Posted by Intan Mobil Ganti Oli Mobil

Daftar Lengkap Oli Mobil Diesel yang Bagus dan Rekomended

oli mobil diesel yang bagus

Ketika anda menggunakan oli mobil diesel yang bagus maka performa mobil akan terjaga. Sayangnya, oli yang bagus belum tentu cocok. Oleh sebab itu, pastikan untuk mencari tahu oli seperti apa yang memang recommended untuk mobil anda.

Sudahkah anda menemukan oli mobil diesel yang bagus untuk mobil kesayangan anda? Awas jangan salah pilih, jika tidak mau berdampak buruk pada performa mobil anda. Berbeda dengan mobil bensin, mobil diesel memiliki keunggulan dapat menerjang meda jalanan dan situasi yang sulit. Hal ini tentu didukung oleh oli yang berkualitas untuk mesin mobil diesel anda. Sebab itu, jangan sembarang pilih oli untuk mobil diesel kesayangan anda.

Jenis-Jenis Oli Mesin Diesel Terbaik

Banyak sekali jenis oli mobil di pasaran. Untuk anda pemilik mobil diesel, Mr.Lung-Lung selaku orang yang paling bertanggung jawab terhadap operasional Dokter Mobil akan menjelaskan oli seperti apa yang harus digunakan. Khususnya pada mobil bermesin diesel dan berbahan bakar solar.

Pada dasarnya mobil solar dan mobil bensin memerlukan oli yang sesuai dengan penggunaan mobil. Penggunaan tersebut meliputi:

  • Kondisi cuaca dan iklim
  • Medan yang harus dilalui mobil
  • Berat muatan
  • Kondisi lalu lintas di jalan

Nah, pada kesempatan kali ini tidak akan membahas merk oli, namun pada SAE dan kekentalan oli. Adapun oli yang cocok dan bagus untuk kendaraan berbahan diesel di Indonesia sebaiknya memiliki SAE berikut ini:

1. SAE 5W-40

Oli jenis ini cocok untuk mobil dengan teknologi common rail. Biasanya oli jenis ini menggunakan bahan dasar 100% full sintetik. Oleh sebab itu, SAE 5W-40 sangat cocok untuk mobil-mobil diesel keluaran terbaru.

Biasanya, oli dengan SAE 5W-40 sudah dilengkapi dengan aditif yang berfungsi melindungi mesin diesel dari keausan dan menjadikan mesin tahan terhadap temperatur tinggi. Juga melindungi mesin dari oksidasi (karat).

Kapan mobil diesel sebaiknya pakai SAE 5W-40?

Oli jenis ini cocok dipakai oleh mobil berteknologi common rail yang sering terjebak macet di siang hari.

2. SAE 5W-30

Oli jenis ini biasanya dapat digunakan oleh mesin diesel maupun mesin bensin. Oli jenis ini cocok untuk mobil yang harus menghadapi cuaca ekstrem dan kondisi jalanan yang macet (terutama di siang hari).

Tidak masalah apa merk olinya, selama oli tersebut SAE 5W-30 maka performa mobil diesel akan lebih optimal. Namun tentunya perlu diperhatikan bahwa beda merk mobil beda pula daya tahan olinya. Jadi sebelum menentukan apakah oli yang hendak anda beli itu bagus untuk mobil diesel anda, check berapa lama dan berapa KM daya tahan oli tersebut.

3. SAE 15W-40

Mobil dengan SAE 15W-40 cocok digunakan pada mobil yang usianya sudah di atas 5 tahun. Juga sangat disarankan untuk mobil dengan KM lebih dari 100.000.

Oli jenis ini lebih murah daripada oli jenis lainnya. Jadi sangat cocok dan direkomendasikan untuk anda yang baru saja membeli mobil diesel bekas.

Baca Juga : Sebaiknya Ganti Oli Mobil Tiap Berapa KM? Ini Jawabannya

Hal Penting saat Mobil Diesel Harus Ganti Oli

Sebagus apapun oli mobil yang dipilih, namun proses ganti oli perlu untuk diperhatikan. Nyatanya, ada 200 sampai 300 mililiter oli bekas yang mengendap di dalam mesin mobil. Oli bekas ini tidak bisa dikeluarkan melalui cara ganti oli biasa.

Sebagus apapun oli mobil diesel yang anda pilih, ketika bercampur dengan 200mL saja oli bekas maka kualitas oli akan turun jauh. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memastikan mesin mobil 100 persen bersih sebelum melakukan pengisian oli baru.

Bagaimana caranya?

  1. Lakukan Cuci Darah Mobil

    Cuci darah adalah teknologi terbaru dalam melakukan ganti oli. Prosesnya adalah dengan menggunakan mesin canggih yang cara kerjanya sama dengan mesin cuci darah (mesin dialisis). Mesin cuci darah ini dapat mengangkat 100 persen oli bekas yang tidak bisa keluar dengan ganti oli cara biasa. Mesin cuci darah mobil ini juga dapat mengangkat dan membersihkan kotoran atau residu di dalam mesin mobil.

    Untuk proses cuci darah mobil hanya bisa dilakukan di Dokter Mobil atau di bengkel partner Dokter Mobil yang menggunakan mesin cuci darah dari Dokter Mobil.

  2. Ganti Filter Oli

    Saat melakukan ganti oli pastikan filter oli juga diganti. Jangan sampai menggunakan filter oli lama karena dapat menyebabkan oli baru lebih cepat kotor. Karena jika demikian, kualitas oli tidak akan maksimal.

    Jika memang mobil diesel kesayangan anda part-partnya jarang, pastikan untuk memesan filter oli sebelum ke bengkel mobil. Jangan sampai anda melakukan ganti oli namun filter tidak diganti karena bengkel tidak memiliki stok barang.

Selain kedua hal di atas, sangat penting juga untuk mencatat tanggal ganti oli, KM saat ganti oli, dan mencatat berapa KM daya tahan oli. Dengan demikian, anda akan selalu ingat kapan dan saat KM berapa harus kembali melakukan ganti oli.

Semoga artikel diatas dapat membantu anda untuk menemukan oli terbaik bagi mobil diesel anda. Pastikan jangan salah pilih bagi mobil anda. Jangan ragu untuk konsultasi kepada mekanik apa oli mobil diesel yang bagus untuk kendaraan anda.

Tags:

About Author

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button