Posted by Intan Mobil Air Coolant

Cara Mengecek Air Radiator Mobil Masih Layak atau Tidak

Panduan Singkat Cara Mengecek Air Radiator Mobil Apakah Kualitasnya Masih Bagus

Kasus overheat bisa terjadi karena cara mengecek air radiator mobil yang dilakukan ternyata belum menyeluruh. Banyak bengkel hanya cek volume saja. Sementara itu, kualitas air radiator seringkali diabaikan.

Hal tersebut bisa dimaklumi, karena tidak semua orang memiliki alat untuk check kualitas coolant yang dipakai. Bahkan banyak bengkel mobil yang tidak memiliki alat ini. Akibatnya, ketika mobil diperiksa radiatornya, banyak mobil yang diduga masih layak jalan hanya karena volume coolant/air radiatornya masih penuh.

Bayangkan saja, mobil dipakai berulang kali dalam kondisi coolant tidak layak. Memang pada beberapa perjalanan performa mobil masih tampak oke. Namun saat masalah sudah muncul, maka kerusakannya akan cukup serius. Biaya perbaikannya juga sangat tinggi.

Hal yang Harus Dicek untuk Mengetahui Kualitas Air Radiator

Untuk mengetahui apakah radiator mobil diisi dengan benar, maka air radiator harus dicheck kualitasnya. Bukan hanya volumenya. Dalam pengecheckan ini, ada beberapa hal yang harus dicek. Bagi anda yang ingin mengecek kualitas air radiator, pastikan untuk melihat:

1. Titik Didih

Semakin tinggi titik didih sebuah coolant atau air radiator, maka semakin baik coolant tersebut digunakan. Sebelum mengisi air coolant baru, tanyakan pada teknisi dan pihak bengkel mengenai titik didih ini. Idealnya, coolant yang bagus memiliki titik didih di atas 115 derajat celcius.

Titik didih ini menjadi alasan mengapa sebaiknya tidak menggunakan air biasa. Karena air biasa memiliki titik didih yang cukup rendah. Akibatnya, pada suhu 100 derajat air sudah berubah jadi uap. Padahal, mesin mobil bisa mencapai suhu lebih tinggi.

2. Hit Transfer

Kemampuan hit transfer adalah ukuran seberapa cepat kemampuan coolant untuk mengalirkan hawa panas pada ruang mesin dan membuangnya. Makin tinggi hit transfer, semakin cepat pendinginan mobil. Makin tinggi hit transfer, resiko overheat makin rendah (bahkan resiko overheat menjadi 0%).

Selain itu, dengan hit transfer yang baik maka pemuaian mesin menjadi berkurang. Bahkan meminimalisir pemuaian yang terlalu cepat. Karena pemuaian mesin akibat panas dapat menyebabkan turunnya performa mesin. Bahkan piston dapat jebol.

Untuk mengecek kedua hal tersebut, ada alat yang khusus yang bisa digunakan. Namun anda juga bisa mengeceknya dengan cara yang sederhana.

Panduan Cara Mengecek Air Radiator Mobil dengan Mudah

Banyak coolant yang beredar di pasaran. Hampir semuanya mengaku sebagai coolant atau air radiator dengan kualitas terbaik. Nah, untuk mendapatkan bukti otentik mengenai kualitas air radiator, ada beberapa cara.

Cara pertama adalah dengan menggunakan alat yang dapat menghitung kadar coolant, titik didih, dan hit transfernya. Alat ini harganya cukup mahal. Namun ada juga teknik sederhana yang bisa dipakai.

Untuk menggunakan trik sederhana tersebut, pastikan untuk menyiapkan sedikit waktu, tenaga, dan beberapa alat dan bahan.

Alat dan Bahan

  • dua jenis coolant berbeda
  • dua buah wajan kecil
  • 1 kompor (yang bisa dinyalakan)
  • thermostat

Cara Pengetesan

Tuangkan masing-masing coolant kedalam wadah wajan yang sudah disiapkan. Coolant 1 dituangkan pada wajan pertama. Coolant 2 dituangkan pada wajar kedua.

Taruh kedua wajan di atas kompor. Nyalakan kompor kurang lebih 30 detik saja. Setelah itu, matikan api, dan diamkan selama 30 detik.

Lalu dengan menggunakan termometer, ukurlah suhu pada tiap-tiap coolant. Coolant atau air radiator yang berkualitas lebih baik akan memiliki suhu lebih rendah. Mengapa? Karena coolant berkualitas akan lebih cepat dingin dibandingkan coolant jenis lainnya.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dijelaskan mengenai apa saja yang perlu dicek pada air radiator. Juga cara mengecek air radiator mobil apakah kualitasnya lebih baik, atau justru abal-abal. Semoga informasi singkat ini bermanfaat untuk kita semua.

Tags:

About Author

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *