Masalah AC Mobil panas dingin memang sering terjadi pada banyak mobil keluaran Jepang. Namun bukan berarti kualitas mobil Jepang itu buruk. Hal ini umum terjadi karena mobil Jepang jumlahnya memang sangat banyak di Indonesia.
Ada bermacam penyebab masalah ini, baik itu karena kualitas spare part yang jelek, cacat pabrik, kecelakaan, ataupun perawatan mobil yang salah.
Mencari penyebab AC mobil panas dingin sangat penting untuk memastikan penanganannya sesuai dengan kebutuhan.
Apa itu magnetic clutch? Magnetic clutch disebut juga kopling magnet pada kompresor ac mobil yang berfungsi untuk menghubungkan putaran mesin mobil dengan kompresor AC mobil.
Pada magnetic clutch terdapat puli yang berputar terus-menerus mengikuti putaran mesin dengan terhubung melalui tali kipas, di bagian sebelah dalam puli tersebut terdapat Spul, jika alat ini di aliri arus listrik akan terbentuk medan magnet yang akan menarik center piece dengan menghubungkan putaran puli dan bidang singgungnya akan bergesekan dan saling melekat dalam satu unit untuk memutar kompresor sesuai dgn putaran mesin.
Magnetic clutch itu terdiri atas 3 bagian :
-
Center Piece,
-
Pully, dan
-
Spul Magnet
Pernahkah Anda mengalami AC mobil yang tadinya dingin normal-normal saja. Namun tiba-tiba seketika menjadi panas, sehingga harus membuka jendela?
Daftar isi
Bisa jadi itu karena magnetic clutch yang bermasalah!!
Yuk mari kita kenali ciri-ciri magnetic clutch bermasalah:
- Blower dalam kabin tetap hidup, namun ac tdk dingin.
- Pada saat tiba2 ac menjadi panas terkadang RPM mesin naik hingga diatas 1.000 RPM.
- Pada kebanyakan kasus keluhan ini muncul ketika jalan macet. Waktu mobil jalan merayap pengemudi akan mengeluhkan AC mobil yang tadinya dingin tiba-tiba menjadi panas. Namun setelah dimatikan tombol AC mobilnya sesaat ketika jalanan sudah lancar AC mobil bisa dingin kembali, dan itu bisa terjadi berulang2 terus.
- Terdengar suara gesekan besi beradu “srroogg” , lalu kelamaan AC mobil tidak dingin tiba2 disertai Bau gosong / sangit. 2.Pada kasus lain, juga ada yg pernah mengalami ketika mobil jalan kencang di tol AC mobil menjadi tiba-tiba panas juga.
Sudah ada yang pernah mengalami dengan ciri-ciri diatas???
Pada dasarnya ketika kita hidupkan ac dari switch pasti akan mengirim arus listrik ke 4 komponen ini secara bersamaan :
- Motor Blower
- Motor fan
- Idle up (alat untuk menaikan gas mesin apabila ac on)
- Magnetic clutch kompresor
Apabila keluhan magnetic clutch ini sedang kumat, biasanya motor blower bagian dalam tetap hidup. Motor fan AC mobil bagian luar mesin juga tetap hidup dan RPM mesin bisa juga akan naik
Diatas angka 1 (1.000 rpm) itu karena sinyal listrik dari saklar dalam tetap menyuplai ke 4 komponen diatas, tapi karena magnetic clutch nya tdk jalan maka beban dari kompresor ke mesin tidak ada sehingga membuat gas mesin nge loss dan naik diatas 1.000 RPM.
Cara menganalisa magnetic clutch rusak itu yaitu dengan cara memberikan arus listrik 12 volt langsung dari aki ke magnet clutch. Jika center piece tidak tertarik saat di berikan aliran arus listrik berarti magnet clutch terdeteksi bermasalah.
Atau dengan cara lain, test kabel Strum (+) yg menuju ke magnet dengan menggunakan Test-pen apakah strum (+) stand by ketika ac on, jika Strum (+) ada, namun kabel tsb di colok ke magnet clutch tidak bisa hidup itu sudah dipastikan magnetic clutch masalah.
Cara Mengatasi AC Mobil Panas Dingin
Periksa kondisi AC secara rutin
Lebih baik mencegah daripada mengobati, ato dalam istilah lainnya: Periksalah kondisi AC mobil Anda sebelum rusak di kemudian hari.
Oke, tapi bagaimana caranya?
Caranya gampang kok! Tidak percaya?
Ikuti saja tips berikut ini:
a. Periksa temperatur ketika AC Mobil Panas Dingin
Anda memeriksa temperatur mobil dengan menggunakan thermometer digital. Itu sangat penting. Yup! Sebagai langkah pencegahan
Thermometer tidak hanya digunakan untuk mengukur suhu badan, tapi juga untuk mengukur suhu kendaraan bermotor. Caranya dengan mamasukkan ato menyelipkannya ke dalam grill(kisi-kisi) AC di dashboard mobil.
b. Setel Angin
Setelah kita Setel angin pada posisi angka 1, lalu periksa temperatur paling dingin-nya ada di suhu berapa derajat. Note-to-self: suhu dingin ideal ada di kisaran angka 30C sampai 80C. Biasanya pada saat suhu dingin ideal tercapai maka kompresor akan otomatis cut off.
Terus bagaimana kalau suhu sudah dibawah 30Ctapi kompresor tidak cut off–cut off juga?Tenang…jangan dibanting thermometer-nya ato di-gebuk mobilnya. Itu tandanya sudah terjadi pembekuan di evaporator.
Hah??
Evaporator?
Pembekuan?
Maksudnya apaan sih?? Yang dimaksud dengan pembekuan di evaporator adalah adanya es batu yang mem-block keluarnya angin ke kabin penumpang. Hal seperti inilah yang nantinya mengakibatkanAC mobil Anda berembun.
Terus bagaimana?
Ada cara mengatasinya tidak jika sedang darurat ketika belum sempat ke bengkel ac mobil? Ada…hal tersebut bisa diatasi dengan melakukan tiga langkah berikut:
1.Setel temperature AC ke posisi off dan angin pada posisi angka 3 atau 4 (posisi blower max);
2.Matikan tombol AC (tombol kompresor) dan Biarkan selama 3 sampai 4 menit;
3.Sekarang coba nyalakan kembali sesuai dengan prosedur sebelumnya – angin pada posisi 1 dan seterusnya. Jika masih belum dingin juga, berarti AC Anda memang minta di-servis.
Gampang kan? Ya, tapi…ada tapinya loh! Servis AC tidak berhenti sampai disitu saja. Masih ada hal lain yang perlu Anda pahami, yaitu cara kerja sistem dan komponen-komponen pembentuknya.
Jika anda membutuhkan service AC mobil secara lebih profesional, silahkan menghubungi Dokter Mobil.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin