5 Penyebab Tarikan Gas Mobil Berat dan Cara Mengatasinya

Cukup banyak faktor penyebab tarikan gas mobil berat atau lemot. Beberapa di antaranya adalah masalah mesin dan adanya macet di pedal gas. Namun ada beberapa penyebab lain yang kadang sering tidak disadari pemilik mobil, dan bahkan tidak disadari oleh mekanik.

Mengetahui penyebab munculnya masalah ini sangatlah penting karena dapat membantu kita memperbaiki dan mencegah masalah ini.

Penyebab Tarikan Gas Mobil Berat

Ada beberapa faktor kenapa penyebab tarikan gas mobil berat yang perlu Anda ketahui. Saat kamu sedang mengendarai mobil kesayangan dan tiba-tiba mobil susah bergerak kamu harus cari tahu penyebab tarikan gas mobil berat. Kenapa? Alasannya adalah, kalau kamu membiarkan hal ini terus terjadi secara berulang, kamu akan terganggu selama berkendara, karena mobil lebih susah digerakkan.

Jadi, apa alasan mobil menjadi berat dan bagaimana solusinya? Simak ulasan lengkap di bawah ini satu persatu, dan kamu akan dapat pecahkan masalah mobil kamu!

Sirkulasi AC bermasalah

Saat AC dihidupkan, mesin mobil malah terasa berat? Bisa dipastikan, alasannya adalah karena sirkulasi AC mobil kamu bermasalah. Sebagai solusi, coba cek saluran sistem AC mobil kamu. Apakah ada sumbatan? Biasanya sumbatan ini terjadi di bagian condenser atau dryer sistem pendingin. Untuk memastikan dan melakukan pengecekan, jangan ragu untuk membawanya ke bengkel mobil.

Lihat Juga: Mobil Kurang Tenaga di Tanjakan

Kampas kopling yang mulai menipis

Saat kampas kopling mulai menipis, cengkraman kampas pada flywheel akan melemah. Akibatnya bisa terjadi selip. Kondisi ini akan membuat tarikan mobil terasa semakin berat. Bukan hanya tarikan gas mobil yang terasa berat, tapi mobil akan terasa bergetar saat dikendarai. 

Solusinya, kamu bisa mengganti kopling dengan yang baru. Ingat, penggantian ini tidak boleh terlambat. Kopling yang tipis bisa merusak flywheel dan pressure. Kerusakan berbagai komponen ini mahal akan membuat kamu perlu mengeluarkan dana yang lebih besar lagi.

Cengkraman rem yang terlalu kuat

Cengkraman rem yang terlalu kuat juga bisa menyebabkan tarikan semakin berat, bahkan saat kamu belum menginjak pedal rem. Alasannya, karena penyetelan yang dilakukan terlalu ketat. Semakin ketat roda mobil, semakin berat pula mobil yang akan digerakkan. Sehingga, mesin harus bekerja secara lebih ekstra. Dengan tarikan yang seperti ini, tidak heran kalau tarikan gas mobil akan semakin berat dan susah bergerak.

Untuk mengatasi masalah ini maka rem harus dicek dan disetel ulang. Namun harus diperhatikan penyetelan ini agar tidak menyebabkan masalah rem blong.

Turbo vane macet

Turbo vane memiliki peran yang sangat penting pada kendaraan yang menggunakan mesin diesel. Kendaraan mesin diesel membuat mesin turbo memiliki peran yang sangat pending. Turbo vane berfungsi sebagai pengatur kekuatan boosting turbo. Apabila terjadi masalah pada mesin ini, aliran udara yang seharusnya melewati mesin akan tertutup. Dengan alur yang macet dan tidak bekerja secara maksimal, mesin akan menjadi berat.

Sistem transmisi yang tidak maksimal

Sistem transmisi yang bermasalah akan menyebabkan tarikan gas mobil menjadi lebih sulit digerakkan dan berat. Untuk mesin berjenis matic, apabila salah satu platnya terhimpit, proses pemindahan gigi akan lebih sulit karena terhambat. Jadi saat gas diinjak, meskipun sudah diinjak penuh, mesin hanya bisa bersuara tanpa terjadi apa-apa. Akhirnya, tenaga akan tertahan dan mesin menjadi berat, atau tidak bergerak sama sekali.

Supaya hal ini tidak terjadi, kamu perlu sering-sering mengganti oli transmisi, supaya seluruh komponen mesin dilumasi dengan baik dan menyeluruh.

Itulah lima penyebab tarikan gas mobil berat. Beberapa hal di atas juga bisa kamu terapkan satu per satu, supaya tarikan mobil kembali normal. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan mobil dengan baik. Semakin mudah mesin mobil bergerak, makin menyenangkan pula berkendara dengan mobil kesayangan kamu.

Selalu ingat, penyebab tarikan gas mobil berat bisa terjadi jika tidak di rawat. Mulai dari ganti oli dan lain sebagainya, supaya mobil terhindar dari berbagai masalah yang bisa menyebabkan kerusakan.

FAQ Seputar Tarikan Gas Mobil Berat

1. Apakah penyebab tarikan gas berat berbeda antara mobil matic dan manual?

Secara umum, penyebab tarikan gas berat pada mobil matic dan manual itu mirip, kok. Keduanya bisa disebabkan oleh masalah di mesin, sistem bahan bakar, atau kaki-kaki.

Tapi, ada beberapa perbedaan yang perlu kamu perhatiin:

  • Mobil manual: Tarikan gas berat bisa disebabkan oleh masalah pada kopling, misalnya kampas kopling aus atau kabel kopling kendur. Selain itu, bisa juga karena masuk gigi yang tidak sesuai dengan kecepatan mobil.
  • Mobil matic: Tarikan gas berat bisa disebabkan oleh masalah pada transmisi matic, misalnya oli transmisi kotor atau ada kerusakan di komponen transmisi.

2. Bagaimana cara membedakan tarikan gas berat yang disebabkan oleh masalah mesin dengan masalah di kaki-kaki?

  • Masalah mesin: Biasanya ditandai dengan gejala lain seperti mesin bergetar, suara mesin kasar, asap knalpot berwarna hitam atau putih, dan boros bahan bakar. Tarikan gas berat karena masalah mesin biasanya terasa di semua kecepatan dan kondisi jalan.
  • Masalah kaki-kaki: Biasanya ditandai dengan gejala lain seperti setir berat, mobil limbung saat berbelok, dan ada suara berisik dari kaki-kaki. Tarikan gas berat karena masalah kaki-kaki biasanya lebih terasa saat mobil berjalan lambat atau melewati jalan yang tidak rata.

3. Adakah tanda-tanda awal yang muncul sebelum tarikan gas mobil terasa berat?

  • Perubahan suara mesin: Suara mesin jadi lebih kasar atau berisik dari biasanya.
  • Getaran pada mesin atau setir: Getaran yang tidak biasa muncul saat mobil dijalankan.
  • Penurunan performa mesin: Mobil terasa lebih lemah saat menanjak atau mengakselerasi.
  • Konsumsi bahan bakar meningkat: Mobil jadi lebih boros dari biasanya.

4. Apakah ada dampak negatif jika mobil dengan tarikan gas berat tetap dipaksakan untuk jalan?

  • Kerusakan komponen mesin: Memaksa mobil dengan tarikan gas berat bisa bikin mesin kerja lebih keras dan mempercepat keausan komponen mesin.
  • Kerusakan pada sistem transmisi: Bisa menyebabkan kerusakan pada kopling (mobil manual) atau transmisi matic.
  • Boros bahan bakar: Tarikan gas berat bikin mobil jadi lebih boros bensin.
  • Menurunkan kenyamanan berkendara: Pastinya nggak nyaman banget kan kalo tarikan gas mobil berat?
  • Membahayakan keselamatan: Tarikan gas berat bisa bikin mobil sulit dikendalikan, apalagi saat situasi mendadak di jalan raya.

5. Berapa kisaran biaya untuk memeriksa dan memperbaiki tarikan gas berat di bengkel?

Biaya perbaikan tarikan gas berat itu variatif banget, tergantung penyebabnya.

  • Kalo cuma masalah sepele kayak filter udara kotor atau busi aus, mungkin cuma abis beberapa ratus ribu rupiah.
  • Tapi kalo masalahnya sampai ke mesin atau transmisi, biayanya bisa sampai jutaan rupiah.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021