AC Mobil Keluar Angin Panas yang Membuat Gerah dan Pengap

Ada banyak sekali penyebab dan sumber masalah AC Mobil Keluar Angin Panas yang Membuat Gerah dan Pengap, tentunya sangat menganggu kenyamanan berkendara Anda.

Penyebab AC Mobil Keluar Angin Panas

Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan berkepanjangan dan merembet ke komponen lain jika dibiarkan terlalu lama Ac Mobil Keluar Angin Panas. Penyebab yang ditimbulkan tentu beragam, diantaranya adalah;

  1. Freon habis karena terdapat kebocoran dalam sistem AC
  2. Magnetic clutch pada kompresor AC rusak
  3. Puli kompresor AC tidak berputar karena belt putus atau macet pada bearing
  4. Celah Center Piece kompresor AC terlalu lebar sehingga medan magnet tidak sanggup menarik center piece
  5. Peraba suhu evaporator atau thermostat AC atau thermistor cooler rusak
  6. Relay magnetic clutch rusak
  7. Sekring AC putus karena short pada magnetic clutch
  8. Pengatur suhu AC di dashboard yang berupa resistor variable rusak
  9. Pada mobil injeksi terkadang kerusakan pada throttle position sensor (TPS) bisa menjadi penyebab kompresor ac tidak berputar
  10. Temperatur tinggi pada mesin mobil juga seringkali menjadi penyebab kompresor ac tidak berputar dan ac panas atau tidak dingin hanya keluar angin dari dashboard.
  11. Ac mobil keluar angin panas

Mengatasi AC Mobil Keluar Angin Panas yang Membuat Gerah dan Pengap

Cek selengkapnya untuk mengatasi mobil kesayangan Anda;

  1. Periksalah Evaporator AC Mobil

    Penyebab AC mobil keluar angin panas bisa jadi karena evaporator kotor atau banyak debu. Kotoran pada evaporator dapat mengendap lalu akan menimbulkan penyumbatan pada evaporator. Penyumbatan pada evaporator akan menghambat udara yang keluar dari blower. Terhambatnya udara tersebut akan mengakibatkan sistem sirkulasi AC jadi terganggu.

    Karena debu atau kotoran bisa kapan saja masuk ke evaporator melalui hisapan blower. Jadi ketika anda mengalami AC mobil tidak dingin di siang hari, cobalah periksa evaporator. Cara memeriksanya yaitu melalui selang gas tekanan rendah.

    Adapun tanda kalau evaporator kotor dan harus segera dibersihkan. Yaitu kalau selang gas tekanan rendah ternyata berembun saat AC mobil pada posisi on dan kabin terasa panas. Itu berarti evaporator ada kotoran yang mengendap dan harus secepatnya dibersihkan supaya tidak menyebabkan Ac Mobil Keluar Angin Panas.

  2. Gantilah Extra Fan AC Mobil

    Ketika tiba-tiba merasakan bahwa AC mobil keluar angin panas di siang hari, bisa disebabkan oleh perputaran extra fan yang tidak optimal. Putaran extra fan yang tidak optimal akan menyebabkan proses kondensasi pada kondensor terhambat.

    Terganggunya proses kondensasi tersebut kemudian menjadi penyebab AC mobil tidak dingin. Soalnya kurang maksimalnya proses kondensasi membuat tekanan pada freon akan naik. Tekanan freon yang tinggi akan mengakibatkan freon terbuang akibat pipa yang bocor karena tidak kuat menahan tekanan tinggi pada freon.

    Nah, bocornya freon pada akhirnya akan mengakibat AC mobil tidak dingin. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengganti extra fan. Dan jangan lupa untuk memeriksa freon dan pipa-pipanya yang bisa saja mengalami kebocoran karena tekanan yang tinggi tadi.

  3. Periksalah Kondisi Kaca Film

    Penyebab AC mobil keluar angin panas lainnya adalah kondisi kaca film yang sudah lawas dan tidak mampu menahan sinar ultra violet. Khususnya untuk mobil-mobil lawas keluaran di atas tahun 2000-an. Karena umumnya kaca film mobil keluaran lawas tidak mampu menahan panasnya sinar matahari.

    Faktanya kaca film pada mobil lawas bisa membuat AC mobil tidak dingin saat macet atau AC mobil tidak dingin di siang hari. Tapi buat anda pemilik mobil keluaran tahun di atas 2000-an tak usah khawatir. Anda bisa mengganti kaca film dengan kualitas baik, anti sinar ultra violet, dan anti panas. Untuk mendapatkannya pun tidak sulit, karena sudah banyak yang menjual kaca film dengan kualitas baik tersebut.

    Sebelum membeli kaca film yang tidak membuat AC mobil tidak dingin hanya keluar angin. Sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut agar nantinya kaca film yang dibeli sesuai dengan kebutuhan mobil anda.

  • Intensitas Kegelapann atau Darkness

    Setiap kaca film memiliki intensitas atau ketebalan gelap yang berbeda-beda. Mulai dari 20% hingga 80%. Tapi untuk kaca depan mobil lebih baik tidak menggunakan kaca film yang intensitasnya lebih dari 40%. Akan sangat bahaya bagi keamanan, terutama saat malam hari karena bisa mengganggu pandangan.

Dibaca Juga: AC Mobil Tidak Dingin Siang Hari? Ini Penyebab dan Solusinya

  • Ultra Violet Rejected (UVR)

    Ultra Violet Rejected atau disingkat UVR adalah jumlah dari keseluruhan persentase sinar ultra violet yang bisa ditahan oleh kaca film. Jika persentase makin tinggi, maka akan lebih baik kualitasnya. Sinar ultra violet akan lebih banyak yang ditolak dan dipantulkan oleh kaca film. Sehingga tidak akan terjadi yang namanya AC mobil tidak dingin di siang hari atau AC mobil tidak dingin saat macet.

  • Total Solar Energy Rejected (TSER)

    TSER ini untuk melihat seluruh jumlah persentase energi matahari yang bisa ditolak oleh kaca film. Sama kerjanya dengan Ultra Violet Rejected (UVR), semakin besar angka persentasenya maka semakin bagus pula kualitasnya. Kaca film dengan TSER kualitas bagus akan menghindarkan anda dari AC mobil tidak dingin atau AC mobil kurang dingin.

  • Infra Red Rejected (IRR)

    IRR adalah jumlah keseluruhan persentase sinar infra merah dari matahari yang mampu dipantulkan oleh kaca film. Semakin tinggi angka persentase IRR, kualitas kaca film pun semakin bagus.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021