Posted by Mekanik Juan Masalah dan Solusi Mobil

Ketahui Cara Mudah Atasi Gejala Overheating Pada Mobil

Salah satu momok gejala kerusakan mobil yang paling dihindari oleh sejuta pengguna yakni overheating pada mobil, terlebih ketika sedang dalam perjalanan malam hari. Overheat tidak hanya berpengaruh pada kerusakan komponen mesin namun juga berimbas pada nilai jual mobil karena part yang digunakan sudah tidak orisinil. Tak tanggung-tanggung, anda harus merogoh kocek lebih dalam untuk memperbaiki overheat.

Sudah tahu belum ciri-ciri mobil sedang dilanda overheat? Jika mobil anda mengalami;

-Check engine menyala

-Mesin mati hidup

-Muncul kepulan asap dari kap mesin

-Knocking yang sudah dibiarkan terlalu lama

Nah, bisa dipastikan hal tersebut merupakan indikasi awal mobil menjadi overheat. Jangan panik, sebab panik tidak akan menyelesaikan masalah. Beberapa hal yang harus anda lakukan yakni sebagai berikut

1. Segera Menepi di Tempat Aman

Pertama kali yang harus anda lakukan yakni segera menepi ke tempat aman. Jangan sampai keberadaan mobil anda menghambat pengguna jalur lainnya hingga berimbas kemacetan. Ada baiknya untuk menepi dekat dengan keberadaan lokasi bengkel agar anda tidak perlu repot memanggil jasa derek.

Perlu diingat, jangan memaksa mobil untuk terus melaju terlebih ketika lampu indikator check engine sudah menyala. Hal ini akan menyebabkan mobil menjadi mati mendadak dipertengahan jalan.

Lalu matikan semua mesin, termasuk AC dan audio. Hal ini bertujuan agar gejala overheat tidak emrembet ke komponen lainnya.

2. Buka Kap Mesin Mobil Dengan Hati-Hati

Langkah selanjutnya yakni anda dapat membuka kap mesin dengan hati-hati. Perlu diingat, mesin mobil sedang dalam kondisi sangat panas, maka pastikan anda membukanya dengan hati-hati agar tangan tidak melepuh terkena suhu mesin.

Apakah muncul asap putih mengepul dari kap? Kondisi ini merupakan hal wajar yang dialami oleh mobil overheating. Sebaiknya diamkan selama 30 – 60 menit dalam kondisi kap terbuka. Hal ini bertujuan agar suhu mesin dapat segera dingin dan menghilangkan asap keseluruhan dari mesin.

3. Periksa Air Radiator

Jika mesin sudah dalam keadaan dingin, maka anda dapat melihat air radiator dengan membuka tutup radiator. Umumnya, gejala overheat disebabkan oleh air radiator yang sudah aus hingga habis sehingga mesin tidak mendapatkan pendinginan secara maksimal dari radiator. Apabila ketinggian air radiator berkurang dari 75%, tentu akan sangat berbahaya jika anda memaksa melanjutkan perjalanan. Jika anda membawa coolant, sebaiknya tambahkan pada radiator.

Pastikan juga selang radiator tidak tersumbat oleh kotoran, hal ini juga bisa menajdi pemicu overheat. Namun tidak menutup kemungkinan juga radiator mengalami kebocoran yang diindikasikan dari kepala silinder sudah dalam kondisi rusak.

Nah itulah langkah mudah yang dapat dilakukan ketika terjadi gejala overheating pada mobil. Ingat ya, jangan panik. Segeralah bawa ke bengkel spesialis terdekat agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jangan lupa berikan perawatan terbaik untuk mencegah mobil overheat.

Tags:

About Author

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *