Posted by Mekanik Aditya Dokter Mobil masalah mobil

5 Penyebab Mesin Mobil Brebet di RPM Rendah yang Jarang Diketahui

mesin mobil brebet di rpm rendah

Mesin mobil brebet di RPM rendah ini merupakan salah satu tanda bahwa mobil Anda tengah mengalami kerusakan yang harus segera ditangani. Memang, masalah “brebet” atau tersendatnya tarikan mobil saat berada di RPM rendah ini menjadi penanda bahwa kendaraan Anda harus dicek terlebih dahulu.

Tujuannya adalah guna mengetahui apa yang menyebabkan mesin mobil Anda mengalami masalah tersebut. Sehingga masalah “brebet” pada tarikan mobil di RPM rendah ini dapat ditangani segera dan tidak menimbulkan resiko yang lebih fatal pada mobil Anda.

5 Penyebab Mesin Mobil Brebet di RPM Rendah

Tarikan mobil terasa berat atau “brebet” kala dipacu di RPM rendah ini memang disebabkan oleh beberapa penyebab. Dari beberapa penyebab-penyebab tersebut, maka Anda dapat mengetahui langkah atau cara apakah yang harus dilakukan guna mengatasi masalah pada mobil Anda.

Oleh sebab itu, ini dia 5 penyebab mesin mobil terasa brebet apabila dipacu pada RPM rendah. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Kesalahan Penggunaan Gigi Persneling

Penyebab pertama mesin mobil terasa brebet pada RPM rendah ini bisa jadi dikarenakan adanya human error dari penggunaannya, salah satunya adalah kesalahan penggunaan gigi persneling. Kesalahan ini biasanya dilakukan oleh pengguna yang mengendarai mobil bertransmisi manual.

Seharusnya, saat Anda berkendara di kecepatan rendah ini menggunakan gigi persneling 1 ataupun 2. Namun, apabila Anda menggunakan gigi persneling nomor 4 ataupun 5 ini membuat tarikan mobil menjadi tersendat.

  1. Jarang Memanaskan Mesin Mobil

Apabila mesin mobil Anda ini jarang dipanaskan ini dapat menyebabkan tarikan mobil terasa brebet saat di RPM rendah. Hal ini disebabkan disfungsinya mesin mobil karena jarang Anda gunakan atau panaskan minimal 1 kali dalam sehari. Untuk mengatasi hal tersebut, maka selalu panasi mobil setiap pagi hari minimal 15 menit. Tujuannya adalah agar mesin mobil masih berfungsi normal meskipun jarang digunakan.

  1. Menipisnya Bahan Bakar Kendaraan

Memang, sebelum mengendarai kendaraan bermotor termasuk mobil ini disarankan untuk mengecek kondisi kendaraan terlebih dahulu. Pengecekan kondisi tersebut meliputi kondisi mesin, tekanan ban mobil, hingga sisa bahan bakar.

Sebab, kehabisan bahan bakar kendaraan ini menjadi salah satu penyebab mesin mobil brebet di RPM rendah. Jangan sampai Anda mengendarai mobil saat kondisi bahan bakar kendaraan dalam kondisi menipis. Oleh sebab itu, selalu cek terlebih dahulu kondisi mobil sebelum Anda gunakan untuk keperluan sehari-hari.

  1. Kurangnya Kadar Oli Mesin Mobil

Penyebab selanjutnya mengapa tarikan mobil terasa “brebet” saat dipacu di RPM rendah. Biasanya ini juga disebabkan oleh kurangnya kadar oli mesin. Memang, kadar oli mesin mobil ini wajib Anda jaga tetap stabil.

Sebab, banyak kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh kurangnya kadar oli mesin atau kotornya oli mesin mobil sehingga wajib Anda ganti. Apabila hal tersebut tidak Anda lakukan, bisa menyebabkan tarikan mobil terasa brebet yang kemudian dapat menyebabkan kerusakan-kerusakan lainnya.

  1. Jarang Melakukan Perawatan dan Servis Mobil

Apakah jarang melakukan perawatan dan servis mobil secara berkala ini dapat berakibat serius ? tentu saja iya. Sebab, mobil pun juga butuh perawatan dan juga servis mobil secara berkala guna mengecek dan memperbaiki komponen-komponen apa saja yang perlu diganti.

Apabila Anda terlambat mengetahui adanya komponen mesin mobil yang rusak. Bisa saja mesin mobil brebet di RPM rendah. Untuk itu, lakukan perawatan dan servis mobil secara berkala, minimal 1 bulan 1 kali agar Anda mengetahui apa saja komponen yang perlu diganti.

Baca Juga : Lampu Indikator Mobil Kedap Kedip

Saat Anda merasa mesin mobil brebet di RPM rendah ini menandakan bahwa kondisi mobil yang Anda kendarai ini mengalami masalah. Nah, masalah tersebut tidak hanya disebabkan oleh adanya kerusakan di bagian mesin mobil. Tetapi juga disebabkan oleh faktor human error dari pengendara tersebut. Sehingga memunculkan masalah pada tarikan mobil yang tersendat atau “brebet”.

Tags:

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *