Posted by Mekanik Aditya Dokter Mobil Masalah dan Solusi Mobil

5 Penyebab Rpm Mobil Karburator Naik Turun dan Cara Atasinya

penyebab rpm mobil karburator naik turun

Ada banyak hal yang menjadi penyebab rpm mobil karburator naik turun dan semua itu biasanya akan bergantung pada jenis mobilnya. Nilai rpm mobil saat idle normalnya berada di angka 750 hingga 800 rpm dan ketika ada masalah di karburator akan jadi tidak stabil. Lalu apa sajakah yang membuat rpm untuk mobil karburator menjadi tidak stabil alias mengalami kenaikan – penurunan? Berikut ini beberapa penyebab umum dan solusi yang bisa dilakukan:

Penyebab Rpm Mobil Karburator Naik Turun

  • Selang vakum karburator mengalami keretakan

Ada banyak sistem yang terdapat pada karburator, dimana salah satu sistemnya digunakan untuk menambah pasokan bensin ke bagian silinder ketika mesin terbebani. Sistem tersebut biasa disebut sistem vakum, yang cara kerjanya menyambungkan antara selang dari ruang vakum karburator ke bagian intake manifold. Apabila mesin terbebani, bagian yang hampa pada intake-nya akan rendah juga dan akan memicu ruang hampa pada karburator mengalami peningkatan pasokan bensin.

Beda halnya ketika selang mengalami keretakan, ketika mobil berada dalam keadaan idle maka kevakuman akan terdeteksi rendah. Akibatnya, sistem vakum akan melakukan penambahan ke bagian silinder hingga mengakibatkan rpm mesin mengalami kenaikan – penurunan. Jika masalah tersebut terjadi, maka ketika di-gas, masalah naik – turun rpm akan cenderung hilang akibat terjadinya kevakuman di bagian intake manifold mengalami penurunan sehingga sistem karburator akan sedikit normal. Lantas bagaimana solusinya? Mudah saja, Anda hanya perlu menyambungkan karburator dengan intake manifold untuk melakukan pengecekan ada keretakan atau tidak, jika ada langsung diganti saja.

  • idle jet sangat kotor

Idle jet adalah saluran output bensin yang disambungkan ke intake manifold ketika mesin berada pada rpm rendah. atau pada saat idle. Ketika saluran di-set menggunakan sekrup idle jet dan pada saat sekrup itu dilonggarkan, maka rpm akan cenderung mengalami kenaikan – penurunan, sementara jika dikencangkan mesin akan tiba-tiba mati Jika hal tersebut terjadi, maka itu adalah pertanda kalau idle jet mobil Anda harus segera dibersihkan.

Disarankan ketika hendak membersihkan saluran-saluran yang ada pada karbu, Anda harus benar-benar teliti agar masalah yang sama tidak perlu terjadi. Selain itu, karena karburator mobil memiliki banyak sistem tambahan, jadi lebih baik langsung dibawa ke teknisi yang telah berpengalaman. Maka dari itu, langsung kunjungi spesialis karburator untuk bisa melakukan perawatan dengan sangat baik.

  • Celah di bagian platina terlalu lebar jaraknya

Biasanya untuk mobil-mobil konvensional, sistem pengapiannya kadang masih banyak yang memakai platina, dan pada platina terdapat celah yang harus disetel secara rutin. Apabila tidak disetel secara rutin celahnya, maka akan menimbulkan beberapa masalah seperti rpm yang naik turun atau mesin yang tidak akan mau idle. Masalah-masalah tersebut umumnya disebabkan oleh celah platina yang terlalu lebar, sehingga waktu pengapian akan sedikit lebih cepat. Celah platina yang terlalu lebar akan menjadi pemicu pembakaran mesin yang lebih awal hingga membuat rpm mengalami kenaikan. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah menyetel ulang celah platinanya agar rpmnya bisa kembali stabil seperti semula.

  • Selang vakum advancer mengalami keretakan

Vakum advancer merupakan sistem tambahan di bagian platina yang berfungsi untuk memajukan – memundurkan timing pengapian berdasarkan beban yang diterima mesin. Cara kerja dari vakum advancer yaitu dengan memanfaatkan kevakuman di dalam intake manifold. Pada saat kevakuman di dalam intake cenderung lebih rendah, maka kevakuman akan dimanfaatkan untuk memanipulasi posisi platina sehingga timing pengapian bisa mengalami perubahan.

Apabila bagian vakum advancer mengalami keretakan maka akan menjadi penyebab rpm mobil karburator naik turun. Jika selang vakum retak, maka pengapian akan maju mundur meski mesin tidak terbebani dan rpm akan mengalami naik naik turun. Solusi untuk mengatasi masalah ini juga sangat mudah, pertama Anda harus cek bagian mana yang mengalami keretakan. Apabila selang vakum advancer yang menjadi penghubung bagian distributor dengan intake manifold retak, maka harus segera diganti.

  • Baut pengikat intake manifold bocor

Penyebab dari tidak stabilnya rpm bisa dikarenakan oleh intake manifold yang mengalami kebocoran. Kebocoran bisa disebabkan karena baut yang rusak atau dol sehingga membuat batu kehilangan daya tekan terhadap intake manifold ke arah kepala silinder. Akibatnya akan membuat udara bisa masuk melalui celah, dan celah tersebut akan membuat semuanya menjadi eror, termasuk di bagian sistem vakum karburator dan vakum advancer.

Baca Juga : Servis Kompresor AC Mobil

Jika semua sistem mengalami keeroran maka dampaknya akan membuat rpm jadi naik-turun, brebet hingga mengakibatkan mesin jadi ngempos pada saat di-gas. Untuk solusi mengatasinya, Anda bisa melakukan pembubutan di area yang bautnya dol. Namun sebelum melakukan pembubutan, disarankan untuk mengecek sejarah dari mesinnya. Apakah pernah mengalami bongkar pasang di area head cylinder atau tidak. Apabila pernah, maka itu artinya baut yang rusak tadi terjadi karena sering dibongkar-pasang.

Itulah tadi lima penyebab rpm mobil karburator naik turun dan solusi untuk mengatasinya ketika masalah tersebut terjadi di mobil Anda. Untuk menghindari lima penyebab tersebut, disarankan untuk rajin melakukan pengecekan karburator secara rutin langsung di bengkel resmi. Dengan melakukan pengecekan bagian karburator secara rutin, maka masalah rpm mobil yang naik – turun akibat karburator akan dapat diminimalisir.

Tags:

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *