Posted by Mekanik Aditya Dokter Mobil masalah mobil

Penyebab Mobil Goyang Kanan Kiri, yang Patut di Waspadai

penyebab mobil goyang kanan kiri

Kebanyakan orang belum mengetahui penyebab mobil goyang kanan kiri atau limbung. Padahal kendala ini sangat mengganggu kenyamanan. Bahkan, bila kendala terlanjur parah bisa saja mengancam keselamatan pengendara. Oleh sebab itu, Kamu harus lebih jeli mendeteksi mobil limbung kemudian segera memperbaikinya.

Mobil limbung atau goyang kanan kiri menandakan bahwa ada yang tidak beres pada kendaraan. Bisa saja akibat dari kerusakan komponen-komponen tertentu atau mesin mobil itu sendiri. Lalu apa penyebabnya? Simak berikut ini.

Penyebab Mobil Goyang Kanan Kiri atau Limbung

  1. Engine bermasalah

Engine atau mesin kendaraan yang bermasalah biasanya menjadi penyebab utama limbung. Mesin bermasalah umumnya akan mengeluarkan getaran berlebih sehingga menyebabkan mobil terasa bergoyang, tidak terkecuali mobil baru.

Masalah pada mesin pun beragam, salah satunya adalah proses pembakaran yang tidak berjalan normal. Dengan kata lain, Kamu dapat memeriksa komponen-komponen yang berhubungan dengan sistem pembakaran seperti aki dan busi. Pastikan di dekat kedua komponen tersebut tidak ada percikan api.

  1. Permukaan ban sudah tidak mulus

Selain masalah pada mesin, permukaan ban yang sudah tidak lagi mulus ternyata dapat menyebabkan mobil goyang atau limbung. Masalahnya pun beragam, namun yang paling sering ditemui adalah terdapat benjolan pada permukaan ban sehingga mobil terasa bergoyang terutama ketika kecepatan tinggi.

Solusi terbaik untuk mengatasi hal ini tentu saja dengan menggantinya. Gunakanlah produk ban mobil dengan kualitas standar atau rekomendasi dari teknisi profesional. Hindari penggunaan ban bekas karena tidak ada jaminan terkait daya tahannya.

  1. Rem terlalu keras

Karena fungsinya yang berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan, rem menjadi salah satu komponen sangat penting. Namun, seiring berjalannya waktu rem akan mengalami perubahan bentuk dan hal ini jelas tidak dapat dihindari karena rem selalu digunakan. Kondisi inilah yang bisa memicu mobil terasa bergetar keras saat pedal rem diinjak.

Untuk mengatasinya, Kamu hanya perlu mengganti kampas rem. Ada sedikit tips jika Kamu hendak membeli kampas rem. Sebaiknya pilih kampas bertekstur sedikit lunak, pasalnya tekstur kampas yang terlalu keras berpotensi untuk merusak piringan cakram.

  1. Poros roda bermasalah

Untuk kasus poros roda bermasalah memang jarang ditemui, namun tetap saja hal ini bisa menjadi penyebab mobil limbung. Kendala pada poros roda seperti tidak lurus atau bengkok biasanya hanya dialami oleh kendaraan yang sebelumnya pernah mengalami kecelakaan. Nah, Bagi Kamu yang awam pengetahuan tentang mobil dan hendak membeli mobil bekas, jangan lupa untuk mengecek kondisi poros rodanya.

Bila poros roda tidak lagi normal, maka goyangan atau getaran mobil akan sangat terasa jelas saat kecepatan tinggi. Hal ini disebabkan oleh as roda yang menerima dorongan dari putaran gardan. Bentuk yang tidak normal mengakibatkan kendaraan bergetar ketika digunakan.

  1. Velg mobil

Masalah pada velg seperti berkarat atau mengalami perubahan bentuk karena benturan bisa menjadi penyebab mobil limbung. Meski dapat diperbaiki, namun tetap saja kondisi velg tidak akan seperti sebelumnya. Segera atasi permasalahan ini karena dampaknya dapat membuat mobil kurang stabil saat digunakan.

Selain itu, velg juga bisa bermasalah seiring dengan usianya. Lambat laun, velg akan mengalami korosi atau karatan hingga timbul lubang-lubang yang terus membesar. Solusi terbaiknya untuk mengatasinya adalah mengganti velg dengan yang baru.

Baca Juga : Mesin Mobil Tiba Tiba Mati Saat Jalan

Nah, itulah beberapa penyebab mobil goyang kanan kiri atau limbung yang harus Kamu ketahui. Sebenarnya masih ada penyebab lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Untuk informasi lengkap dan detail mungkin akan dibahas pada kesempatan selanjutnya. Semoga tulisan ini memberikan banyak manfaat khususnya bagi Kamu yang tengah mengalami kendala serupa.

Tags:

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *