Masalah Umum AC Mobil, Penyebab & Bagian yang Diperbaiki

Ada banyak masalah umum yang sering terjadi pada AC mobil, mulai dari ac mobil tidak dingin dan hembusan udaranya lemah, bau, bunyi hingga ac mati total. Kita akan mengelompokkan jenis masalah serta yang jadi penyebabnya.

Sebelum kita bahas masalahnya, ada baiknya kita kenali dulu komponen pada AC mobil hingga bagaimana sistem AC mobil bekerja.

Pengenalan Komponen AC Mobil

1. Kompresor

  • Bentuk: Seperti pompa kecil yang digerakkan oleh mesin mobil.
  • Fungsi: Memompa dan mengalirkan freon ke seluruh sistem AC. Ibaratnya jantung pada sistem AC, dia yang bertugas mensirkulasikan “darah” (freon) biar AC bisa dingin.

2. Kondensor

  • Bentuk: Kisi-kisi yang biasanya ada di depan radiator.
  • Fungsi: Mendinginkan freon yang panas bertekanan tinggi dari kompresor dan mengubahnya dari bentuk gas menjadi cair. Bayangin kayak kulkas, dia yang buang panas keluar mobil.

3. Receiver Dryer

  • Bentuk: Tabung kecil berisi bahan pengering.
  • Fungsi: Menyaring dan mengeringkan freon cair dari kotoran dan uap air. Jadi freon yang bersirkulasi tetap bersih dan nggak bikin AC mampet.

4. Expansion Valve

  • Bentuk: Katup kecil yang mengatur aliran freon.
  • Fungsi: Menurunkan tekanan dan suhu freon cair sebelum masuk ke evaporator. Dia yang ngatur “debit” freon biar proses pendinginan optimal.

5. Evaporator

  • Bentuk: Kisi-kisi yang biasanya ada di dalam dashboard mobil.
  • Fungsi: Menguapkan freon cair yang dingin dan menyerap panas dari udara di dalam kabin. Nah, ini dia sumber udara dingin yang kamu rasain di mobil.

6. Blower

  • Bentuk: Kipas yang ada di dalam dashboard.
  • Fungsi: Meniupkan udara melalui evaporator yang dingin dan mengalirkannya ke dalam kabin mobil. Jadi udara dingin bisa menyebar ke seluruh kabin.

7. Filter Kabin

  • Bentuk: Saringan udara yang biasanya ada di belakang dashboard.
  • Fungsi: Menyaring debu, kotoran, dan partikel lainnya dari udara yang masuk ke kabin. Jadi udara yang kamu hirup di dalam mobil lebih bersih dan sehat.

8. Selang/Pipa AC

  • Bentuk: Saluran yang menghubungkan semua komponen AC.
  • Fungsi: Menyalurkan freon yang bersirkulasi di seluruh sistem AC. Ada dua jenis selang, yaitu selang tekanan tinggi dan selang tekanan rendah.

9. Pressure Switch

  • Bentuk: Saklar yang mendeteksi tekanan freon.
  • Fungsi: Mematikan kompresor AC secara otomatis jika tekanan freon terlalu tinggi atau terlalu rendah. Ini buat ngelindungi kompresor dari kerusakan.

10. Thermostat

  • Bentuk: Sensor yang mendeteksi suhu di dalam kabin.
  • Fungsi: Mengatur kerja kompresor AC agar suhu di dalam kabin tetap stabil sesuai dengan yang diinginkan.

Pengenalan Siklus Refrigerasi (Sistem AC Mobil)

Siklus refrigerasi adalah proses yang membuat AC mobil dapat mendinginkan udara di dalam kabin. Proses ini melibatkan perubahan wujud dan perpindahan panas refrigerant (zat pendingin) dalam sistem AC.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Kompresi:

  • Refrigerant dalam bentuk gas bertekanan rendah masuk ke kompresor.
  • Kompresor memampatkan refrigerant sehingga tekanannya naik dan suhunya meningkat.

2. Kondensasi:

  • Refrigerant bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi mengalir ke kondensor.
  • Di kondensor, panas dari refrigerant dilepaskan ke udara luar.
  • Refrigerant berubah wujud dari gas menjadi cair.

3. Ekspansi:

  • Refrigerant cair bertekanan tinggi mengalir melalui katup ekspansi (expansion valve).
  • Katup ekspansi menurunkan tekanan refrigerant dan mengontrol alirannya ke evaporator.

4. Evaporasi:

  • Refrigerant cair bertekanan rendah masuk ke evaporator.
  • Di evaporator, refrigerant menyerap panas dari udara di dalam kabin.
  • Refrigerant berubah wujud dari cair menjadi gas.
  • Udara yang melewati evaporator menjadi dingin dan dihembuskan ke dalam kabin mobil oleh blower.

5. Kembali ke Kompresor:

  • Refrigerant dalam bentuk gas bertekanan rendah kembali ke kompresor, dan siklus dimulai lagi.

Analogi Sederhana:

Bayangkan siklus refrigerasi seperti pompa air yang memindahkan panas. Kompresor seperti pompa yang “memompa” panas dari dalam kabin ke luar. Refrigerant seperti air yang membawa panas tersebut.

Poin Penting:

  • Perubahan Wujud: Refrigerant terus berubah wujud antara gas dan cair selama siklus.
  • Perpindahan Panas: Refrigerant menyerap panas di evaporator dan melepaskannya di kondensor.
  • Tekanan: Tekanan refrigerant bervariasi di setiap tahap siklus.

Dengan memahami siklus refrigerasi, Anda dapat lebih mudah memahami cara kerja AC mobil dan mendiagnosis masalah yang mungkin terjadi.

Masalah Umum, Penyebab & Bagian Perbaikan

1. Refrigerant Kurang atau Habis:

  • Penyebab: Kebocoran pada sistem AC (selang, sambungan, komponen), refrigerant habis terpakai seiring waktu (meski seharusnya tidak).
  • Perbaikan:
    • Deteksi kebocoran dengan alat leak detector atau dengan memberi tekanan nitrogen.
    • Perbaiki kebocoran pada bagian yang bermasalah (sambungan, selang, komponen).
    • Isi ulang refrigerant sesuai spesifikasi.

2. Filter Kabin Tersumbat:

  • Penyebab: Penumpukan debu, kotoran, dan serbuk sari pada filter.
  • Perbaikan: Ganti filter kabin secara berkala, idealnya setiap 10.000 km atau sesuai rekomendasi pabrikan.

3. Motor Kipas Kondensor Lemah atau Mati:

  • Penyebab: Kerusakan pada motor kipas, kawat putus, sekring putus, relay rusak.
  • Perbaikan:
    • Periksa sekring dan relay.
    • Periksa kabel dan konektor.
    • Jika motor kipas rusak, ganti dengan yang baru.

4. Evaporator Kotor:

  • Penyebab: Penumpukan debu, kotoran, jamur, dan bakteri pada evaporator.
  • Perbaikan:
    • Bersihkan evaporator dengan cairan pembersih khusus.
    • Pada kasus yang parah, evaporator perlu dilepas dan dicuci.

5. Kondensor Kotor:

  • Penyebab: Penumpukan debu, kotoran, serangga, dan daun pada sirip-sirip kondensor.
  • Perbaikan: Bersihkan kondensor dengan menyemprotkan air bertekanan atau sikat halus.

6. AC Mengeluarkan Bunyi:

  • Penyebab:
    • Berisik: Bearing kompresor aus, pulley atau pressure plate rusak, mounting kompresor longgar.
    • Mendesis: Kebocoran refrigerant.
    • Berdecit: Sabuk penggerak kompresor aus atau kendor.
  • Perbaikan: Periksa dan ganti komponen yang rusak (kompresor, pulley, pressure plate, sabuk).

7. Tiupan Udara Lemah:

  • Penyebab: Filter kabin tersumbat, blower lemah, saluran udara tersumbat, kisi-kisi AC tertutup.
  • Perbaikan:
    • Ganti filter kabin.
    • Periksa dan bersihkan blower.
    • Periksa dan bersihkan saluran udara.

8. AC Tidak Dingin atau Mati Total:

  • Penyebab: Refrigerant habis, kompresor rusak, magnetic clutch rusak, expansion valve rusak, kelistrikan bermasalah. Baca juga AC mobil tidak dingin disini
  • Perbaikan: Periksa dan perbaiki komponen yang bermasalah sesuai dengan penyebabnya.

9. AC Berbau Tidak Enak:

  • Penyebab: Evaporator kotor, adanya bakteri atau jamur pada sistem AC.
  • Perbaikan:
    • Bersihkan evaporator.
    • Gunakan cairan pembersih khusus untuk menghilangkan bakteri dan jamur.

10. Blower Tidak Berputar:

  • Penyebab: Motor blower rusak, sekring putus, resistor blower rusak, switch blower rusak.
  • Perbaikan: Periksa dan ganti komponen yang rusak.

11. Kipas Kondensor Tidak Berputar:

  • Penyebab: Motor kipas rusak, sekring putus, relay rusak, sensor suhu rusak.
  • Perbaikan: Periksa dan ganti komponen yang rusak.

12. Grill Kabin Tidak Mengeluarkan Udara:

  • Penyebab: Saluran udara tersumbat, flap pengatur arah udara macet, motor penggerak flap rusak.
  • Perbaikan: Periksa dan bersihkan saluran udara, perbaiki atau ganti flap dan motor penggerak.

13. Sekring AC Putus:

  • Penyebab: Hubungan singkat pada sistem kelistrikan AC, beban listrik berlebihan.
  • Perbaikan: Ganti sekring dengan yang baru dan cari penyebab putusnya sekring.

14. Oli Kompresor Habis:

  • Penyebab: Kebocoran pada kompresor.
  • Perbaikan: Perbaiki kebocoran pada kompresor dan isi ulang oli kompresor.

15. Kebocoran Refrigerant:

  • Penyebab: Kerusakan pada selang, sambungan, komponen (kondensor, evaporator, receiver/dryer).
  • Perbaikan: Deteksi dan perbaiki kebocoran, isi ulang refrigerant.

16. Kerusakan pada Pulley dan Pressure Plate Kompresor:

  • Penyebab: Aus, korosi, kerusakan akibat benturan.
  • Perbaikan: Ganti pulley dan pressure plate yang rusak.

17. Magnetic Clutch Kompresor Tidak Berfungsi:

  • Penyebab: Coil magnetic clutch rusak, sekring putus, relay rusak, gap antara pulley dan pressure plate terlalu jauh.
  • Perbaikan: Periksa dan ganti komponen yang rusak, sesuaikan gap jika perlu.

18. Expansion Valve Tersumbat atau Rusak:

  • Penyebab: Kotoran menyumbat expansion valve, kerusakan mekanis.
  • Perbaikan: Bersihkan atau ganti expansion valve.

19. Receiver/Dryer Tersumbat:

  • Penyebab: Penumpukan kotoran dan kelembapan.
  • Perbaikan: Ganti receiver/dryer.

20. Sensor Suhu Rusak:

  • Penyebab: Kerusakan komponen elektronik.
  • Perbaikan: Ganti sensor suhu.

21. Masalah pada kelistrikan AC:

  • Penyebab: Kabel putus, konektor kendor, korosi.
  • Perbaikan: Periksa dan perbaiki kabel dan konektor.

22. Masalah pada sistem kontrol AC:

  • Penyebab: Tombol rusak, panel AC rusak, modul kontrol rusak.
  • Perbaikan: Periksa dan ganti komponen yang rusak.

Catatan:

  • Beberapa perbaikan sebaiknya dilakukan oleh mekanik AC yang berpengalaman.
  • Selalu gunakan suku cadang yang berkualitas untuk hasil yang optimal.
  • Lakukan perawatan AC secara berkala untuk mencegah masalah yang lebih serius.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil segera untuk Memperbaiki segala masalah AC mobil Kamu.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021