Wajar jika anda khawatir ketika muncul masalah di mana AC mobil bunyi krik secara terus menerus. Jangan khawatir, ini solusinya.
Namun sebelum mencari tahu solusi untuk masalah ini, terlebih dahulu kita harus mencari penyebab masalah ini.
Dengan demikian, anda akan mendapatkan 5 manfaat, yaitu:
- Cara mengatasi penyebab masalah tersebut
- Part yang harus diperbaiki atau diganti
- Estimasi biaya yang diperlukan
- Hal yang harus dilakukan agar masalah tersebut tidak muncul kembali
- Hal yang harus dihindari agar masalah tersebut tidak muncul kembali
Lalu apa saja penyebab AC mobil mengeluarkan bunyi krik ini? Dan bagaimana mengatasinya?
Daftar isi
Penyebab AC Mobil Bunyi Krik
Setidaknya ada 3 faktor utama yang menyebabkan adanya bunyi krik ini. Adapun penyebabnya antara lain adalah:
-
Motor Blower Kering
Biasanya terjadi karena suhu panas dari kompresor AC mobil sehingga motor blower benar-benar kering. Untuk mengatasi masalah ini, biasanya diberikan penggantian motor blower. Namun sebaiknya, atasi juga penyebab keringnya motor blower.
-
Motor Blower Aus
Gesekan terus menerus juga dapat menyebabkan motor blower menjadi aus. Sehingga pada akhirnya muncul bunyi krik dari AC mobil anda.
-
Terkikis Habisnya Cool Brush dan Rotor
Aus atau terkikisnya cool brush dan rotor juga jadi penyebab AC mobil mengeluarkan bunyi krik.
Bunyi krik seperti jangkrik ini harus diatasi segera karena menandakan komponen AC mobil sudah pada aus atau terkikis.
Lantas apa solusi untuk mengatasi masalah ini?
Solusi Mengatasi AC Mobil yang Mengeluarkan Bunyi Krik
Ada beberapa solusi yang bisa anda lakukan, namun pada intinya, hal yang bisa anda lakukan adalah dengan:
- Mengganti Komponen yang Bermasalah
- Mengganti oli kompresor agar kompressor AC tidak cepat panas
- Rajin melakukan cuci AC mobil
- dan Membawa mobil ke bengkel untuk dilakukan perawatan berkala
Jadi apakah anda masih bingung bagaimana mengatasi masalah AC Mobil Bunyi Krik ini?
Jika kondisi AC mobil bunyi krik ini tetap terjadi, silahkan langsung datang ke bengkel mobil untuk diberikan penanganan lebih lanjut.
Cara Memeriksa Motor Blower Kering dan Perlu Penggantian:
- Bunyi krik-krik: Tanda paling umum motor blower kering adalah bunyi krik-krik saat AC dihidupkan. Bunyi ini berasal dari gesekan antara kipas blower dan housing akibat kurangnya pelumasan.
- Putaran blower lemah: Jika putaran blower terasa lemah atau tidak stabil, ini bisa menjadi tanda motor blower kering atau aus.
- Bau terbakar: Jika Anda mencium bau terbakar saat AC dihidupkan, matikan segera dan periksa motor blower. Bau ini bisa menandakan korsleting atau overheating akibat motor blower yang kering.
Langkah-langkah pemeriksaan:
- Matikan AC dan mesin mobil.
- Buka kap mesin dan cari blower AC (biasanya terletak di bawah dashboard).
- Lepaskan housing blower dengan hati-hati.
- Periksa kipas blower dan lihat apakah ada tanda-tanda keausan atau kerusakan.
- Coba putar kipas blower dengan tangan. Jika terasa kasar atau macet, kemungkinan motor blower kering.
Jika motor blower kering, perlu dilakukan penggantian dengan yang baru.
Tanda-tanda AC Mobil Perlu Perawatan Selain Bunyi Krik:
- AC tidak dingin: Ini bisa menandakan berbagai masalah, seperti kebocoran freon, evaporator kotor, atau kompresor AC bermasalah.
- Udara AC berbau: Bau apek atau busuk dari AC bisa menandakan evaporator kotor atau adanya jamur.
- Embun beku pada evaporator: Embun beku pada evaporator menandakan adanya masalah pada sistem expansi AC.
- Kebocoran air dari AC: Kebocoran air bisa menandakan adanya penyumbatan pada saluran pembuangan air AC.
Perawatan untuk Mencegah Motor Blower Aus atau Terkikis:
- Gunakan filter kabin yang berkualitas: Filter kabin yang kotor dapat menyumbat aliran udara ke blower, menyebabkan motor blower bekerja lebih keras dan aus lebih cepat.
- Bersihkan blower AC secara berkala: Membersihkan blower AC dari debu dan kotoran dapat membantu menjaga performanya dan mencegah keausan.
- Gunakan pelumas khusus motor blower: Pelumas ini dapat membantu menjaga motor blower tetap terlumasi dan mencegah gesekan yang berlebihan.
- Periksa tegangan aki mobil: Tegangan aki yang rendah dapat menyebabkan motor blower bekerja lebih keras dan aus lebih cepat.
Tips: Sebaiknya bawa mobil Anda ke bengkel AC terpercaya untuk pemeriksaan dan perawatan AC secara berkala, minimal setiap 6 bulan sekali.
Referensi:
Terimakasih sudah membaca, semoga informasi yang kami berikan memberikan manfaat untuk kita semua.
FAQ seputar Masalah AC Mobil Bunyi Krik
1. Bagaimana cara membersihkan blower AC mobil sendiri di rumah?
Jawaban:
Membersihkan blower AC mobil secara berkala penting untuk menjaga performanya dan mencegah bunyi krik yang mengganggu.
Meskipun terlihat rumit, Anda sebenarnya bisa melakukannya sendiri di rumah.
Pertama, matikan mesin mobil dan buka kap mesin. Cari letak blower AC, biasanya berada di bawah dashboard.
Lepaskan housing blower dengan hati-hati, lalu bersihkan kipas blower menggunakan kuas atau lap bersih.
Pastikan semua debu dan kotoran terangkat, terutama di sela-sela kipas.
Setelah bersih, pasang kembali housing blower dengan benar.
Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus AC. Semprotkan cairan pembersih pada kipas blower dan diamkan beberapa saat.
Nyalakan AC mobil selama 15-20 menit untuk membantu mengeringkan dan menghilangkan sisa kotoran.
2. Seberapa sering idealnya melakukan cuci AC mobil?
Jawaban:
Frekuensi ideal untuk mencuci AC mobil bergantung pada beberapa faktor, seperti kondisi lingkungan dan intensitas penggunaan AC.
Pada umumnya, disarankan untuk mencuci AC mobil setiap 3-6 bulan sekali.
Namun, jika Anda sering berkendara di daerah berdebu atau sering menggunakan AC dalam waktu lama, sebaiknya cuci AC lebih sering, misalnya setiap 1-2 bulan sekali.
Selain itu, perhatikan juga tanda-tanda AC mobil kotor, seperti bau tidak sedap, hembusan angin yang lemah, atau AC yang tidak dingin.
Jika muncul tanda-tanda tersebut, segera cuci AC mobil Anda.
3. Apa saja tanda-tanda spesifik kompresor AC mobil yang bermasalah selain bunyi krik?
Jawaban:
Bunyi krik memang bisa menjadi salah satu indikasi masalah pada kompresor AC, terutama jika bunyi tersebut berasal dari area kompresor.
Namun, ada beberapa tanda lain yang lebih spesifik menunjukkan adanya kerusakan pada kompresor AC, antara lain:
-
- AC tidak dingin atau kurang dingin. Kompresor yang rusak tidak dapat memompa freon dengan optimal, sehingga AC tidak menghasilkan udara dingin.
- Tekanan freon tidak normal. Tekanan freon yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa menandakan adanya masalah pada kompresor.
- Terdengar suara berisik dari kompresor. Selain bunyi krik, suara berisik seperti dengungan, gemeretak, atau ketukan juga bisa mengindikasikan kerusakan pada kompresor.
- Kompresor tidak menyala. Jika kompresor tidak menyala sama sekali saat AC dihidupkan, kemungkinan ada kerusakan pada komponen internalnya atau pada sistem kelistrikan.
- Terjadi kebocoran oli kompresor. Oli kompresor yang bocor dapat terlihat di sekitar area kompresor.
Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, segera bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa dan diperbaiki oleh mekanik profesional.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin