Estimasi Biaya Jasa Service Perbaikan AC Mobil Tidak Dingin

Panas-panasan di dalam mobil karena AC yang nggak dingin pasti bikin bete banget, kan?

Apalagi kalau lagi macet-macetan di siang bolong.

Sebelum kamu buru-buru bawa mobil ke bengkel, ada baiknya kamu cari tahu dulu nih kira-kira apa saja sih yang bikin AC mobil jadi nggak dingin dan berapa biaya yang harus kamu siapkan untuk memperbaikinya.

Tenang aja, di artikel ini kita bakal bahas tuntas semua hal tentang biaya servis AC mobil yang nggak dingin.

Penyebab AC Mobil Tidak Dingin dan Estimasi Biayanya

AC mobil itu punya sistem yang cukup kompleks, jadi ada beberapa hal yang bisa bikin AC mobil kamu nggak dingin.

Nah, biaya jasa perbaikan bisa beda-beda tergantung dari penyebabnya. Yuk, kita bahas satu per satu!

1. Refrigeran Habis atau Bocor

Refrigeran atau yang biasa kita kenal dengan sebutan freon, itu ibarat darahnya AC mobil.

Kalau refrigeran habis atau ada kebocoran di sistemnya, ya pasti AC mobil kamu nggak bisa dingin.

Untuk kasus yang satu ini, biasanya kamu perlu melakukan pengisian ulang refrigeran dan perbaikan pada bagian yang bocor.

Estimasi biaya:

  • Isi Freon: Sekitar ratusan ribu rupiah (tergantung jenis freon dan bengkel).
  • Perbaikan kebocoran: Sekitar ratusan ribu hingga jutaan rupiah (tergantung tingkat kerusakan dan lokasi kebocoran).

Tanda-tanda refrigeran AC mobil perlu dicek:

  • AC tidak dingin meskipun kipas berputar normal.
  • Udara yang keluar dari AC cuma angin sepoi-sepoi.
  • Ada bunyi mendesis dari area mesin saat AC dinyalakan.

2. Kompresor AC Bermasalah

Kompresor AC ini tugasnya memompa refrigeran ke seluruh sistem AC.

Nah, kalau kompresornya rusak atau kinerjanya menurun, AC mobil kamu juga bakal nggak dingin. Kerusakan pada kompresor ini cukup variatif, mulai dari yang ringan sampai yang berat.

Estimasi biaya:

  • Perbaikan kompresor: Ratusan ribu hingga jutaan rupiah (tergantung tingkat kerusakan).
  • Penggantian kompresor: Berkisar Jutaan rupiah (tergantung jenis mobil dan merk kompresor).

Tanda-tanda kompresor AC bermasalah:

  • AC mobil kadang dingin kadang tidak.
  • Terdengar bunyi berisik dari area mesin saat AC dinyalakan.
  • Kompresor AC tidak berputar atau mati total.

Cek dan Service AC Mobil di Dokter Mobil

3. Kondensor AC Kotor

Kondensor AC itu letaknya di depan radiator, fungsinya untuk mendinginkan refrigeran. Kalau kondensornya kotor karena debu atau kotoran lainnya, proses pendinginan refrigeran jadi terganggu dan AC mobil pun nggak dingin maksimal.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu perlu melakukan pembersihan kondensor.

Estimasi biaya:

  • Pembersihan kondensor: Berkisar ratusan ribu rupiah (tergantung bengkel dan jenis pembersihan).

Tanda-tanda kondensor AC kotor:

  • AC mobil kurang dingin meskipun sudah diisi freon.
  • Kipas kondensor berputar terus-menerus.
  • Terlihat banyak kotoran menempel di sirip-sirip kondensor.

4. Evaporator AC Kotor

Evaporator AC itu letaknya di dalam dashboard mobil, fungsinya untuk menyerap panas dari udara di dalam kabin.

Sama seperti kondensor, kalau evaporator kotor, proses pendinginan udara jadi terganggu.

Untuk membersihkan evaporator, biasanya mekanik akan membongkar dashboard mobil.

Estimasi biaya:

Pembersihan evaporator: Sekitar ratusan ribu rupiah (tergantung bengkel dan jenis mobil).

Tanda-tanda evaporator AC kotor:

  • AC mobil mengeluarkan bau tidak sedap.
  • Hembusan angin AC lemah.
  • AC mobil meneteskan air di dalam kabin.

5. Filter Kabin Kotor

Filter kabin ini fungsinya untuk menyaring udara yang masuk ke kabin mobil.

Kalau filter kabin kotor, aliran udara yang masuk ke kabin jadi terhambat dan AC pun nggak dingin maksimal.

Solusinya gampang kok, kamu cukup ganti filter kabin dengan yang baru.

Estimasi biaya:

Penggantian filter kabin: Puluhan ribu hingga beberapa ratus ribu rupiah (tergantung jenis mobil dan merk filter).

Tanda-tanda filter kabin kotor:

  • AC mobil kurang dingin.
  • Hembusan angin AC lemah.
  • Tercium bau tidak sedap dari AC.

6. Extra Fan Mati

Extra fan ini fungsinya untuk membantu mendinginkan kondensor AC.

Kalau extra fan mati, kondensor bisa kepanasan dan AC mobil pun jadi nggak dingin.

Estimasi biaya:

Perbaikan extra fan: Ratusan ribu rupiah (tergantung tingkat kerusakan).

Penggantian extra fan: Ratusan ribu hingga 1 jutaan (tergantung jenis mobil dan merk extra fan).

Tanda-tanda extra fan mati:

  • AC mobil kurang dingin saat mobil diam atau kecepatan rendah.
  • Mesin mobil mudah overheat.

Tips Hemat Servis AC Mobil

Nah, setelah tahu berbagai penyebab AC mobil nggak dingin dan estimasi biayanya, ada beberapa tips nih biar kamu bisa lebih hemat dalam melakukan perbaikan AC mobil:

  • Lakukan perawatan AC mobil secara berkala. Minimal setiap 6 bulan sekali, bawa mobil kamu ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan AC.
  • Bersihkan kondensor AC secara rutin. Kamu bisa membersihkan kondensor AC sendiri di rumah dengan menggunakan sikat halus dan air.
  • Ganti filter kabin secara teratur. Ganti filter kabin setiap 10.000 km atau sesuai rekomendasi pabrik.
  • Pilih bengkel AC mobil yang terpercaya dan berpengalaman. Jangan tergiur dengan harga murah, pastikan bengkel yang kamu pilih memiliki mekanik yang handal dan menggunakan spare part yang berkualitas.
  • Manfaatkan promo jasa servis AC

Soal bengkel AC mobil yang kredibilitasnya terjamin, terjamin garansi, dan banyak promonya, Dokter Mobil jelas jadi pilihan terbaiknya.

Perbandingan Service AC Mobil di Dokter Mobil dengan Service AC Mobil di Bengkel Biasa

FAQ Biaya Service AC Mobil Tidak Dingin

1. Apakah ada perbedaan biaya servis AC untuk mobil dengan merek berbeda, misalnya antara Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, dan lainnya?

Jawabannya, iya, ada perbedaan biaya jasa servis AC mobil untuk merek yang berbeda. Meskipun secara umum komponen AC mobil hampir sama, tapi setiap merek mobil punya spesifikasi dan desain yang unik.

Misalnya, letak komponen, jenis kompresor, dan tipe freon yang digunakan bisa berbeda antara Toyota Avanza dan Honda Jazz. Hal ini tentu berpengaruh pada harga sparepart dan tingkat kesulitan perbaikan, yang akhirnya berimbas pada biaya servis.

Selain itu, beberapa merek mobil mewah seperti BMW atau Mercedes-Benz biasanya menggunakan teknologi AC yang lebih canggih dan kompleks. Jadi, wajar aja kalau biaya servisnya juga lebih mahal dibandingkan dengan mobil-mobil Jepang seperti Toyota atau Daihatsu.

Intinya sih, selain jenis kerusakan, merek mobil juga jadi salah satu faktor yang menentukan biaya jasa servis AC mobil. Makanya, penting banget buat kamu mencari tahu estimasi biaya perbaikan di bengkel khusus untuk merek mobilmu.

2. Apakah ada jenis kerusakan AC mobil yang bisa ditangani sendiri di rumah?

Tentu ada! Gak semua masalah AC mobil harus langsung dibawa ke bengkel, kok. Beberapa kerusakan ringan bisa kamu tangani sendiri di rumah, lho. Misalnya:

  • Filter kabin kotor: Kamu bisa ganti filter kabin sendiri di rumah. Caranya cukup mudah, kok. Biasanya filter kabin terletak di balik laci dashboard atau di bawah dashboard. Kamu bisa cari tutorialnya di internet atau buku manual mobilmu.
  • Kondensor AC kotor: Membersihkan kondensor AC juga bisa kamu lakukan sendiri dengan menyemprotkan air bersih atau menggunakan sikat halus. Tapi, hati-hati ya, jangan sampai merusak sirip-sirip kondensor.
  • Sambungan selang longgar: Kadang-kadang, AC mobil gak dingin cuma karena ada sambungan selang yang longgar. Kamu bisa periksa dan kencangkan kembali sambungan selang tersebut.
  • Meskipun begitu, kalau kamu nggak yakin atau merasa kesulitan, lebih baik serahkan pada ahlinya di bengkel aja ya. Jangan sampai niat hemat malah bikin kerusakan makin parah.

3. Selain faktor-faktor yang disebutkan, adakah kebiasaan penggunaan AC mobil yang dapat mempercepat kerusakan dan meningkatkan biaya servis?

Kebiasaan kamu dalam menggunakan AC mobil juga berpengaruh lho pada daya tahan dan biaya perbaikannya. Beberapa kebiasaan buruk yang bisa mempercepat kerusakan AC mobil antara lain:

  • Merokok di dalam mobil: Asap rokok bisa mengotori filter kabin dan evaporator, sehingga mengurangi efektivitas AC dan menyebabkan bau tidak sedap.
  • Membiarkan jendela mobil terbuka saat AC menyala: Hal ini bikin kompresor AC bekerja lebih keras dan boros bahan bakar.
  • Menyalakan AC pada tingkat maksimal terus-menerus: Kebiasaan ini juga bisa memperberat kerja kompresor AC.
  • Jarang membersihkan interior mobil: Debu dan kotoran di dalam mobil bisa masuk ke sistem AC dan menyebabkan kerusakan.
  • Tidak melakukan perawatan AC secara berkala: Perawatan AC secara berkala penting untuk mendeteksi kerusakan sejak dini dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021