Besaran Biaya Derek Mobil di Jalan Tol

Catatan, artikel ini di publish bulan april 2023, jadi kemungkinan besar biaya derek mobil di jalan tol sudah berubah dan biasanya semakin tinggi.

Mengalami masalah di jalan tol, seperti mobil yang rusak atau terlibat dalam kecelakaan, bisa sangat menjengkelkan dan memakan waktu. Saat situasi seperti itu terjadi, salah satu solusi terbaik adalah menggunakan layanan derek mobil.

Namun, sebelum memilih derek mobil, penting untuk memahami biaya yang terkait dengan layanan tersebut. Artikel ini akan membahas tentang berapa biaya derek di tol dan jenis-jenis derek mobil yang berbeda yang dapat Anda pilih untuk menangani situasi yang berbeda, sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat dan efektif untuk menyelesaikan masalah di jalan tol.

Biaya Derek Mobil di Jalan Tol

Biaya derek di tol adalah jasa yang berbayar, dan tarifnya bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Biaya derek dapat terdiri dari biaya tarif derek itu sendiri, biaya administrasi, biaya parkir, biaya bongkar muat, dan biaya tambahan lainnya.

Tarif derek  di tol dapat bervariasi tergantung pada jarak yang perlu ditempuh oleh derek, jenis mobil yang akan ditarik, dan waktu dalam sehari atau tahun. Sebagai contoh, tarif derek di Tol Jakarta-Cikampek mulai dari Rp. 300.000 hingga Rp. 700.000, sementara di Tol Jakarta-Tangerang, biaya derek dapat mencapai Rp. 1.000.000 atau lebih, tergantung pada jenis mobil.

Biaya administrasi dapat termasuk dalam biaya derek, dan ini tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan tol. Biaya parkir mungkin dikenakan jika mobil yang ditarik harus diparkirkan di lokasi parkir sementara, dan biaya bongkar muat dapat dikenakan jika mobil harus dimuat atau dimuat dari truk derek.

Namun, walaupun biaya derek di tol bisa mahal, hal itu tidak berarti bahwa pengemudi harus menghindari menggunakan layanan derek. Terkadang, pengemudi mengalami masalah yang tidak dapat diatasi sendiri, seperti kehabisan bahan bakar atau kerusakan mesin yang lebih serius. Dalam situasi-situasi seperti ini, layanan derek mobil dapat membantu mengamankan mobil pengemudi dan mencegah kemacetan lalu lintas di jalan tol.

Selain itu, beberapa perusahaan tol juga menyediakan layanan derek gratis dalam beberapa kasus darurat. Contohnya, ketika mobil mengalami kerusakan kecil atau kehabisan bahan bakar, pihak tol mungkin menyediakan layanan derek gratis sebagai bagian dari layanan darurat mereka. Namun, ini tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan tol, dan biasanya hanya berlaku dalam situasi-situasi tertentu.

Baca Juga: 4 Kunci Tips Aman Berkendara di Jalan Tol

Jenis-jenis Derek Mobil

Untuk memahami bagaimana pemilihan derek mobil saat mobil kesayangan Anda mengalami mogok, berikut adalah beberapa jenis derek mobil yang umum digunakan:

  1. Flatbed Tow Truck

Flatbed tow truck adalah jenis derek  yang paling umum dan mudah dikenali. Kendaraan ini memiliki tempat tidur datar di bagian belakang yang dapat menarik kendaraan dengan cara mengangkatnya di atas tempat tidur. Flatbed tow truck ini dapat menarik kendaraan berat seperti truk dan bus, serta mobil kecil.

  1. Wheel-Lift Tow Truck

Wheel-lift tow truck adalah jenis derek mobil yang lebih ekonomis daripada flatbed tow truck. Kendaraan ini mengangkat kendaraan dari roda belakang menggunakan lift dan mengikatnya dengan tali untuk menarik kendaraan. Wheel-lift tow truck lebih ideal untuk mobil kecil hingga menengah, dan dapat digunakan di jalan-jalan yang sempit.

  1. Integrated Tow Truck

Integrated tow truck atau tow truck yang terintegrasi adalah jenis derek yang memiliki kabin pengemudi dan derek yang terintegrasi menjadi satu kendaraan. Kendaraan ini sangat cocok untuk tugas-tugas derek di daerah perkotaan yang padat lalu lintas.

  1. Heavy Duty Tow Truck

Heavy duty tow truck adalah jenis derek mobil yang dirancang untuk menarik kendaraan yang lebih besar dan berat seperti bus dan truk. Kendaraan ini biasanya dilengkapi dengan derek berat yang dapat menahan beban yang lebih berat dan memiliki mesin yang kuat untuk menarik kendaraan.

  1. Rotator Tow Truck

Rotator tow truck adalah jenis derek yang dirancang khusus untuk menarik kendaraan yang terbalik atau terguling. Kendaraan ini dilengkapi dengan boom yang dapat berputar dan diputar dalam berbagai arah sehingga memungkinkan kendaraan yang terguling untuk ditarik dengan aman dan mudah.

Jenis-jenis derek mobil bervariasi dari flatbed tow truck, wheel-lift tow truck, integrated tow truck, heavy duty tow truck, hingga rotator tow truck. Setiap jenis derek memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing serta dapat digunakan untuk menangani berbagai situasi yang berbeda.

Akhir Kata

Biaya derek mobil memang bisa bervariasi, dengan jenis yang beragam pula. Nah, agar mobil Anda tidak harus diderek, pastikan agar kondisinya selalu prima dengan mengetahui bagaimana kinerja mobil seutuhnya melalui inspeksi mobil di Chekko.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021