Beli Mobil Bekas Tarikan Leasing, Wajib Perhatikan Hal-hal Ini!

Membeli mobil bekas tarikan leasing menawarkan alternatif hemat biaya dibandingkan mobil baru. Namun, perlu memeriksa dokumen, kondisi fisik, riwayat perawatan, dan kilometer mobil. Tips memilih perusahaan leasing yang terpercaya serta melakukan tes drive juga penting.

Apa yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas tarikan leasing?

Saat membeli mobil bekas tarikan leasing, penting untuk memeriksa dokumen, kondisi fisik, riwayat perawatan, dan kilometer mobil. Pilih perusahaan leasing yang terpercaya, lakukan tes drive, dan perhatikan reputasi penjual.

Kendaraan bermotor, seperti mobil, merupakan salah satu kebutuhan yang cukup penting di era modern saat ini. Mobil menjadi kebutuhan wajib bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan transportasi yang efisien.

Namun, membeli mobil baru memerlukan biaya yang tidak sedikit, sehingga banyak orang yang memilih untuk membeli mobil bekas.

Salah satu jenis mobil bekas yang banyak dicari adalah mobil bekas tarikan leasing. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas tarikan leasing, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mobil bekas tarikan leasing, apa yang perlu dicek saat membelinya, dan tips untuk membeli mobil bekas tarikan leasing.

Apa yang Dimaksud dengan Mobil Bekas Tarikan Leasing?

Mobil bekas tarikan leasing adalah mobil bekas yang pernah didapatkan melalui proses pembelian melalui perusahaan leasing, seperti BCA Finance, Mandiri Utama Finance, atau Adira Finance, dan kemudian ditarik kembali oleh pihak leasing jika mobil tidak berhasil terbayarkan kreditnya kepada pihak leasing.

Biasanya, mobil bekas tarikan leasing ini masih dalam kondisi yang cukup beragam, karena ada yang dijaga dan dirawat secara berkala selama masa leasing-nya atau ada pula yang digunakan secara serampangan oleh pengguna mobilnya karena merasa sudah sepenuhnya memeliki mobil tersebut.

Selain itu, harga mobil bekas tarikan leasing juga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga mobil baru.

Hal ini menjadi alasan mengapa mobil bekas tarikan leasing menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang. Namun, perlu diingat bahwa membeli mobil bekas tarikan leasing juga memiliki risiko tersendiri.

Apa yang Perlu Dicek saat Beli Mobil Bekas Tarikan Leasing?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas tarikan leasing, diantaranya sebagai berikut:

  • Pertama, periksa dokumen kepemilikan mobil tersebut, seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK), buku service, dan faktur pembelian. Pastikan bahwa dokumen-dokumen tersebut asli dan tidak dipalsukan.
  • Kedua, periksa kondisi fisik mobil tersebut secara keseluruhan. Periksa apakah terdapat kerusakan atau cacat pada bagian eksterior dan interior mobil. Selain itu, periksa juga kondisi mesin dan sistem kelistrikan mobil.
  • Ketiga, periksa riwayat perawatan mobil tersebut. Pastikan bahwa mobil tersebut telah menjalani perawatan secara berkala dan teratur selama masa leasing-nya. Hal ini akan meminimalisir risiko kerusakan pada mobil tersebut di masa yang akan datang.
  • Keempat, periksa kilometer mobil tersebut. Pastikan bahwa kilometer mobil tersebut sesuai dengan tahun pembuatannya. Jangan mudah tergiur dengan mobil yang memiliki kilometer rendah, karena bisa saja kilometer tersebut diputar atau diubah.

Baca Juga: Merawat Mobil Capek? Ini Triknya!

Tips Beli Mobil Bekas Tarikan Leasing

Selain melakukan pengecekan-pengecekan di atas, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membeli mobil bekas tarikan leasing dengan aman dan nyaman.

  • Pertama, perhatikan dengan seksama reputasi perusahaan leasing tersebut. Pilih perusahaan leasing yang sudah terpercaya dan memiliki track record yang baik.
  • Kedua, pastikan mobil yang akan dibeli dalam kondisi yang baik dan terawat dengan baik. Jangan mudah tergiur dengan harga murah tanpa memperhatikan kondisi mobil tersebut. Ingatlah bahwa membeli mobil bekas tarikan leasing yang murah tetapi dalam kondisi buruk akan lebih merugikan di masa depan.
  • Ketiga, lakukan tes drive sebelum membeli mobil tersebut. Dengan melakukan tes drive, Anda bisa merasakan langsung bagaimana mobil tersebut berjalan dan memastikan bahwa mobil tersebut dalam kondisi yang baik.
  • Keempat, jangan ragu untuk membawa ahli atau teknisi mobil untuk mengecek mobil tersebut sebelum memutuskan untuk membelinya. Ahli atau teknisi mobil bisa membantu Anda mengecek kondisi mobil secara lebih detail dan memberikan saran apakah mobil tersebut layak untuk dibeli atau tidak.
  • Terakhir, pastikan bahwa Anda membeli mobil bekas tarikan leasing dari dealer resmi atau penjual yang terpercaya. Hindari membeli mobil dari penjual yang tidak dikenal atau tidak memiliki reputasi yang baik.

Kesimpulan

Membeli mobil bekas tarikan leasing bisa menjadi pilihan yang menarik karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan harga mobil baru.

Namun, perlu diingat bahwa membeli mobil bekas tarikan leasing juga memiliki risiko tersendiri. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas tarikan leasing, perlu memperhatikan beberapa hal yang telah dijelaskan di atas.

FAQ Seputar Mobil Bekas Tarikan Leasing

1. Di mana saya dapat menemukan daftar mobil bekas tarikan leasing yang tersedia?

Ada beberapa tempat yang bisa kamu cek untuk cari mobil bekas tarikan leasing. Pertama, kamu bisa cek langsung ke perusahaan leasing seperti Adira Finance, Mandiri Tunas Finance, atau BCA Finance. Biasanya mereka punya website atau kantor cabang yang menyediakan informasi tentang mobil tarikan leasing yang dijual.

Kedua, kamu bisa cek ke balai lelang. Balai lelang seperti Ibid, JBA, atau AUKSI sering melelang mobil-mobil tarikan leasing dengan harga yang kompetitif. Ketiga, kamu bisa manfaatin platform online jual beli mobil bekas, seperti OLX, Mobil123, atau OTO.com. Di platform ini, kamu bisa filter pencarian khusus untuk mobil tarikan leasing.

2. Berapa kisaran harga mobil bekas tarikan leasing dibandingkan dengan mobil bekas biasa?

Harga mobil bekas tarikan leasing memang biasanya lebih murah dibandingkan dengan mobil bekas biasa dengan kondisi yang serupa. Selisih harganya bisa berkisar antara 10% sampai 30%, lho!

Ini karena perusahaan leasing ingin cepat menjual aset mereka dan menghindari kerugian lebih besar. Tapi, ingat ya, harga tetap bergantung pada kondisi mobil, tahun pembuatan, dan juga tipe mobilnya.

3. Apakah ada garansi yang diberikan saat membeli mobil bekas tarikan leasing?

Sayangnya, umumnya nggak ada garansi yang diberikan saat membeli mobil bekas tarikan leasing. Mobil tarikan leasing biasanya dijual dalam kondisi “apa adanya”. Jadi, penting banget buat kamu untuk cek kondisi mobil secara menyeluruh sebelum membeli. Kalo perlu, ajak montir yang kamu percaya untuk bantu ngecek kondisi mesin dan komponen lainnya.

4. Bagaimana cara menghindari penipuan saat membeli mobil bekas tarikan leasing?

Nah, ini penting banget nih! Ada beberapa tips yang bisa kamu lakuin buat menghindari penipuan:

  • Beli di tempat terpercaya: Pastikan kamu beli mobil di perusahaan leasing resmi, balai lelang terpercaya, atau dari penjual yang reputasinya baik.
  • Cek kelengkapan dokumen: Pastikan semua dokumen lengkap dan asli, seperti BPKB, STNK, faktur, dan surat pelepasan hak dari leasing.
  • Cek fisik mobil secara menyeluruh: Periksa bodi, interior, mesin, dan sistem kelistrikan mobil dengan teliti. Kalo perlu, lakukan test drive.
  • Jangan tergiur harga terlalu murah: Kalo harganya jauh di bawah harga pasar, kamu patut curiga. Bisa jadi ada masalah dengan mobil atau dokumennya.
  • Bayar dengan cara yang aman: Gunakan metode pembayaran yang aman dan terpercaya, seperti transfer bank atau pembayaran di tempat setelah mobil diterima.

5. Apakah ada tips untuk menegosiasikan harga mobil bekas tarikan leasing?

Tentu aja ada! Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:

  • Riset harga pasar: Cari tahu kisaran harga mobil yang ingin kamu beli di pasaran. Ini jadi patokan kamu saat negosiasi.
  • Tawar dengan sopan dan rasional: Sampaikan penawaran harga kamu dengan sopan dan berikan alasan yang logis.
  • Perhatikan kondisi mobil: Kalo ada kerusakan atau kekurangan pada mobil, kamu bisa jadikan itu sebagai alasan untuk menawar harga lebih rendah.
  • Jangan terburu-buru: Jangan langsung setuju dengan harga pertama yang ditawarkan. Coba negosiasi dulu sampai mendapatkan harga yang sesuai dengan budget kamu.
  • Siap untuk walk away: Kalo negosiasi mentok dan kamu nggak cocok dengan harganya, jangan ragu untuk mencari mobil lain.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021