Posted by Intan Mobil Oli Mobil

Cara Mengganti Oli Mobil yang Benar Agar Mesin Lebih Awet

Proses Ganti Oli di Dokter Mobil

Proses dan cara mengganti oli mobil yang benar dapat menjadikan performa mesin lebih optimal. Usia pakai oli juga lebih tahan lama. Sayangnya masih banyak pemilik mobil maupun bengkel yang salah dalam melakukan ganti oli.

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan hal-hal penting yang kerap tidak diketahui saat proses ganti oli. Karena ternyata ganti oli mobil tidak sesepele kelihatannya. Karena kesalahan saat proses ganti oli justru dapat menyebabkan kerusakan mobil.

Cara Mengganti Oli Mobil Secara Manual

Sebelum mengulik-ngulik mesin mobil Anda, yuk simak panduan mudah cara mengganti oli mobil yang benar dan aman dibawah ini.

Di Dokter Mobil ada 2 proses ganti oli yang biasa dilakukan. Proses pertama adalah ganti oli secara manual. Adapun urutan prosesnya adalah sebagai berikut:

  1. Persiapkan Peralatan

    Sebelum mengganti oli, persiapkan dulu peralatannya. Pertama, anda butuh kunci pas dan sebuah wadah atau baskom untuk menampung oli bekas.

    Apakah kompresor perlu disemprot dulu supaya proses pengurasan olinya cepat? Gak usah juga gak apa-apa kok. Kalau disemprot tapi kompresornya mengandung air, justru bisa berbahaya.

  2. Check Temperatur Mesin Sebelum Mulai

    Temperatur mesin yang ideal saat mengganti oli adalah hangat alias gak dingin dan gak panas. Kalau mesinnya hangat atau baru dipanasin, kotoran akan tercampur dengan oli dan nantinya bakal ikut terbuang. Selain itu, oli jadi mudah mengalir ketika tutupnya dibuka.

  3. Buka Kap Mesin dan Kenob

    Setelah membuka kap mesin, buka juga kenop tempat pengisian olinya. Mengapa demikian? Karena dengan metode ini, proses pengurasan oli bisa berjalan dengan cepat dan lancar.

  4. Buka Baut Penguras Oli

    Nah tahap inilah yang agak ribet. Baut penguras yang harus dibuka posisinya ada di bawah blok mesin. Cara membukanya bisa dengan kunci pas, dan jangan lupa lepaskan dulu gasket atau ringnya.

    Eh ya satu lagi, jangan lupa taruh baskom di bawah baut penguras oli ya. Fungsinya adalah sebagai penadah oli bekas.

  5. Lepas Filter Oli

    Setelah itu lepas filter oli dengan menggunakan kunci pas. Filter oli motor jepang bentuknya bulat dan ada gasketnya juga. Jika filter sudah terlihat kotor, maka gantilah filter dengan yang baru.

  6. Kuras Oli

    Ketika baut sudah terbuka dan filter sudah di tangan, maka biarkan saja oli lama atau oli bekas di mobilmu mengalir di baskom. Proses ini namanya proses menguras oli, so, biarkan saja olinya menetes hingga habis.

  7. Tutup Baut Penguras Oli

    Usai dikuras, embermu pasti penuh dengan oli bekas berwarna hitam. Jangan lupa pasang lagi baut penguras oli dan gasketnya untuk menghindari kebocoran. Setelah dipasang, cek lagi apakah olinya masih menetes atau tidak.

  8. Pasang Filter Oli

    Pasang kembali filter olimu dengan benar. Putar filter oli hingga terasa agak kencang, bisa juga dibantu dengan kunci. Namun hati-hati lho ketika memasang bautnya. Jika terlalu keras maka ulirnya bakal rusak, dan akan ada potensi oli bocor di kemudian hari. Kalau olinya bocor, dompet juga ikutan bocor buat benerin mesin deh.

  9. Tuang Oli Baru

    Bila baut penguras oli sudah terpasang rapat, maka saatnya anda menuang oli baru di lubang yang terletak di mesin bagian atas. Perhatikan juga batas maksimal oli mobilmu, jangan sampai kurang atau kelebihan ya. Setelah itu tutup kenop tempat ganti oli, tutup kap mobil, dan nyalakan mesin selama tiga menit terlebih dulu, sebelum diajak jalan-jalan.

Keuntungan proses ganti oli secara manual ini adalah mudah dilakukan, bisa dilakukan siapa saja, dan bisa dilakukan kapan saja. Namun proses ganti oli secara manual memiliki kekurangan dan kelemahan.

Proses ganti oli secara manual memiliki kekurangan yaitu masih ada sisa oli yang mengendap di dalam mesin. Juga lumpur dan kerak di dalam mesin tidak ikut keluar. Lama kelamaan sisa oli bekas, lumpur dan kerak akan semakin banyak. Menyebabkan pelumasan mesin berkurang dan tenaga mesin jadi turun drastis.

Lantas apa solusinya? Ternyata cara mengganti oli yang benar adalah dengan memastikan mesin mobil 100 persen bersih dari sisa oli lama dan dari kerak serta lumpur. Untuk melakukannya, diperlukan alat canggih yang dapat menjadi penunjang proses ganti oli.

Mesin Ganti Oli Berteknologi Sistem Dialisis Canggih

Oli adalah darah bagi mobil. Oli lama, kerak, lumpur, dan kotoran di dalam mesin harus bisa dibuang. Mesin tersebut adalah mesin cuci darah yang hanya ada di Dokter Mobil.

Cara Mengganti Oli Mobil yang Benar dengan Mesin Cuci Darah Dokter Mobil

Mesin dialisis ini dapat membantu proses ganti oli hingga menyedot 100 persen oli lama. Juga mampu menyedot kotoran dan lumpur di dalam mesin mobil. Menjadikan mesin mobil 100 persen bersih seperti baru sebelum akhirnya diisi dengan oli baru.

Adapun efek ganti oli menggunakan mesin berteknologi cuci darah antara lain:

  • Usia pemakaian oli jadi lebih lama
  • Mesin mobil lebih awet dan tercegah dari resiko turun mesin
  • Performa mesin bisa lebih optimal sehingga tenaga dan akselerasi mobil semakin terasa

Itulah beberapa hal seputar cara mengganti oli mobil yang benar sehingga performanya tetap optimal dan mesin lebih awet. Semoga informasi yang diberikan ini bisa menjadi manfaat untuk kita semua.

Tags:

About Author

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *