Posted by Mekanik Aditya Dokter Mobil masalah mobil

Mesin Mobil Pincang Saat Dingin? Cek 5 Komponen Ini

mesin mobil pincang saat dingin

Salah satu masalah pagi hari yang sering dialami adalah mesin mobil pincang saat dingin. Cuaca memang mampu memengaruhi performa mesin. Pengertian pincang di sini adalah saat pertama kali dipanaskan, mesin terasa tidak biasa. Ritme mesin lebih pelan dibandingkan kondisi normal dan getaran mesin terasa lebih kuat. Setelah beberapa detik, kondisi mesin terasa kembali normal.

Kondisi mesin mobil pincang ini sebenarnya banyak dijumpai. Jadi, Anda tidak perlu takut karena Anda tidak sendiri. Sayangnya, bukan berarti hal ini tidak memiliki risiko. Apabila kondisi pincang ini diteruskan, maka kemungkinan besar akan ada komponen yang harus diamputasi dan diganti baru.

Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui beberapa alasan yang membuat sebuah mesin mobil pincang saat dingin. Beberapa alasan di bawah ini dapat Anda jadikan patokan awal. Dengan begitu Anda bisa melakukan analisa kerusakan dan membuat estimasi pembiayaan perawatan mobil.

4 Komponen Penyebab Mesin Mobil Pincang Saat Dingin

  1. Busi dan koil 

Busi adalah komponen pertama yang wajib Anda cek saat mobil pincang. Setelah busi, Anda wajib melakukan pengecekan komponen koil.

Dua komponen tersebut bertanggung jawab penuh atas produksi bunga api saat mesin pertama kali dinyalakan. Saat suhu dingin, kemampuan koil dan busi diuji untuk menghasilkan bunga api di area ruang bakar. Lakukan pengecekan serta jaga kebersihan busi dan koil.

Jangan ragu mengganti komponen busi dan koil jika dirasa perlu diganti.

  1. Aki

Aki jadi komponen berikutnya yang patut Anda cek. Alasannya, sumber pengapian dan penghasil bunga api adalah aki.

Saat suhu dingin, kemampuan aki akan diuji. Apabila aki lemah, efeknya langsung terasa ke performa kendaraan. Paling kentara adalah produksi bunga api rendah sehingga membuat mesin mobil pincang.

Cek aki mobil, bersihkan permukaan terminal aki dari kerak dan kotoran. Bila mesin masih pincang, segera kuras aki tersebut.

  1. Pompa Bahan Bakar

Pompa bahan bakar adalah komponen penanggung jawab aliran bahan bakar ke karburator. Bila pompa bahan bakar tergganggu, sistem pengapian juga ikut terganggu. Akibatnya mesin jadi pincang.

Saat pompa bahan bakar dalam kondisi prima, ia tidak akan terpengaruh langsung dengan suhu lingkungan. Sebaliknya, jika terganggu, kemampuan pompa akan menurun. Performa sistem pengapian jadi ikut terpengaruh.

Cek kondisi komponen pompa bahan bakar. Akan lebih baik jika Anda menyerahkan urusan tersebut ke bengkel kepercayaan Anda.

  1. Sensor suhu WTS

Sensor WTS (Water Temperature Sensor) adalah sensor pendeteksi suhu di ruang radiator. Saat sensor WTS bermasalah, sistem akan membaca adanya masalah di area pembakaran.

Jika sudah begitu sinyal yang diberikan ke berbagai sistem yang ada di kendaraan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Efeknya, performa mobil jadi terganggu.

Percayakan pengecekan sensor WTS pada profesional. Karena jika sensor ini bermasalah, ada resiko sistem lain ikut bermasalah.

  1. Habit Pemilik/Pengguna

Habit pemilik/pengguna kendaraan adalah kunci utama performa mesin mobil. Anda bisa mengganti berbagai komponen rusak. Tapi jika habit tidak berubah, bisa dipastikan Anda performa mesin juga tidak maksimal.

Salah satu habit yang wajib Anda lakukan demi menghindari kondisi mesin mobil pincang saat dingin adalah rutin memanaskan mobil. Terlihat sepele tapi habit ini bisa jadi vita bagi mobil.

Baca Juga : Penyebab Mobil Ngelitik

Dengan habit memanaskan mesin secara teratur setiap hari, maka secara tidak langsung Anda bisa mengecek performa mesin setiap harinya. Bagian paling penting dari habit ini adalah kemampuan menjaga performa mesin tetap maksimal dan konstan.

Lima komponen tersebut di atas berefek langsung pada situasi mesin mobil pincang saat dingin. Oleh sebab itu, jaga dan rawat komponen-komponen tersebut. Semakin baik performa komponen, semakin meningkat performa mesin, dan semakin terhindar dari kondisi mesin pincang. Selamat menjaga mobil Anda!

Tags:

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *