Filter AC Mobil – Air conditioner merupakan salah satu komponen wajib yang memang harus dimiliki pada kendaraan mobil. Dimana AC ini nantinyalah yang berperan sebagai pendingin sekaligus penyejuk di ruang mobil.
Berkendara pun menjadi nyaman meskipun di cuaca yang sedang sangat panas dan juga akan tak kedinginan di kala hari sedang hujan. Telah ada setting tersendiri yang tercover pada tiap-tiap AC agar nantinya komponen pendingin tersebut berfungsi dengan baik dan optimal.
Cara Merawat Filter AC Mobil
Dalam penggunaan AC ini, Anda pun wajib mengimbangi adanya treatment atas komponen tersebut. Bentuk perawatan ditujukan dalam mengkondisikan AC selalu terjaga dan baik-baik saja, karena bila tidak resiko bisa terjadi.
Seperti pada rasa aman dan nyaman bagi Anda dan sekeluarga dan berada di dalam kendaraan bersangkutan saat si mobil dengan berlaju maupun berhenti. Dari AC yang mempunyai beragam komponen sama-sama perlu diberikan perawatan agar tak timbul suatu masalah.
Filter kabin merupakan salah satu bagian vital dari AC yang bekerja sebagai penangkap aneka polutan sekaligus allergen pada AC itu.
Jadinya saat AC sedang menyala, unsur-unsur pemicu polutan dan allergen itu tak terhirup ataupun menyentuh Anda dan sekeluarga. Hal ini sama saja dengan melindungi Anda dan sekeluarga saat berkendara dan dalam keadaan AC yang menyala, bahkan ketika sedang off pula.
Komponen filter kabin ini memang harus terjaga dengan baik dan nantinya akan berfungsi optimal pula. Dimana bentuk-bentuk kinerja oleh filter kabin ini antara lain ialah:
- Menjaga evaporator agar senantiasa bersih dari setiap debu dan kotoran yang tertempel.
- Menyaring aneka resiko bau tak sedap yang dipengaruhi oleh bakteri jahat, sehingga tak terhirup saat sedang di dalam kendaraan tersebut.
- Sebagai saringan sirkulasi udara yang bekerja ketika nyala AC dihidupkan.
- Menjadi penghalang dari tiap-tiap unsur polutan pada AC agar tak tercampur di dalam ruang mobil yang beresiko menjadikan bahaya bagi Anda dan sekeluarga di dalam kendaraan itu.
Pentingnya Peran Filter Kabin AC Mobil
Begitu pentingnya peran filter kabin ini, tentunya memang harus di optimal, dan cara yang harus ditempuh cukuplah bervariasi.
Seperti halnya dengan beberapa langkah pembersihan sekaligus penjagaan dari filter kabin itu yang antara lain ialah:
- Gunakan kuas dan semprotan tanpa isi air dalam membersihkan filter kabin setidaknya selama satu bulan sekali.
- Ganti filter kabin saat sudah mendekati fungsi yang kurang optimal.
- Buka bagian evaporator dan bersihkan pula kemudian lanjut dengan pembersihan pada filter kabin yang dilepas. Sehingga mempermudah dalam pembersihannya.
Komponen filter kabin yang berfungsi sebagai penyaring dari setiap debu dan kotoran pada AC memang harus dirawat.
Bila tidak akan beresiko menjadikan unsur polutan tercampur dan nantinya tersebar luas di dalam ruang mobil. Akibatnya, suasana di dalam ruang tersebut kurang mendukung hingga beresiko memicu adanya masalah kesehatan seperti flu, batuk dan resiko lainnya.
Secara pastinya efek pada gangguan kesehatan bisa saja terjadi karena filter kabin bersangkutan tak berfungsi dengan baik. Unsur allergen dan polutan turut terserap dan terhirup di kala AC dinyalakan.
Baca Juga : Tips Membersihkan Jamur Pada Interior Mobil
Begitu pentingnya kondisi optimal dari filter kabin bagi Anda dan keluarga yang secara sering maupun tidak berakomodasi dengan mobil tersebut.
Dengan demikian, pastikan bahwa AC mobil dan serangkaian komponennya terjaga dengan baik. Dimana dalam pemberian perawatan ini, bisa dihandle sendiri, kemudian pada treatment yang memang harus ditangani oleh pihak bengkel, bisa dipercayakan bersama Dokter mobil.
FAQs Kesehatan Filter Kabin AC Mobil
1. Seberapa sering sebaiknya filter AC diganti? Apakah frekuensi penggantian sama untuk semua jenis filter AC?
Meskipun artikelnya nggak menyebutkan secara spesifik, tapi idealnya filter AC mobil diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali, mana yang tercapai lebih dulu.
Tapi, frekuensi ini bisa berbeda-beda tergantung jenis filter AC dan kondisi lingkungan tempat kamu berkendara.
Misalnya, kalau kamu sering melewati jalanan berdebu atau daerah dengan polusi tinggi, mungkin kamu perlu mengganti filter AC lebih sering, misalnya setiap 5.000 km.
Begitu juga kalau kamu pakai filter AC dengan bahan yang lebih premium seperti HEPA filter, biasanya daya tahannya lebih lama dan bisa diganti setiap 15.000 – 20.000 km.
2. Bagaimana cara memilih filter AC yang tepat untuk mobil saya?
Nah, untuk memilih filter AC yang tepat, kamu perlu memperhatikan beberapa hal nih:
- Jenis filter: Ada berbagai jenis filter AC, mulai dari filter standar sampai HEPA filter. Sesuaikan dengan kebutuhan dan budget kamu. HEPA filter memang lebih mahal, tapi lebih efektif menyaring partikel kecil dan alergen.
- Ukuran filter: Pastikan ukuran filter sesuai dengan jenis mobilmu. Kamu bisa cek di buku manual mobil atau konsultasi ke bengkel terpercaya.
- Merek filter: Pilih filter AC dari merek ternama yang sudah teruji kualitasnya. Beberapa merek yang cukup populer antara lain Denso, Sakura, dan Bosch.
3. Apakah ada tanda-tanda khusus yang menunjukkan bahwa filter AC mobil sudah harus diganti, selain dari jadwal penggantian berkala?
Selain mengikuti jadwal penggantian berkala, ada beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan sebagai indikasi filter AC sudah harus diganti:
- AC kurang dingin: Filter AC yang kotor bisa menghambat aliran udara, sehingga AC jadi kurang maksimal.
- Bau tidak sedap dari AC: Debu dan kotoran yang menumpuk di filter AC bisa menimbulkan bau tidak sedap.
- Debu berterbangan di dalam kabin: Kalau kamu melihat banyak debu berterbangan saat AC dinyalakan, bisa jadi filter AC sudah sangat kotor.
4. Apa saja dampak negatif lain dari filter AC yang kotor, selain kinerja AC?
Selain bikin AC kurang dingin, filter AC yang kotor juga bisa berdampak negatif bagi kesehatan lho!
Debu, kotoran, dan mikroorganisme yang menumpuk di filter AC bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti:
- Alergi: Debu dan serbuk sari yang terjebak di filter AC bisa memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif.
- Masalah pernapasan: Partikel-partikel kecil yang lolos dari filter AC yang kotor bisa masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan iritasi, batuk, atau bahkan infeksi saluran pernapasan.
- Sakit kepala: Bau tidak sedap dari filter AC yang kotor bisa menyebabkan sakit kepala dan mual.
5. Apakah semua jenis mobil memiliki filter AC kabin? Bagaimana dengan mobil keluaran lama?
Sebagian besar mobil keluaran baru sudah dilengkapi dengan filter AC kabin. Tapi, untuk mobil keluaran lama, khususnya yang diproduksi sebelum tahun 2000-an, mungkin belum ada filter AC kabin. Untuk memastikannya, kamu bisa cek di buku manual mobil atau tanyakan ke bengkel resmi.
6. Berapa kisaran harga filter AC mobil di pasaran?
Harga filter AC mobil cukup bervariasi, tergantung jenis, merek, dan tempat kamu membeli. Secara umum, kisaran harganya adalah sebagai berikut:
- Filter AC standar: puluhan ribu hingga ratusan ribu
- Filter AC karbon: puluhan ribu hingga ratusan ribu
- HEPA filter: beberapa ratus ribu rupiah
7. Apakah mengganti filter AC mobil bisa dilakukan sendiri di rumah? Jika iya, bagaimana caranya?
Mengganti filter AC mobil sebenarnya cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah, kok. Tapi, letak filter AC bisa berbeda-beda tergantung jenis mobil. Biasanya sih ada di belakang laci dashboard atau di bawah dashboard.
Untuk lebih jelasnya, kamu bisa cek di buku manual mobil atau cari tutorial di internet. Secara garis besar, langkah-langkah mengganti filter AC adalah sebagai berikut:
- Buka laci dashboard atau cover di bawah dashboard untuk mengakses filter AC.
- Lepaskan filter AC lama dari housing-nya.
- Bersihkan housing filter AC dari debu dan kotoran.
- Pasang filter AC baru dengan posisi yang benar.
- Pasang kembali laci dashboard atau cover yang tadi dibuka.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin