Posted by Mekanik Juan Tune Up Mobil

7 Penyebab Mesin Pincang Pada Mobil Injeksi, Sudah Tahu?

Tahukah Kamu penyebab mesin pincang pada mobil injeksi? Setidaknya terdapat 7 pemicu utama yang dapat menimbulkan kendala tersebut. Baik ketika digunakan maupun tidak, permasalahan yang terjadi pada mobil memang bisa datang kapan saja sehingga Kamu harus lebih teliti.

Penyebab Mesin Pincang Pada Mobil Injeksi

Jika Kamu hendak bepergian menggunakan mobil kesayangan dan terjadi masalah dengan mesin, rasanya cukup menyebalkan bukan? Oleh karena itu, setidaknya Kamu harus tahu apa yang menjadi penyebab mobil pincang.

Mengetahui penyebab masalah ini jelas akan memudahkan saat proses perbaikan, baik secara mandiri ataupun oleh bengkel.

Pemakaian busi yang salah

Sistem pengapian yang ada pada mobil bisa saja mengalami gangguan karena busi digunakan tidak tepat. Tak sedikit orang yang lebih memilih busi yang tidak sesuai prosedur standar. Padahal, menggunakan komponen yang sembarangan atau asal-asalan jelas sangat tidak baik untuk mobil kesayangan. Alhasil, mobil pun akan pincang karena pemakaian busi yang salah menyebabkan missfire hingga berdampak pada coil yang semakin berat.

Akibat kabel busi bocor

Jika Kamu merupakan salah seorang yang mengerti tentang mesin mobil, tentu tidak asing lagi dengan masalah ini. Kabel busi yang bocor selalu disertai dengan kerusakan pada salah satu coil yang terdapat pada mobil. Sebagian proses pengapian yang tak berjalan normal dapat menyebabkan konslet sehingga berimbas merusak coil mobil. Mobil pun akan pincang saat hendak digunakan, atau paling parah mobil tidak bisa menyala sama sekali.

Air yang masuk ke sela-sela coil

Tak sedikit pemilik mobil mengeluhkan kalau mobil mereka pincang setelah mesinnya dicuci. Hal ini bisa terjadi jika pemasangan coil tidak rapat atau rusak. Potensi air bisa masuk pada sela-sela coil tentu meningkat jika hal tersebut memang terjadi. Sebenarnya mudah saja, Kamu hanya perlu menghindari pencucian mesin secara langsung. Pasalnya, mesin injeksi pada dasarnya memang sangat sensitif terkena air secara langsung karena terdapat banyak peranti elektrik.

Busi mati

Sebenarnya kendala ini bisa dibilang sangat jarang terjadi. Busi mati biasanya disebabkan oleh bahan bakar yang banjir namun mobil terus dipaksa untuk digunakan. Hal ini tentu akan mengakibatkan busi mati karena tidak adanya pembakaran pada salah satu silinder. Busi yang tidak dapat meletikkan bunga api sehingga sistem pengapian pun tidak tersalurkan sebagaimana mestinya yang pada akhirnya membuat coil panas dan rusak.

Arus untuk mengaktifkan coil hilang

Tidak adanya arus untuk mengaktifkan coil juga sering terjadi pada mesin injeksi. Hilangnya arus yang berasal dari relay pengapian yang dibawa ke coil akan menyebabkan mobil menjadi pincing saat digunakan. Beberapa penyebab utama hilangnya arus tersebut diantaranya adalah soket yang tidak nyambung dan kabel putus atau rusak. Oleh seba bitu, Kamu harus memeriksa sambungan kabel secara keseluruhan terutama pada sela-sela kabel, pastikan jangan sampai ada yang terjepit atau bergesekan pada bodi mobil.

ECU rusak

Konslet pada kabel-kabel yang berhubungan dengan coil bisa menjadi penyebab rusaknya ECU pada mobil. Jika memang hal tersebut terjadi, maka isi dalam ECU bisa terkena imbasnya hingga rusak sehingga sistem kelistrikan kehilangan arus listrik menuju soket. Solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah memperbaiki ECU.

Over charger

Kelebihan arus listrik yang terlalu besar dan masuk menuju coil dapat menyebabkan aki over charger. Hal ini dapat menyebabkan putusnya coil atau bahkan rusak karena berlebihnya arus listrik yang masuk. Mobil pun akan pincang saat dikenakan, parahnya mobil tidak dapat menyala sama sekali.

Itulah 7 penyebab mesin pincang pada mobil injeksi yang harus Kamu ketahui. Pastikan kondisi mobil Kamu aman dan nyaman untuk digunakan. Semoga tulisan ini bermanfaat khsususnya untuk Kamu yang mengalami kendala seperti diatas.

Tags:

About Author

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *