Mengenal Bellhousing Transmisi, Fungsi, hingga Harga Komponennya

Bellhousing dan transmisi mobil merupakan dua komponen yang tak terpisahkan dalam sistem penggerak mobil.

Bellhousing, dengan bentuknya yang menyerupai lonceng, berperan penting dalam melindungi komponen vital transmisi seperti kopling dan flywheel.

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai fungsi, masalah umum, tanda-tanda kerusakan, serta tips perawatan bellhousing agar performa transmisi mobilmu tetap optimal.

Apa Itu Bellhousing, Letak, dan Fungsinya

Bellhousing adalah komponen penting dalam sistem transmisi mobil yang berfungsi sebagai pelindung mekanisme kopling dan flywheel pada transmisi manual, atau torque converter pada transmisi otomatis.

Bentuknya seperti lonceng (bell) yang melindungi bagian dalam dari kotoran, debu, dan kerusakan eksternal.

Meskipun terlihat kokoh, bellhousing memerlukan perawatan yang tepat agar tetap awet dan berfungsi optimal.

Letak Bellhousing adalah komponen yang terletak di antara mesin dan transmisi pada mobil.

Komponen ini berbentuk seperti lonceng (bell) dan berfungsi sebagai pelindung mekanis bagi flywheel atau flexplate serta komponen lain di dalamnya, seperti torque converter pada transmisi otomatis atau kopling pada transmisi manual.

Fungsi utama bellhousing yakni melindungi flywheel, kopling, atau torque converter dari elemen eksternal seperti debu dan kotoran, bellhousing memastikan poros input transmisi tetap sejajar dengan flywheel atau torque converter, sehingga perpindahan gigi lebih halus.

Starter motor sering kali dipasang pada bellhousing untuk memutar flywheel ketika mesin dinyalakan dan bellhousing dirancang untuk tahan lama.

Tetapi karena berada di bawah mobil, komponen ini rentan terhadap benturan dan kerusakan akibat kondisi jalan yang buruk atau perawatan yang tidak memadai.

Masalah Umum pada Bellhousing

Berikut adalah beberapa masalah yang umum terjadi:

  • Keretakan atau patahnya bellhousing.
  • Ketidakstabilan pada sistem transmisi.
  • Kebocoran oli dari komponen internal.
  • Baut pengikat yang kendor atau hilang,.
  • Kotoran atau debu yang masuk ke dalam bellhousing.
  • Kerusakan pada dudukan starter motor.

Tanda-tanda Bellhousing Bermasalah

Segera lakukan pemeriksaan jika kamu menemukan gejala berikut:

  • Suara berisik atau bergetar yang mungkin disebabkan oleh misalignment atau baut yang kendor.
  • Kesulitan perpindahan gigi ialah bisa terjadi akibat kotoran atau serpihan di dalam bellhousing yang mengganggu kopling, biasanya akibat seal yang rusak atau retakan pada bellhousing.
  • Starter motor tidak berfungsi dengan baik yakni dudukan starter pada bellhousing mungkin rusak atau aus.

Tips Perawatan Bellhousing

Agar bellhousing tetap awet dan berfungsi optimal, kamu perlu melakukan perawatan rutin.

Berikut beberapa tips yang dapat kamu terapkan:

  1. Pastikan semua baut pengikat bellhousing terpasang dengan kencang. Gunakan kunci momen (torque wrench) untuk mengencangkan baut sesuai spesifikasi pabrikan.
  2. Bersihkan bagian luar bellhousing dari kotoran, debu, atau lumpur yang menempel, terutama jika kamu sering berkendara di jalan yang berlumpur. Jika memungkinkan, buka bellhousing untuk membersihkan bagian dalamnya dari debu atau serpihan logam yang dapat mengganggu mekanisme kopling.
  3. Seal dan gasket pada bellhousing mencegah kotoran masuk ke dalam dan melindungi oli dari kebocoran. Ganti seal yang mulai aus atau rusak untuk menjaga kebersihan dan pelumasan optimal.
  4. Lakukan pemeriksaan. Getaran berlebihan pada mobil dapat menyebabkan bellhousing retak. Periksa alignment antara mesin dan transmisi secara berkala untuk memastikan semuanya sejajar.
  5. Pastikan starter motor terpasang dengan benar dan tidak memberikan tekanan berlebih pada bellhousing. Jika terjadi kerusakan pada dudukan starter, segera perbaiki sebelum menyebabkan masalah lebih lanjut.
  6. Bellhousing terletak di bagian bawah mobil, sehingga rentan terkena benturan. Hindari jalan berlubang atau gunakan pelindung tambahan seperti skid plate untuk melindungi bellhousing dari kerusakan fisik.

Baca Juga: 10 Cara Perbaikan Transmisi Otomatis Pada Mobil Matic

Perkiraan Harga Bellhousing

Perkiraan harga bellhousing tergantung pada merek dan model mobilmu.

Berikut adalah perkiraan biayanya:

  • Bellhousing Original (OEM)
    • Mobil passenger: mulai jutaan Rupiah.
    • Mobil SUV atau MPV: mulai dari jutaan Rupiah.
    • Mobil mewah: jutaan sampai belasan juta Rupiah.

Biaya tersebut belum termasuk biaya pemasangan di bengkel, yang bisa bervariasi tergantung pada lokasi dan tingkat kesulitan pekerjaan.

Bellhousing adalah komponen vital dalam sistem transmisi yang perlu mendapat perhatian khusus.

Dengan melakukan perawatan rutin seperti memeriksa kondisi baut, membersihkan bagian dalam dan luar, serta memastikan seal tetap dalam kondisi baik, kamu dapat memperpanjang umur pakai bellhousing dan menjaga performa transmisi mobil tetap optimal.

Kalau kamu mendeteksi masalah, segera lakukan perbaikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut yang dapat memengaruhi komponen lain.

Soal pilihan bengkelnya, kamu bisa percayakan ke Domo Transmisi.

Merupakan unit bisnis dari Dokter Mobil yang fokus menangani masalah seputar transmisi matic mobil, Domo Transmisi berani berikan masa garansi service sampai 6 bulan atau 20 ribu KM, lho.

Tertarik buat coba?

Kamu bisa konsultasi atau langsung reservasi dengan cara klik tombol reservasi di bawah ini!

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021