Posted by Aditya Dokter Mobil Tune Up Mobil

Kenali 5 Tanda Penyakit Innova Bensin dan Penanganannya

penyakit innova bensin

Tahukah sobat otomotif bahwa penyakit innova bensin yang sudah lama itu adalah masalah sepele namun krusial bagi pemilik mobil bensin? Iya, sekali lagi, saya tekankan krusial. Hal ini bukan tanpa sebab saya berbicara seperti itu, namun berdasarkan data  bahwa pemilik mobil bensin 70% tidak tahu apa-apa mengenai seluk beluk mesin mobil mereka, akibatnya apa? Tentu saja, sobat otomotif harus mengocek cukup dalam dompet sobat otomotif semua. Padahal kalau dipikir-pikir, kalau sobat otomotif mau belajar mengenai seluk beluk mesin pasti bisa kok melakukan pengiritan. Oleh sebab itu, saya hadir disini. Saya akan berikan 5 penyakit Innova Bensin dan cara mengatasinya, yuk disimak.

Inilah Tanda Penyakit Innova Bensin dan Penanganannya

penyakit innova bensin

  1. Mesin Cepat Panas

Penyakit innova bensin paling umum ditemukan adalah mesin cepat panas. Hal ini seringkali diwajarkan banyak orang lho, sobat otomotif. Apalagi jika mobil Innova bensin sobat adalah mobil keluaran tahun lama. Namun, sobat otomotif jangan salah. Pembiaran malah akan berujung fatal pada mobil sobat. Suhu panas yang terlalu ekstrem melebihi kapasitas maksimum yang bisa ditahan oleh mesin akan mengakibatkan mesin ngelitik dan membuat AC kurang dingin. Bisa jadi penyebab utamanya adalah radiator itu sendiri. Misalnya, penggunaan coolant yang tidak cocok, adanya kebocoran pada selang radiator atau memang ada masalah pada viscous fan.

Nah, penanganannya jika coolant yang dipakai ternyata tidak cocok dan malah menghambat laju untuk mendinginkan, hal pertama yang harus sobat lakukan terhadap penyakit Innova bensin ini adalah bertanya pada dealer resmi. Tanyakan kira-kira coolant jenis apa yang cocok dipakai untuk mobil saya. Kedua, cari tahu titik didih maksimal yang bisa dicapai mesin sobat otomotif lalu bandingkan dengan maksimal titik didih yang bisa diraih cairan coolant tersebut.

  1. Mesin Power Los

Penyakit Innova bensin berikutnya namun jarang ditemui adalah power loss. Ini adalah sebuah kondisi dimana tenaga mesin mobil seketika bisa hilang karena sesuatu atau bahasa lainnya ngempos. Pada RPM tertentu ketika mobil digas rasanya hilang tenaga dan tidak mau narik. Hal yang paling umum dalam dunia otomotif, biasanya bisa disebabkan karena filter bensin yang kotor atau kualitas bensin yang dipakai tidak sesuai dengan standar minimum pabrikan. Solusinya, untuk filter bensin pastikan membeli filter yang orisinal. Karena kualitas orisinal filter lebih tahan lama dibandingkan filter palsu yang biasanya lebih murah namun gampang jebol. Selain itu, filter bensin sebaiknya diganti jika sudah terlalu kotor, karena membersihkan filter bensin akan kurang efektif jika kotoran sudah menumpuk.

Selain itu, penyakit Inonova bensin yang lain adalah kotornya injektor. Injektor yang kotor akan menyebabkan pembakaran tidak sempurna sehingga menyebabkan power loss. Cara pembersihan injektor cukup mudah. Sobat bisa membeli alat pembersih injektor, lalu masukkan cairan tersebut ke dalam tangki bahan bakar. Setelah itu sobat otomotif bisa gunakan seperti biasa. Namun ingat! Cara ini tidak terlalu efektif pasalnya, cairan yang sobat masukkan memiliki kemungkinan 10% untuk bisa merontokkan kerak yang sudah lama menempel di bagian injektor.

Solusi paling amannya, sobat otomotif bisa membawa mobil sobat ke Dokter Mobil. Mengapa harus Dokter Mobil? Karena hanya di Dokter Mobil perlakuan mobil sobat otomotif akan dihandel oleh tenaga ahli profesional, selain itu tidak semua bengkel mobil memiliki teknologi canggih seperti getaran ultrasonic. Oleh karena itu, solusi paling ampuh untuk merontokkan kerak-kerak dan noda membandel adalah dengan cara membongkar injektor dan direndam dalam cairan khusus pembersih, setelah itu injektor akan dipasangkan ke getaran ultrasonic lalu dilakukan penilaian dari perbandingan waktu injeksi dan jumlah bahan bakar yang diperlukan. Kesemuanya itu hanya bisa sobat temui di Dokter Mobil. Tenang saja, Dokter Mobil menjamin 100% garansi uang kembali, jika injektor bermasalah di kemudian hari.

  1. Mesin Brebet atau Pincang

Penyakit Innova bensin yang ini sering ditemukan namun banyak faktor yang membuat sobat otomotif bingung. Iya kan? Sebetulnya penyebab utama mesin bisa brebet atau pincang biasanya bersumber dari koil yang rusak. Apalagi ditambah dengan usia pakai mobil yang sudah lama, sedangkan koil tidak pernah diganti. Tentu saja, usia pakai koil juga memiliki batas lho, sobat otomotif. Masalahnya banyak juga pemilik mobil yang tidak mengerti atau acuh memperhatikan hal kecil seperti ini. Itulah sebabnya penyakit Innova bensin ini menjadi misteri yang tidak terpecahkan bagi sebagian kalangan.

Koil yang rusak atau justru mati, solusinya memang harus diganti. Namun, jika sobat ragu apakah koil sobat otomotif menjadi penyebab penyakit Innova bensin ini sudah benar-benar mati atau hanya bocor saja. Sobat otomotif bisa bawa ke Dokter Mobil. Karena hanya di Dokter Mobil mesin sobat otmotif bisa ditangani oleh ahli profesional dan dijamin uang kembali.

  1. AC Mobil Bermasalah

Walaupun AC bukan bagian dari mesin namun jangan sepelekan penyakit Innova bensin yang satu ini. AC sering dikeluhkan karena hembusan anginnya kecil sampai angin yang keluar panas. Penyebabnya pun bisa beragam, bisa karena filter AC itu sendiri atau evaporator yang mampet. Solusinya, sobat perlu membawa ke Dokter Mobil masalah AC. Karena bisa saja evaporator bocor karena keropos. Untuk mengecek evaporator tentu saja mesin mobil harus dibongkar. Kerumitan pada pembongkaran tidak saya sarankan untuk sobat otomotif yang kurang mengerti seluk beluk mesin. Oleh karena itu, saya sarankan langsung ke ahlinya Dokter Mobil yang canggih dalam masalah AC.

  1. Sensor – Sensor Bermasalah

Sensor yang bermasalah juga menjadi biang keladi penyakit Innova bensin. Sobat otomotif pasti masih ingat kan soal koil tadi? Jika sobat otomotif sudah tahu bahwa koil bermasalah dan menyebabkan mesin pincang, ada baiknya langsung bawa ke Domo sekarang. Mau tau kenapa? Karena jika koil yang bermasalah dipaksa jalan, maka bisa saja koil pecah. Jika koil pecah tentunya akan merambat ke ECU. Jika koil sudah pecah dan merembet ke ECU solusi paling ampuh ditawarkan adalah mengganti ECU yang baru. Nah, masalahnya apa sobat sanggup mengganti ECU, di pasaran harga ECU bervariasi untuk mobil bertipe LCGC harga ECU ada di rentang harga 1 – 2 Juta, sedangkan untuk LMPV rentang harga di posisi 2 – 3 Juta.

Baca Juga : Ketahui segini modal usaha bengkel mobil paling minimal

Penyakit Innova bensin memang sepele, ada karena koil, injektor sampai filter bensin. Namun jangan sepelekan hal-hal di atas ya. Apalagi penyakit Innova bensin ini bisa menyebabkan rusaknya ECU pada mobil. Ditambah sobat harus mengeluarkan kocek cukup dalam untuk mengganti beberapa suku cadang karena masalah pembiaran. Tentunya jangan sampai masalah ini berlarut-larut. Selain itu, untuk masalah bongkar mesin saya sarankan lakukan di Dokter Mobil saja, karena Dokter Mobil memberikan garansi pada mobil yang dikerjakan. Jadi sobat otomotif tidak perlu panik.

Tags:

About Author

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *