Pompa oli merupakan salah satu komponen yang sangat vital dalam menjaga kinerja mesin mobil. Pompa oli bertugas memompa oli ke seluruh bagian mesin mobil agar dapat mengurangi gesekan antara komponen mesin.
Oleh karena itu, kerusakan pada pompa oli bisa sangat berbahaya dan berdampak buruk bagi kesehatan mesin mobil.
Daftar isi
Ciri Pompa Oli Mesin Mobil Rusak
Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang 4 ciri pompa oli mesin mobil yang rusak. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara detail masing-masing ciri dan memberikan penjelasan tentang dampak yang bisa ditimbulkan pada mesin mobil.
Selain itu, kterdapat beberapa saran dan tips tentang apa yang harus dilakukan ketika pompa oli mengalami masalah.
Jadi, simak terus artikel ini hingga tuntas untuk memahami tentang ciri-ciri pompa oli mesin mobil yang rusak dan cara mengatasinya.
-
Tekanan Oli Rendah
Salah satu ciri pompa oli mesin mobil yang rusak adalah tekanan oli yang rendah. Tekanan oli yang rendah dapat menyebabkan oli tidak dipompa ke seluruh bagian mesin dengan cukup tekanan.
Hal ini bisa menyebabkan gesekan yang berlebihan dan keausan pada komponen mesin mobil.
Meskipun tidak selalu berarti pompa oli yang rusak, namun tekanan oli yang rendah bisa menjadi tanda awal bahwa pompa oli sedang bermasalah.
-
Muncul Bunyi yang Aneh
Jika Anda mendengar suara berderak atau berdecit dari bagian mesin mobil Anda, ini mungkin menunjukkan bahwa pompa oli rusak atau sedang bermasalah.
Bunyi yang tidak biasa ini bisa terjadi ketika pompa oli tidak dapat mengalirkan oli dengan benar ke bagian mesin mobil.
Hal ini tentu saja tidak boleh diabaikan dan segera diatasi, sebab suara berderak dan berdecit yang dihasilkan oleh pompa oli rusak bisa menyebabkan kerusakan pada mesin mobil secara keseluruhan.
-
Mesin Alami Overheat
Jika mesin mobil terus-menerus mengalami masalah overheating atau kepanasan meskipun suhu udara normal, maka pompa oli mungkin tidak berfungsi dengan baik.
Oli bertugas untuk mendinginkan mesin saat bergerak, jika tidak bisa disebarkan dengan baik maka mesin akan overheat.
Overheat yang terjadi terus menerus tentu saja akan mengakibatkan kerusakan pada mesin mobil dan bisa membuat mobil Anda berhenti beroperasi secara tiba-tiba.
Baca Juga: Perkiraan Biaya Servis Mobil Yang Mengalami Overheating
-
Kerusakan di Bagian Mesin
Jika mesin mobil Anda mengalami kerusakan pada beberapa bagian, seperti celah pada bantalan crankshaft, maka ini bisa menunjukkan bahwa pompa oli tidak berfungsi dengan baik.
Kerusakan pada mesin mobil yang disebabkan oleh pompa oli yang rusak tentu saja akan sangat merugikan Anda.
Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan pada mesin mobil akan semakin parah dan biaya perbaikan pun akan semakin tinggi.
Lakukan Perbaikan dan Ganti Oli Mobil secara Berkala dan Maksimal di Dokter Mobil
Jangan anggap sepele jika pompa oli mesin mobil mengalami masalah. Jika Anda menemukan salah satu ciri-ciri pompa oli mesin mobil yang rusak seperti yang telah dijelaskan di atas, segera bawa mobil Anda ke bengkel terpercaya untuk diperiksa dan diperbaiki.
Perbaikan pompa oli tentu saja akan menghindarkan Anda dari biaya perbaikan yang lebih tinggi dan kerugian yang lebih besar di masa depan.
Selain perbaikan, Anda juga perlu melakukan pergantian oli dengan cara yang lebih maksimal.
Pergantian oli yang dilakukan dengan cara yang maksimal bisa memperpanjang usia pompa oli dan menjaga kinerja mesin mobil tetap optimal.
Salah satu cara untuk melakukan pergantian oli yang maksimal adalah dengan melakukan layanan Cuci Darah di Dokter Mobil.
Penutup
Memahami ciri pompa oli mesin mobil rusak adalah penting bagi pengemudi mobil. Jika Anda mengalami salah satu ciri-ciri tersebut, segera bawa mobil Anda ke bengkel terpercaya untuk diperiksa dan diperbaiki.
Selain itu, melakukan pergantian oli dengan cara yang maksimal melalui layanan cuci darah di Dokter Mobil juga sangat penting untuk menjaga kinerja pompa oli dan mesin mobil secara keseluruhan.
Jangan biarkan pompa oli rusak merusak mesin mobil Anda, segera lakukan tindakan yang diperlukan dan jaga mobil Anda tetap dalam kondisi prima.
FAQ Seputar Ciri Pompa Oli Mesin Mobil Rusak
1. Bagaimana cara mencegah kerusakan pompa oli mesin mobil?
Mencegah lebih baik daripada mengobati, betul? Nah, untuk mencegah kerusakan pompa oli, kamu bisa lakukan beberapa hal ini:
- Ganti oli mesin dan filter oli secara berkala. Oli yang sudah kotor dan kental bisa menyumbat saluran oli dan memberatkan kerja pompa oli. Ikuti jadwal penggantian oli yang direkomendasikan di buku manual mobilmu, ya.
- Gunakan oli mesin yang berkualitas dan sesuai spesifikasi. Oli yang sesuai akan memberikan pelumasan yang optimal dan mencegah keausan pada komponen pompa oli.
- Periksa indikator tekanan oli secara berkala. Pastikan indikator tekanan oli selalu menunjukkan angka normal. Jika ada indikasi tekanan oli rendah, segera periksa ke bengkel.
- Hindari memaksa mesin bekerja terlalu keras dalam kondisi oli minim. Misalnya, jangan sering menggeber gas dalam-dalam saat mesin dingin atau ketika indikator oli menyala.
- Periksa kondisi mesin secara berkala. Jika ada kebocoran oli atau bunyi aneh dari mesin, segera periksakan ke bengkel.
2. Apakah jenis oli mesin mempengaruhi kinerja dan keawetan pompa oli?
Jawabannya, iya! Viskositas atau kekentalan oli mesin mempengaruhi kinerja pompa oli. Oli yang terlalu kental akan lebih sulit dipompa, sehingga pompa oli harus bekerja lebih keras. Sebaliknya, oli yang terlalu encer mungkin tidak memberikan pelumasan yang cukup pada komponen pompa oli.
Pastikan kamu menggunakan oli mesin dengan tingkat kekentalan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobilmu. Biasanya informasi ini tertera di buku manual atau di tutup oli mesin.
3. Selain yang disebutkan di artikel, adakah ciri-ciri lain yang menunjukkan pompa oli mesin mobil rusak?
Ada beberapa ciri lain yang mungkin lebih sulit dikenali, seperti:
- Mesin cepat panas (overheat). Pompa oli yang rusak menyebabkan sirkulasi oli terganggu, sehingga mesin tidak mendapatkan pendinginan yang cukup.
- Suara gesekan logam dari dalam mesin. Ini menandakan komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dan mulai bergesekan satu sama lain.
- Kinerja mesin menurun. Mesin akan terasa berat, kurang bertenaga, dan sulit diajak berakselerasi.
Jika kamu mengalami salah satu ciri di atas, segera bawa mobilmu ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.
4. Berapa kisaran biaya yang dibutuhkan untuk mengganti pompa oli mesin mobil?
Biaya penggantian pompa oli cukup bervariasi tergantung jenis mobil, merek pompa oli, dan biaya jasa bengkel.
Secara umum, harga pompa oli berkisar antara Rp500.000 hingga Rp2.000.000. Biaya jasa bengkel biasanya sekitar Rp200.000 hingga Rp500.000.
Jadi, total biaya penggantian pompa oli bisa mencapai jutaan rupiah. Sebaiknya kamu tanyakan langsung ke bengkel untuk mendapatkan estimasi biaya yang lebih akurat.
5. Apakah mengganti pompa oli mesin mobil termasuk perbaikan yang rumit dan membutuhkan waktu lama?
Penggantian pompa oli memang termasuk perbaikan yang cukup rumit, karena letak pompa oli berada di dalam mesin. Mekanik perlu membuka beberapa komponen mesin untuk mencapai pompa oli.
Waktu yang dibutuhkan untuk penggantian pompa oli biasanya sekitar 4-6 jam, tergantung jenis mobil dan keahlian mekanik.
Oleh karena itu, pastikan kamu mempercayakan perbaikan ini kepada bengkel yang berpengalaman dan memiliki mekanik yang kompeten.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin