Mobil matic khususnya Grand Livina memang lebih mudah dikendarai daripada mobil manual, karena mobil matic menggunakan transmisi otomatis.
Sayangnya ketika berada dalam tanjakan, mobil matic terkadang jadi tidak bertenaga. Ada beberapa penyebab yang menyebabkan mobil matic tidak bertenaga.
Permasalahan mobil matic yang kehilangan tenaga sering kali membuat kita bingung, terlebih jika kita tidak begitu memahami masalah mesin dan hal lainnya yang menyangkut mobil.
Akhirnya, ketika ada kerusakan pada mobil kita langsung membawanya ke bengkel.
Sebagai pengendara mobil matic kita wajib mengetahui kemampuan mobil yang sedang kita kendarai. Jangan sampai kita panik ketika mengalami sebuah permasalahan.
Supaya kita tidak terlalu buta dengan permasalahan mobil matic, kita perlu mengetahui mengenai mesin, dan hal-hal yang ada di mobil.
Daftar isi
Penyebab Mobil Matic Grand Livina Tidak Bertenaga Serta Cara Mengatasinya
-
Ukuran Ban
Penyebab mobil matic kurang bertenaga yang pertama yaitu karena ukuran ban. Kondisi ban ternyata cukup berpengaruh terhadap tenaga yang dikeluarkan oleh mobil.
Saat mobil menjadi lebih berat saat menanjak, mungkin bisa karena faktor ban yang berdiameter besar.
Ban dengan ukuran besar memang meningkatkan kecepatan maksimum mobil dan mobil pun terlihat lebih gagah.
Namun, kelemahannya saat kondisi jalan menanjak, hal ini akan menyebabkan mobil tidak bertenaga.
Sebaiknya sesuaikan ban dengan besaran mobil. Meskipun ban mobil diameternya kecil namun akan menjadi tangguh ketika menanjak.
Tetapi, tetap perlu berhati-hati saat melintasi jalan yang rusak, berbatuan, ataupun bergelombang karena jarak mobil dan tanah semakin pendek, sehingga mobil ataupun mesin mobil sangat mudah menyentuh tanah.
-
Perhatikan spesifikasi mesin
Yang kedua yaitu mesin mobil. Mesin mobil juga memiliki peran yang sangat penting, agar mobil bertenaga di tanjakan.
Torsi mesin mobil pun harus cukup dengan ukuran mobil, apabila torsi kecil, otomatis mobil tidak akan mampu membawa beban dalam keadaan menanjak.
Sayangnya, permasalahan torsi ini sulit dibenahi ataupun tidak bisa diganti, kecuali mengganti mesin dengan mobil yang lebih betenaga.
Namun, hal ini juga perlu diperhatikan dengan saksama, karena memiliki resiko terhadap usia pemakaian mesin.
-
Kapasitas Mobil Terlalu Penuh
Kapasitas mobil yang terlalu berlebihan, seperti terlalu banyak penumpang dalam sebuah mobil bisa mempengaruhi kemampuan mobil.
Semakin banyak kapasitas atau bobot mobil, hal ini tentunya membuat tenaga mobil berkurang dan mengakibatkan mobil susah menanjak.
Kapasitas mobil yang penuh, artinya ada banyak penumpang dalam sebuah mobil dapat mempengaruhi kemampuan mobil.
Semakin banyak kapasitas atau bobot mobil, akan semakin berkurang tenaganya dan mengakibatkan mobil susah menanjak.
Perbandingan rasio torsi dengan berat mobil harus berbanding 1:10. Artinya, jika torsi mobil sekitar 100 Nm, maka berat mobil saat diisi penumpang tidak bisa lebih dari 1.000 kg.
Apabila di bawah 10 perbandingannya, maka mobil dapat bertenaga kuat. Namun ketika melebihi kapasitas, membawa mobil pun akan terasa berat dan kurang bertenaga.
Biar bisa angkut mobil dengan bawaan yang cukup banyak, Anda bisa pertimbangkan ambil mobil keluarga sebagai opsi, untuk rekomendasinya bisa baca di sini: 10 Mobil MPV Keluarga Terbaik Untuk Anda.
-
Pengaruh Sistem Penggerak
Alangkah baiknya, sebelum mengendarai mobil, kita juga perlu memahami karakter dari sistem penggerak mobil.
Yaitu seperti, penggerak roda depan tidak lebih baik jika dibandingkan dengan penggerak roda belakang.
Ada beberapa spesifikasi penggerak mobil yang bagus ketika berada di jalan yang menanjak, licin, ataupun berbatuan.
Pada mobil matic, ada beberapa jenis sistem penggerak, seperti AT/Step AT, CVT, DCT (Dual Clutch Transmission).
Transmisi ini bergantung pada ukuran mobil. Pembagian hal ini perlu dilakukan karena adanya beberapa fungsi yang berbeda dari setiap mobil.
Yaitu, dari sisi torsi, kecepatan putar mesin dan konsumsi BBM.
-
Adanya Kerusakan Pada Mesin
Mesin merupakan salah satu bagian penting dari mobil, sebagai pemilik mobil kita perlu memperhatikan kesehatan mobil tersebut.
Jangan sampai mobil milik kita kehilangan tenaga saat berkendara di jalan menanjak, karena kerusakan pada mesin.
Untuk mendeteksi kualitas mesin, lihatlah knalpot mobil, apakah berasap atau tidak.
Apabila knalpot berasap, berarti ada bagian yang bocor pada ruang bakar, baik silinder bermasalah atau rumah silinder baret.
Hal seperti inilah yang mengakibatkan mobil kehilangan kekuatan untuk menanjak.
-
Pahami Mobil Matic Saat Menanjak
Sistem transmisi otomatis pada mobil matic memang sulit dijalankan ketika dalam jalanan tanjakan. Mobil transmisi matic ini memang lebih nyaman ketika berada di jalan perkotaan.
Namun, bukan berarti mobil matic tidak bisa menanjak, ada triknya agar mobil matic dapat berjalan saat berada di tanjakan.
Oleh karena itu, dari penyebab mobil tidak bisa menanjak di atas, agar mobil mengeluarkan tenaga, lakukanlah hal – hal berikut ini, yaitu :
- Perkecil diameter roda, baik velg dan ban.
- Lakukan modifikasi pada final geer ratio.
- Kurangi beban rasio torsi dengan perbandingan 1:10, agar mobil mudah berjalan ketika sedang menanjak dan beban tidak terlalu berat.
Demikianlah beberapa solusi mengatasi penyebab Grand Livina kurang tenaga sehingga bermasalah ketika ada di jalanan menanjak.
Semoga informasi yang kami berikan ini bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca.
Berbagai Pertanyaan Seputar Masalah Mobil Grand Livina Kurang Tenaga
1. Bagaimana cara mengetahui ukuran ban yang ideal untuk Grand Livina saya, agar tetap nyaman dikendarai sehari-hari namun juga tangguh di tanjakan?
Jawaban:
Menemukan ukuran ban yang pas memang perlu sedikit riset.
Anda bisa mulai dengan melihat ukuran ban standar yang direkomendasikan pabrikan untuk Grand Livina Anda.
Kemudian, pertimbangkan kebutuhan Anda.
Jika sering melewati jalanan menanjak, pilih ban dengan diameter sedikit lebih kecil untuk traksi lebih baik, namun tetap dalam batas toleransi yang disarankan pabrikan.
Jangan lupa, kenyamanan berkendara juga penting.
Pilih ban dengan profil (tinggi dinding ban) yang sesuai untuk meredam guncangan di jalanan tidak rata.
Konsultasi dengan ahli ban atau komunitas Grand Livina juga bisa sangat membantu.
2. Apakah ada cara untuk meningkatkan torsi mesin Grand Livina tanpa harus mengganti mesin seluruhnya, mengingat keterbatasan dalam modifikasi torsi?
Jawaban:
Meskipun modifikasi torsi secara langsung memang terbatas, ada beberapa cara untuk meningkatkan performa mesin secara keseluruhan.
Remap ECU (Engine Control Unit) bisa menjadi opsi untuk mengoptimalkan pengaturan mesin agar menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar.
Selain itu, pastikan mesin selalu dalam kondisi prima dengan perawatan rutin dan penggunaan bahan bakar berkualitas.
Upgrade sistem intake dan exhaust juga bisa sedikit membantu meningkatkan aliran udara dan gas buang, yang berdampak pada efisiensi mesin.
3. Bagaimana cara menghitung kapasitas mobil yang ideal agar tidak melebihi rasio 1:10 antara torsi dan berat, terutama jika sering membawa penumpang atau barang bawaan?
Jawaban:
Pertama, cari tahu torsi mesin Grand Livina Anda dari spesifikasi resmi. Kemudian, hitung berat total mobil saat terisi penuh (penumpang + barang bawaan).
Pastikan berat total ini tidak melebihi 10 kali lipat angka torsi mesin Anda. Misalnya, jika torsi mesin 100 Nm, maka berat total maksimal adalah 1000 kg.
Jika sering membawa beban berat, pertimbangkan untuk mengurangi jumlah penumpang atau barang bawaan agar tetap dalam rasio ideal.
4. Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis sistem penggerak (AT/Step AT, CVT, DCT) pada mobil matic Grand Livina, khususnya dalam menghadapi tanjakan?
Jawaban:
AT/Step AT: Kelebihannya adalah perpindahan gigi yang terasa, memberikan kontrol lebih di tanjakan. Kekurangannya, perpindahan gigi bisa kurang halus dan konsumsi BBM sedikit lebih boros.
CVT: Kelebihannya adalah perpindahan gigi yang sangat halus dan konsumsi BBM yang efisien. Kekurangannya, bisa terasa kurang responsif di tanjakan curam.
DCT: Kelebihannya adalah perpindahan gigi yang cepat dan responsif, cocok untuk performa sporty. Kekurangannya, bisa terasa sedikit kasar saat perpindahan gigi di kecepatan rendah dan perawatannya lebih kompleks.
5. Selain asap knalpot, adakah tanda-tanda lain yang dapat mengindikasikan adanya kerusakan pada mesin yang menyebabkan mobil matic Grand Livina tidak bertenaga?
Jawaban:
Ya, ada beberapa tanda lain yang perlu diperhatikan. Performa mesin menurun drastis, seperti akselerasi lambat atau kesulitan mencapai kecepatan tinggi, bisa jadi indikasi masalah mesin.
Suara mesin yang kasar atau tidak normal juga perlu diwaspadai.
Selain itu, konsumsi BBM yang meningkat secara signifikan tanpa alasan jelas bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin.
Jika Anda merasakan salah satu dari tanda-tanda ini, segera bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa.
6. Bagaimana teknik mengemudi yang tepat saat menghadapi tanjakan dengan mobil matic Grand Livina, terutama dalam penggunaan gigi dan gas?
Jawaban:
Saat menghadapi tanjakan, hindari menginjak gas terlalu dalam karena bisa membuat ban selip.
Gunakan gigi rendah (L atau 1) untuk mendapatkan torsi lebih besar.
Jika tanjakan sangat curam, Anda bisa menggunakan mode “manual” jika tersedia untuk mengontrol perpindahan gigi secara manual.
Jaga momentum mobil dengan tidak berhenti di tengah tanjakan jika memungkinkan.
7. Apakah ada modifikasi lain selain yang disebutkan dalam artikel (diameter roda, final gear ratio) yang dapat dilakukan untuk meningkatkan performa Grand Livina di tanjakan, tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara?
Jawaban:
Ya, ada beberapa modifikasi lain yang bisa dipertimbangkan.
Upgrade sistem suspensi bisa meningkatkan stabilitas dan handling mobil, terutama di jalanan menanjak.
Penggunaan busi dan filter udara performa tinggi dapat meningkatkan efisiensi pembakaran mesin.
Remap ECU juga bisa disesuaikan untuk meningkatkan performa di tanjakan tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara di kondisi lain.
Namun, selalu konsultasikan dengan ahli sebelum melakukan modifikasi apapun untuk memastikan keamanan dan keandalan mobil Anda.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin