Posted by Mekanik Aditya Dokter Mobil Air Radiator, Masalah dan Solusi Mobil

Apa Penyebab Radiator Panas Paling Utama? Begini Cara Atasinya

penyebab radiator panas

Salah satu hal yang menjadi penyebab radiator panas pada mobil adalah kurangnya kepekaan pemilik mobil terhadap kondisi mobilnya. Hal ini biasanya diperparah dengan alasan tidak ada waktu sampai bengkel tutup. Tentunya jika hal ini dibiarkan terlalu lama, akan mengganggu kesehatan si mobil kesayangan. Pasti domolovers tidak ingin si mobil kesayangan turun mesin dan menyerap konsumsi uang yang cukup banyak, bukan? Oleh karena itu, sudah saya rangkum apa saja penyebab radiator panas.

5 Penyebab Radiator Panas yang Sering Ditemui

oli rembes dari blok mesin mobil

  1. Radiator Kotor

Hal paling utama yang selalu menjadi penyebab radiator panas dan paling umum adalah radiator yang kotor. Fungsi radiator sendiri dalam sistem pendinginan adalah menjaga temperatur kendaraan agar tidak mengalami overheat atau panas berlebihan.

Cara kerja radiator yaitu :

  • dimulai dari mengalirnya air radiator atau yang sering kita sebut sebagai coolant ke saluran yang mengelilingi mesin. Fungsi coolant sendiri adalah menyerap panas yang dihasilkan oleh mesin.
  • Coolant atau air ini akan masuk ke bagian inti radiator untuk membuang suhu panas ke udara
  • Untuk mempercepat pembuangan suhu panas maka kipas radiator akan berputar membantu pemindahan udara panas dan begitu seterusnya.

Air radiator yang berwarna kecoklatan juga bisa menjadi penyebab radiator panas, lho domolovers. Hal ini bisa saja terjadi karena adanya komponen yang berkarat pada bagian radiator, blok mesin atau komponen lain. Solusi untuk air radiator berwarna kecokelatan tentu saja dengan menguras radiator. Gunakan radiator flush sebagai bahan pembersih, lalu gunakan air sebanyak mungkin agar larutan deterjen hilang ya, sobat.

Selain karena air radiator kotor, penyebab radiator panas lainnya bisa karena tutup radiator yang rusak. Tutup radiator yang rusak dapat menjadi penyebab radiator panas karena air pada radiator selalu berkurang atau habis, seal karet yang getas atau robek pada tutup radiator dapat membuat air lebih cepat habis. Karena hal ini tentu saja akan membuat air mengalir lebih cepat menuju tabung cadangan sebelum presure valve terbuka. Solusinya, tentu saja sobat harus segera menggantinya dengan yang baru.

Hati-hati ya sobat, jika ada kebocoran pada bagian radiator. Bukannya tidak mungkin, lho. Biasanya justru kebocoran ini dapat terjadi pada komponen water pump dan di sirip komponen radiator mobil. Water pump sendiri merupakan komponen yang bertugas memompa melakukan sirkulasi air yang ada di dalam mesin, jika water pump bocor maka akan menyebabkan penurunan volume air radiator.

Sedangkan kebocoran yang terjadi pada sirip radiator mobil biasanya tidak akan begitu jelas terlihat. Pasalnya kebocoran ini sudah terjadi penguapan bahkan sebelum air menetes. Maka dari itu, untuk mengatasi kedua hal ini, sobat perlu melakukan pengecekan berkala.

  1. Kualitas Oli tidak Sesuai Standar Pabrik

Penyebab radiator panas kedua adalah kualitas oli mobil. Oli kualitas rendah dan biasanya “murah” tentunya akan menyebabkan radiator lebih cepat panas, ketimbang oli standar pabrikan yang biasanya terlihat “lebih mahal”. Hal ini dikarenakan oli yang kualitasnya rendah tidak memiliki kemampuan untuk menahan panas ekstrem pada mesin mobil. Sehingga volume oili menjadi cepat berkurang dan cepat menguap.

Solusi yang ditawarkan adalah tentunya membeli oli standar pabrikan dong, sobat. Jangan terkesima oleh iming-iming oli murah, ya. Hal ini tentu saja akan berakibat fatal pada mesin mobil sendiri. Efek jangka panjang menggunakan oli murah ini adalah rusaknya komponen mesin, terutama pada bagian blok dan silinder mesin mobil.

Selain itu, oli murah juga akan membuat banyak kerak dimana-mana. Penting untuk diketahui nih, sobat. Biasanya oli murah yang dijual tanpa kemasan aslinya, biasanya adalah oli bekas. Jika oli baru biasanya berwarna kuning keemasan, oli bekas tanpa kemasan yang dijual ini cenderung berwarna cokelat kehitaman. Jadi, hati-hati ya, domolovers.

  1. Kipas Pendingin Mati

Kipas yang dimaksud adalah kipas yang berfungsi menyedot udara dingin dari luar. Jika kipas ini mati maka menjadi penyebab radiator panas ketiga. Kipas yang mati akan membuat suhu tinggi terperangkap di dalam dan tebak apa yang terjadi? Yep, betul! Mesin overheat. Jika terus-terusan begini, perlu domolovers cek ya. Cek bagian fan belt, apakah masih normal, sudah kendur atau malah putus. Kipas fan belt yang terlalu kendor biasanya akan berbunyi.

  1. Thermostat tidak berfungsi atau Rusak

Thermostat merupakan komponen pengukur suhu yang menjaga kestabilan suhu mesin. Komponen ini bisa dikatakan cukup penting saat kita berbicara mengenai sistem pendinginan. Jika thermostat rusak atau tidak berfungsi maka akan mengganggu buka tutup jalur cairan pendingin. Sehingga katup tidak akan terbuka dan cairan pendingin tidak akan masuk dan bersirkulasi ke radiator sehingga menyebabkan radiator overheat atau panas.

Baca Juga : Penyebab Mobil Bergetar

Cara paling mudah mengetahui ada yang bermasalah pada thermostat bisa dari indikator di panel instrumen, hal ini tentu saja dari efek panas berlebih tadi. Jika sudah begini, sebaiknya segera bawa mobil sobat ke bengkel terdekat ya.

  1. Cairan Radiator tidak sesuai

Cairan radiator bisa menjadi penyebab radiator panas, lho sobat. Ini karena cairan radiator kan ada banyak tipe. Biasanya orang-orang awam seperti saya dan sobat, mengisi cairan radiator dengan air PDAM atau air tanah. Tentu saja ini bisa berbahaya. Air PDAM atau air tanah biasanya mengandung zat berat seperti logam dan mineral yang bisa membuat timbulnya karat dan kerak pada mesin.

Selain itu, air PDAM atau air tanah tidak bisa kita ketahui berapa unsur mineral dan logam. Oleh sebab itu, disarankan menggunakan cairan khusus untuk radiator. Namun bukan berarti tidak boleh lho,sobat. Domolovers, boleh menggunakan air tanah dengan catatan harus melakukan penggantian setiap 5 minggu sekali.

Tapi, jika sekiranya domolovers malah ingin berganti dari air PDAM atau air tanah ke cairan pendingin khusus radiator, ada bagusnya untuk dikuras dahulu radiatornya dan gunakan juga radiator flush ya, sobat. Supaya tidak ada zat menempel pada cairan pendingin radiator.

Penyebab radiator panas memang sepele jika dilihat kan, domolovers. Namun dampak yang ditimbulkan cukup besar lho. Jangan sampai karena radiator sering mengalami overheat akhirnya sobat harus ke bengkel dan mengalami turun mesin. Jangan sampai terjadi ya. Maka dari itu, jika sobat merasa berkeberatan menghadapi situasi yang seperti ini, segera panggil Dokter Mobil ya. Tenang saja, saya jamin Dokter Mobil akan menanganinya.

Jangan khawatir! Hanya di Dokter Mobil, sobat bisa mendapatkan jaminan jika mobil yang sudah diperbaiki mengalami kerusakan. Ayo, tunggu apalagi? Ke Dokter Mobil sekarang.

Tags:

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *