Jangan lupa untuk melakukan service dan perawatan umum untuk Mobil. Sebagai alat transportasi Anda sehari-hari, mobil memegang peranan yang sangat penting. Bayangkan saja jika Anda tak memilikinya, Anda tentu akan kerepotan sendiri, terutama jika harus bepergian bersama keluarga ke luar kota. Mempunyai mobil sendiri juga lebih menghemat pengeluaran Anda dan tentu saja lebih aman untuk di jalan.
Hanya saja, Anda sebagai pemilik mobil juga memiliki tanggung jawab ekstra, yaitu menjaga agar mobil tetap berfungsi baik. Ini berarti Anda harus rajin melakukan perawatan dan membawanya ke bengkel untuk di servis secara berkala. Jika Anda tidak melakukan ini dan mengabaikan perawatan mobil bahkan yang paling dasar, bisa dipastikan mobil akan mengalami banyak kerusakan, dan bahkan bisa saja mati di tengah jalan, atau tak mau menyala.
Hal awal yang harus Anda perhatikan untuk servis mobil adalah jangka waktunya. Jika Anda membeli mobil baru dari dealer, maka bisa jadi setiap beberapa minggu atau bulan Anda akan ditelepon untuk mengingatkan tentang saat servis mobil Anda. Namun tanpa diingatkan pun Anda sendiri harus tahu kapan harus melakukan servis. Untuk kendaraan berukuran normal seperti mobil Anda, perhatikan ini:
- Servis biasa – yaitu servis yang dilakukan setelah mobil menempuh jarak setiap 5.000 sampai 10.000 km.
- Servis besar – adalah servis yang dilakukan ketika mobil sudah menempuh jarak setiap 10.000 sampai 20.000 km (atau minimal 1 kali dalam 1 tahun).
Sedangkan untuk perawatan umum yang diperlukan mobil sendiri adalah:
- Tune up
Alias menyetel atau melakukan settingan ulang untuk bagian-bagian mobil tertentu, misalnya saja saringan bensin. Ini perlu dibersihkan agar tak terjadi sumbatan di mesin mobil, yang bisa membuat mesin tersendat-sendat. Tiup dan ketukkan hingga bersih.
- Pembersihan saringan udara
Udara yang di filter masuk ke dalam mobil biasanya penuh dengan debu dan segala macam kotoran. Padahal udara ini juga penting untuk pembakaran di dalam mesin mobil. Jika saringannya tak dibersihkan, maka udara yang masuk tak akan cukup, sehingga pembakaran tak bisa berlangsung normal. Bersihkan saringan, setel ulang sekrupnya, sehingga filter terpasang rapi dan bersih kembali.
- Ganti oli
Tiap 5.000 sampai 10.000 km, ganti oli Anda dengan yang baru. Kalau tidak, mesin akan menjadi ribut karena oli tak bisa lagi melumasi komponen di dalamnya dengan baik. Ini karena oli lama kekentalannya menjadi berubah, sehingga tak bisa lagi melakukan tugasnya semula. Anda harus menggantinya secara rutin.
- Pemeriksaan radiator
Agar mesin tetap terjaga suhunya, radiator haruslah dirawat sebaik-baiknya. Rajinlah memeriksanya, ganti atau perbaiki jika ada kebocoran, kuras dan ganti airnya, sehingga mesin pun tetap dingin.
- Periksa timing belt
Sabuk untuk meneruskan putaran roda gigi ke bagian dalam mesin ini juga bisa putus, membuat mobil tak bisa berjalan. Karena itu, pastikan bahwa kondisi timing belt ini selalu prima dan tak ada yang aus, tergerus, ataupun ada yang berdengung.
Baca Juga : Cara Merawat Mobil Bermesin Diesel
Ketika Anda akan melakukan servis untuk mobil Anda, pastikan bahwa Anda melakukannya di bengkel resmi sesuai dengan merk mobil Anda, atau di tempat yang memang sudah mendapatkan persetujuan maupun approval resmi dari merk-merk ternama tersebut. Ini tentunya untuk menghindari terjadinya kerusakan yang lebih parah pada mobil.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin