangat tinggi. Lebih dari 10: 1.
Semakin tinggi perbandingan kompresinya, semakin tinggi nilai oktan BBM yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, untuk menghindari brebet maka mobil sangat disarankan untuk:
- Menggunakan bahan bakar beroktan tinggi (Pertamax merupakan pilihan yang bijak)
- Menghindari penggunaan additive bahan bakar yang dapat menyisakan residu
Selain itu, untuk menghindari brebet akibat masalah di bahan bakar, sangat disarankan untuk menggunakan filter bensin yang rapat sehingga kotoran tidak masuk dan menyebabkan kualitas bahan bakar menjadi turun.
Sistem Injeksi Masuk Angin
Istilah masuk angin pada sistem injeksi merujuk pada terlalu banyaknya udara yang masuk kedalam sistem bahan bakar. Akibatnya tekanan bahan bakar menjadi tidak stabil dan suplai bahan bakar menjadi tidak lancar. Dan gejala brebetpun muncul.
Apa penyebab sistem bahan bakar masuk?
Biasanya masalah ini terjadi karena tangki bahan bakar telat diisi. Menurut para ahli di bidang otomotif, masuk angin pada sistem injeksi biasa terjadi karena mobil mengisi bahan bakar ketika bahan bakar sisa kurang dari 5%.
Selain itu, penggantian filter bensin juga menjadi penyebab mesin injeksi masuk angin. Terutama saat proses penggantian filter bensin dilakukan saat bahan bakar kurang dari 25%.
Masalah di Sistem ECU Mobil
ECU sebagai otaknya mobil juga bisa menjadi penyebab brebet. Terutama ketika ada kerusakan atau settingan ECU yang salah.
Ketika ECU rusak atau settingannya rusak, maka perhitungan ECU menjadi tidak akurat. Hal tersebut menyebabkan:
- Perhitungan yang salah mengenai jumlah udara yang boleh masuk ke saluran pembakaran
- Perhitungan yang salah mengenai jumlah bensin yang harus diolah setiap detiknya
Ketidakakuratan tersebut menjadi penyebab mesin mobil brebet. Lantas apa yang menyebabkan kerusakan atau kesalahan pada settingan ECU?
Biasanya masalah pada ECU terjadi karena sistem sensor pada bahan bakar mobil mengalami error sehingga ECU salah membaca data. Atau bisa juga karena anda melakukan remap pada tuner yang kurang berkompeten. Akibatnya, ECU mobil menjadi bermasalah.
Filter Bahan Bakar yang Sudah Kotor
Fungsi filter bahan bakar adalah menyaring kotoran sehingga ruang pembakaran tetap bersih dari kotoran yang biasanya ada bersamaan dengan bensin.
Mesin injeksi biasanya lebih sensitif dari mesin dengan sistem pembakaran lainnya. Karena sedikit saja kotoran bisa menyumbat injektor mobil. Dan hal tersebut dapat menyebabkan masalah brebet pada mobil.
Oleh sebab itu, beberapa hal perlu dilakukan, yaitu:
- Penggunaan bahan bakar yang lebih bersih
- Rutin melakukan check dan penggantian filter bahan bakar
Memilih filter bahan bakar juga penting. Jika jaring terlalu besar, kotoran akan lebih mudah masuk. Namun jika filter bahan bakar terlalu sempit, resiko tersumbat sangat besar. Oleh sebab itu, filter bahan bakar yang sempit harus dicheck secara berkala dan diganti jika memang sudah kotor.
Masalah pada Busi Mobil
Sistem pengapian mobil mempengaruhi kinerja mesin. Sistem pengapian yang terganggu akan menyebabkan gejala brebet pada mesin dan tarikan mobil.
Ketika api yang dihasilkan oleh busi terlalu kecil atau tidak stabil, maka gejala tersendat atau brebet akan terjadi.
Masalah pada busi ini biasanya terjadi karena:
- Busi sudah kotor
- Usia busi sudah habis
- Busi jelek atau tidak kompatibel
- Coil mobil tidak mampu bekerja dengan baik
Masalah pada busi mobil sebaiknya diatasi dengan melakukan penggantian dengan busi baru. Memaksa menggunakan busi lama sangatlah beresiko.
Kotornya Throttle Body Mobil
Kotornya throttle body dapat menyebabkan penumpukan kotoran di sekitar katup gas. Hal ini menyebabkan kinerja mesin tersendat dan tidak stabil.
Biasanya throttle body yang kotor terjadi karena penumpukan karbon karena lalu melakukan tune up secara berkala. Sayangnya kebanyakan bengkel mobil tidak membersihkan throttle saat tune up, kecuali anda memintanya. Oleh sebab itu, pastikan untuk meminta membersihkan throttle body saat melakukan tune up.
Itulah beberapa penyebab mobil brebet dan solusi untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Senang bisa menjadi sumber informasi untuk anda.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin