Panduan Cara Reset Livina RPM Naik Turun dengan Mudah

Ternyata ada beberapa cara reset Livina RPM naik turun yang bisa anda pilih. Selain menjadikan mobil kembali normal, juga dapat meningkatkan performanya. Bagaimana caranya?

Cara untuk reset ecu mobil injeksi secara umum, yaitu dengan melepas terminal aki atau melepas klem aki, biasanya klem aki negatif.

Cara reset kedua adalah dengan melepas sekring EFI atau sekring bergambar seperti lampu indikator check engine pada box sekring.

Penyebab dan Cara Reset Livina RPM Naik Turun

RPM idle tidak normal, RPM naik turun, RPM mengayun, atau cenderung tinggi saat idle berada di atas 1100 RPM biasa terjadi setelah melepas soket throttle body, itulah yang biasanya terjadi setelah tune up mesin.

  1. Kemungkinan ada kebocoran udara, sehingga ECU membawa udara terlalu banyak masuk karena saat cuci throttle body. Hal ini bisa di reset manual.
  2. Cobalah untuk dibawa jalan dulu, nanti akan kembali normal setelah ECU membaca ritme jalan.
  3. Untuk melakukan reset manual memang cukup sulit untuk mencapai idle langsamnya, apalagi jika setelan RPM idle correction sudah diubah >50RPM. Jika ini terjadi dapat dipastikan akan tersangkut terus. Disarankan untuk reset manual dari saat suhu kerja mesin masih diangka 70°C. Ulangi reset manual sekitar 3-4 kali, pastikan reset manual menggunakan closed pedal learning dan closed throttle learning (2-10, 2-10). Jika cara tersebut belum berhasil, harus pakai scanner untuk melihat data RPM correction terlebih dulu. Setelanya baru idle air volume learning dilaksanakan.
  4. Bersihkan trotle dan injector, lalu panaskan terlebih dulu sampai fan berputar barulah di learning manual.
  5. Langkah terakhir adalah scan di bengkel resmi, jika keempat langkah di atas belum berhasil.

Adapun beberapa penyebab perlu dilakukannya penyesuaian volume udara saat idle atau idle air volume learning, yaitu:

  • Soket throttle body dilepas
  • Ecu dilepas
  • Idle spees tidak sesuai dengan spesifikasi
  • Timing pengapian tidak sesuai spesifikasi

Terdapat 2 prosesur reset idle mesin mobil Grand Livina

Cara reset ECU secara manual

  1. Start mesin sampai temperatur kerja mesin atau sampai kipas radiator berputar.
  2. Matikan kunci kontak dan tunggulah sekitar 10 detik.
  3. Jangan injak pedal gas dan nyalakan kunci kontak, kemudian tunggu sekitar 3 detik.
  4. Tekan penuh dan lepas pedal gas sebanyak 5 kali dalam waktu 5 detik. Setelah itu tunggu sekitar 7 detik.
  5. Tekan penuh pedal gas selama 20 detik, lampu check engine berkedip dan tunggu sampai berhenti berkedip, tunggu 3 detik kemudian lepas pedal gas
  6. Start mesin secara normal, biarkan selama 20 detik.
  7. Ulangi hidup kan mesin 2-3 kali dan lihat idle speed harusnya sesuai dengan spesifikasi dan berada di 700 RPM plus minum 50 RPM, atau berada di antara 650-750 RPM.

Cara reset dengan alat scan mobil

  1. Hidup kan mesin, tidak perlu meneka pedal gas. Matikan semua aliran listrik termasuk AC, audio lampu-lampu dll. Pada menu Engine sys pilih WORK SUPPORT.
  2. Pilih IDLE AIR VOL LEARN.
  3. Pilih continue pada menu penjelasan fungsi IDLE AIR VOL LEARN.
  4. Pilih start pada layar yang tampil berikutnya
  5. Tunggu sekitar 5 menit sampai muncul tulisan Completed.
  6. Matikan mesin dan hidup kan kembali.

Jika dengan cara reset Livina RPM naik turun secara manual idle atau perform idle air volume learning dengan scan tool tidak bisa mengembalikan RPM idle sesuai spesifikasi atau keluar tulisan INCOMPLETED, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun pemeriksaan lebih lanjut tersebut antara lain yaitu:

  1. Pemeriksaan throttle valve (katup gas) ada kemungkinan tidak menutup dengan baik.
  2. Timing mesin loncat, biasanya sebanyak 2 gigi. Hal ini selain menyebabkan RPM tidak normal, suara mesin juga kasar saat idle
  3. Pack kop mesin bocor, sehingga terjadi kebocoran kompresi mesin yang menyebabkan RPM mesin tidak normal.
  4. Pesan INCOMPLETED akan muncul apabila terjadi kerusakan pada sensor mesin yang menyebabkan ECU berada dalam mode fail safe, artinya harus diperiksa terlebih dahulu dan diperbaiki Data Trouble Code yang muncul atau melalui data stream yang akan menunjukkan apakah kerja sensor-sensor berjalan normal atau tidak.

Reset ECU Livina Agar Meningkatkan Performanya

Pada beberapa kasus, selain RPM naik turun, tenaga mesin juga kurang bertenaga. Oleh sebab itu, perlu dilakukan yang namanya upgrade performa.

Salah satu cara mengupgrade performa Livina adalah dengan melakukan Remap.

Apa itu remap?

Remap adalah mengkalibrasi ulang settingan ECU mobil sehingga settingan dan data ECU diganti dengan data baru yang memberikan perintah ke mesin untuk:

  • Mengeluarkan potensi tenaga dari mesin yang selama ini ter”LOCK”.
  • Menjadikan tarikan mobil lebih enteng, akselerasi lebih baik, dan kecepatan meningkat
  • Mobil menjadi lebih enak dan nyaman untuk dikendarai.

Jika anda membutuhkan jasa remap ECU untuk mobil Livina, silahkan mencari bengkel Remap. Namun jangan memilih sembarang bengkel. Pastikan bengkel tersebut memiliki kualifikasi sebagai berikut:

  • Tunernya berpengalaman dan bersertifikat resmi
  • Tunernya menggunakan software yang asli sehingga tidak akan merusak system ECU
  • Tunernya menyimpan data ECU lama anda sehingga ECU bisa diubah ke default

Itulah beberapa informasi yang bisa kami berikan perihal cara reset Livina RPM naik turun semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih sudah membaca.

FAQ Reset Livina RPM Naik Turun

1. Apakah cara reset yang sama juga berlaku untuk mobil Nissan Livina tipe lama?

Mengenai cara reset ECU Livina tipe lama, sebenernya agak tricky nih. Secara prinsip, cara resetnya mirip-mirip ya, yaitu dengan “memaksa” ECU buat masuk ke mode diagnostik dan nge-reset data-data yang udah kesimpan.

Tapi, detail prosedurnya bisa aja beda di tiap generasi Livina. Kalo di artikel diatas ngejelasin cara reset Livina yang udah pakai sistem drive-by-wire, nah kalo Livina tipe lama yang masih pakai kabel gas, mungkin caranya agak beda.

Ada yang bilang cukup dengan lepas terminal aki negatif selama beberapa menit, ada juga yang bilang harus lepas sekring ECU. Kalo kamu punya Livina tipe lama dan mau coba reset ECU, sebaiknya konsultasi ke bengkel resmi Nissan atau cari informasi yang lebih spesifik di forum-forum otomotif deh.

2. Apa saja tanda-tanda lain selain RPM naik turun yang menunjukkan ECU perlu di-reset?

RPM naik turun emang salah satu “sinyal” kalo ECU kamu mungkin perlu di-reset. Tapi, ada juga tanda-tanda lain yang perlu kamu waspadai, nih:

  • Mesin susah distarter atau mati mendadak: Ini bisa jadi karena ECU gak bisa ngirim sinyal yang benar ke sistem pengapian atau bahan bakar.
  • Lampu indikator “check engine” menyala: Ini sih udah jelas banget ya, artinya ada masalah di sistem mesin, dan ECU nyimpen kode kesalahan yang perlu dibaca pakai scanner.
  • Konsumsi bahan bakar jadi boros: ECU yang bermasalah bisa bikin pengaturan bahan bakar jadi gak efisien.
  • Performa mesin menurun: Misalnya, mobil jadi lemes, akselerasi berat, atau tenaga berkurang.

Kalo kamu ngeliat tanda-tanda kayak gitu, mending segera cek ke bengkel deh buat mastiin kondisi ECU kamu.

3. Apakah ada risiko kerusakan pada mesin jika melakukan reset ECU secara manual?

Sebenarnya, reset ECU secara manual itu cukup aman kok, asalkan kamu ngerjainnya dengan benar dan hati-hati.

Risiko kerusakan mesin sih kecil ya, tapi bukan berarti gak ada sama sekali. Nah, ini beberapa hal yang perlu kamu perhatikan biar proses reset ECU berjalan lancar:

  • Pastikan kamu ngerti prosedurnya dengan baik. Jangan asal coba-coba, karena salah langkah bisa aja bikin ECU kamu malah error.
  • Kerjakan dengan hati-hati dan telaten. Jangan terburu-buru dan pastikan semua langkah dilakukan dengan benar.
  • Kalo kamu gak yakin, mending serahin aja ke ahlinya. Bawa ke bengkel resmi atau bengkel terpercaya yang udah berpengalaman di bidang ini.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021