Dalam AC mobil, dua jenis freon yang umum digunakan adalah Freon R12 dan R134a. Freon merupakan cairan yang berfungsi dalam siklus pendinginan di dalam sistem AC mobil.
Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menghasilkan udara dingin di dalam kabin, namun terdapat perbedaan Freon R12 dan R134a dalam hal sifat, kinerja, dan dampak terhadap lingkungan.
Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan Freon R12 dan R134a. Yuk, disimak!
Daftar isi
Freon R12
Freon R12, juga dikenal sebagai Dichlorodifluoromethane (CFC-12), adalah freon yang banyak digunakan dalam industri AC mobil pada masa lampau.
Freon ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1930-an dan menjadi standar industri untuk AC mobil selama beberapa dekade.
Namun, karena efek negatifnya terhadap lingkungan, produksi dan penggunaan Freon R12 secara global telah dihentikan.
-
Kelebihan Freon R12
Salah satu kelebihan Freon R12 adalah efisiensi pendinginannya yang tinggi.
Refrigeran ini memiliki kapasitas pendinginan yang baik dan mampu dengan cepat mengubah suhu udara di dalam kabin mobil menjadi dingin.
Hal ini memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara dan penumpang, terutama dalam cuaca panas.
Selain itu, Freon R12 juga memiliki titik didih yang rendah, sehingga mudah menguap saat melewati evaporator dalam sistem AC.
Pengubahan dari bentuk cair menjadi bentuk gas ini memerlukan energi panas, sehingga udara di sekitar evaporator menjadi lebih dingin dan menghasilkan udara dingin yang dihembuskan ke dalam kabin mobil.
-
Kekurangan Freon R12
Sayangnya, kekurangan utama dari Freon R12 adalah dampaknya pada lapisan ozon.
Ketika dilepas ke atmosfer, Freon R12 dapat merusak lapisan ozon yang melindungi Bumi dari sinar ultraviolet berbahaya.
Setiap molekul Freon R12 yang mencapai stratosfer dapat terurai oleh radiasi ultraviolet, dan akhirnya melepaskan klorin yang dapat menyebabkan reaksi kimia berantai yang merusak molekul ozon.
Selain itu, Freon R12 juga memiliki Potensial Pemanasan Global (PPG) yang tinggi.
PPG mengukur kemampuan gas untuk menangkap radiasi panas di atmosfer dan menyebabkan efek pemanasan. Dengan PPG yang tinggi, Freon R12 dapat menyebabkan pemanasan global jika terlepas ke atmosfer.
Freon R134a
Freon R134a, juga dikenal sebagai Tetrafluoroethane (HFC-134a), adalah alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk Freon R12.
Refrigeran ini diperkenalkan sebagai pengganti Freon R12 ketika kesadaran tentang efek negatifnya terhadap lapisan ozon semakin meningkat.
Freon R134a diperkenalkan pada tahun 1990-an dan sejak itu telah menjadi pilihan yang umum digunakan dalam sistem AC mobil.
-
Kelebihan Freon R134a
Salah satu kelebihan utama Freon R134a adalah keamanannya terhadap lapisan ozon, jadi poin perbedaan Freon R12 dan R134a yang unggul pada sisi Freon R134a.
Refrigeran ini tidak mengandung klorin, sehingga tidak menyebabkan penipisan lapisan ozon. Penggunaan Freon R134a membantu melindungi lapisan ozon yang sangat penting bagi kehidupan di Bumi.
Selain itu, Freon R134a memiliki Potensial Pemanasan Global (PPG) yang rendah. Dengan PPG yang rendah, Freon R134a memiliki dampak lebih kecil terhadap perubahan iklim jika terlepas ke atmosfer.
Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan daripada Freon R12.
-
Kekurangan Freon R134a
Meskipun Freon R134a memiliki keunggulan lingkungan yang jelas, terdapat juga beberapa kekurangan. Salah satunya adalah efisiensi pendinginan yang sedikit lebih rendah daripada Freon R12.
Artinya, untuk mencapai suhu yang sama, sistem AC mobil mungkin memerlukan lebih banyak Freon R134a dibandingkan dengan Freon R12.
Baca Juga: Wajib Tahu, 4 Jenis Freon AC Mobil dan Karakternya
Perbedaan Freon R12 dan R134a
Sama-sama berfungsi untuk memberikan sensasi ‘sejuk’ dari AC mobil, ada perbedaan Freon R12 dan R134a yang cukup signifikan antara satu dengan yang lain, seperti:
-
Efisiensi Pendinginan
Perbedaan Freon R12 dan R134a terletak pada efisiensi pendinginannya. Freon R12 memiliki efisiensi pendinginan yang lebih tinggi daripada Freon R134a.
Dalam kondisi yang sama, Freon R12 dapat memberikan udara dingin yang lebih cepat dan lebih dingin dibandingkan dengan Freon R134a.
Namun, perbedaan Freon R12 dan R134a ini tidak terlalu signifikan dan mungkin tidak terasa oleh pengendara biasa.
Freon R134a, meskipun sedikit lebih rendah dalam efisiensi pendinginan, masih mampu memberikan udara dingin yang nyaman di dalam kabin mobil.
-
Dampak Lingkungan
Perbedaan Freon R12 dan R134a yang paling mencolok adalah dampaknya pada lingkungan.
Freon R12 berkontribusi pada penipisan lapisan ozon dan menyebabkan pemanasan global, sementara Freon R134a tidak merusak lapisan ozon dan memiliki dampak yang lebih rendah terhadap perubahan iklim.
Sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan, penggunaan Freon R134a dianggap lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.
Hal ini memungkinkan pengendara dan pemilik mobil untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan tanah air dan melindungi lapisan ozon.
-
Ketersediaan dan Regulasi
Perbedaan Freon R12 dan R134a juga terlihat dari ketersediaan di pasaran dan regulasi yang mengaturnya.
Freon R12 tidak lagi diproduksi atau digunakan secara luas karena peraturan global yang melarangnya karena dampaknya pada lapisan ozon.
Sebagai gantinya, Freon R134a telah menggantikan Freon R12 sebagai refrigeran yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan kesadaran akan perlunya menjaga lingkungan, berbagai negara telah mengadopsi regulasi yang ketat mengenai penggunaan freon.
Penerapan regulasi ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan melindungi lapisan ozon, dengan beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti Freon R134a.
-
Biaya dan Aksesibilitas
Ada faktor biaya dan aksesibilitas untuk perbedaan Freon R12 dan R134a.
Karena Freon R12 tidak lagi diproduksi, ketersediaannya terbatas dan mungkin mahal jika ditemukan.
Banyak pengguna mobil yang masih memiliki sistem AC yang menggunakan Freon R12 mungkin kesulitan untuk mendapatkan stok refrigeran yang sesuai.
Di sisi lain, Freon R134a lebih mudah diakses dan umumnya lebih terjangkau harganya, jadi poin perbedaan Freon R12 dan R134a yang cukup menonjol.
Penggunaan Freon R134a juga lebih umum dalam berbagai merek dan model mobil, sehingga para pemilik mobil tidak kesulitan dalam mencari freon AC yang sesuai.
Mengidentifikasi Jenis Freon AC Mobil
Ada beberapa cara untuk mengidentifikasi jenis freon yang digunakan dalam AC mobil:
1. Periksa Buku Manual: Buku manual mobil Anda akan mencantumkan jenis freon yang direkomendasikan untuk kendaraan Anda.
2. Periksa Label AC: Label yang terpasang pada AC mobil biasanya menunjukkan jenis freon yang digunakan.
3. Periksa Warna Selang: Beberapa jenis freon memiliki warna selang yang berbeda.
- Freon R134a: Biru
- Freon R410a: Merah
- Freon R22: Hijau
4. Gunakan Alat Pengukur Freon: Teknisi AC yang berpengalaman dapat menggunakan alat pengukur freon untuk menentukan jenis freon yang digunakan.
Mengatasi AC Mobil dengan Freon R12
Freon R12 tidak lagi diproduksi karena potensi kerusakannya pada lapisan ozon.
Apabila AC mobil Anda masih menggunakan Freon R12, berikut beberapa pilihan yang dapat dilakukan:
- Konversi ke Freon R134a: Ini adalah pilihan yang paling umum dan direkomendasikan. Namun, perlu diingat bahwa konversi ini membutuhkan beberapa perubahan pada sistem AC mobil Anda, dan harus dilakukan oleh teknisi AC yang berpengalaman.
- Gunakan Freon Alternatif (HFO): Ada beberapa freon alternatif (HFO) yang tersedia di pasaran yang dirancang untuk menggantikan Freon R12. Freon HFO umumnya lebih ramah lingkungan daripada Freon R134a, namun harganya lebih mahal dan ketersediaannya mungkin terbatas.
- Ganti Kompresor AC: Beberapa kompresor AC yang baru diproduksi kompatibel dengan freon R12 dan freon alternatif. Ini bisa menjadi pilihan yang baik jika kompresor AC Anda sudah tua atau perlu diganti.
Alternatif Freon R134a yang Ramah Lingkungan
Freon R134a adalah freon yang paling umum digunakan dalam AC mobil saat ini.
Namun, Freon R134a masih memiliki potensi dampak lingkungan, meskipun lebih kecil dibandingkan Freon R12.
Berikut beberapa alternatif Freon R134a yang lebih ramah lingkungan:
- HFO-1234yf: Freon ini memiliki potensi pemanasan global (GWP) yang sangat rendah dan tidak berbahaya bagi lapisan ozon. Namun, HFO-1234yf masih mahal dan ketersediaannya terbatas.
- R-744 (CO2): Freon ini menggunakan karbon dioksida sebagai pendingin. Freon R-744 sangat ramah lingkungan dan tidak memiliki GWP. Namun, sistem AC yang menggunakan Freon R-744 umumnya lebih besar dan lebih mahal daripada sistem AC tradisional.
Penting untuk dicatat bahwa pilihan freon terbaik untuk AC mobil Anda akan tergantung pada beberapa faktor, seperti:
- Usia dan jenis kendaraan Anda
- Ketersediaan dan biaya freon
- Dampak lingkungan dari freon
Sebaiknya konsultasikan dengan teknisi AC yang berpengalaman untuk mendapatkan rekomendasi terbaik untuk AC mobil Anda.
Salah satu bengkel mobil di Indonesia yang bisa Anda tuju untuk bisa dapatkan freon R134a yang lebih ramah lingkungan dengan harga yang jauh lebih terjangkau adalah Dokter Mobil.
Karena kualitasnya jelas tak perlu diragukan, salah satunya karena menjadi pionir bengkel mobil bersertifikasi ISO 9001:2015 di Indonesia!
Untuk itu, pastikan segera dapatkan service AC mobil untuk pengisian freon terbaik hanya di Dokter Mobil dengan reservasi dan kunjungi langsung ke semua cabang Dokter Mobil.
FAQ Seputar Perbedaan Freon R12 dan R134a AC Mobil
1. Apakah ada jenis freon lain selain R12 dan R134a yang umum digunakan pada AC mobil?
Selain R12 dan R134a, sebenarnya ada beberapa jenis freon lain yang sempat digunakan di AC mobil, kayak R22 dan R410a. Tapi, keduanya udah nggak dipakai lagi karena berbahaya buat lingkungan.
Nah, yang lagi naik daun sekarang itu freon HFO-1234yf yang disebut-sebut lebih ramah lingkungan dan udah dipakai di banyak mobil keluaran terbaru.
2. Bagaimana cara membedakan kebocoran freon R12 dan R134a pada AC mobil?
Buat bedain kebocoran freon R12 dan R134a, jujur aja agak susah sih kalau cuma dilihat secara kasat mata. Soalnya, keduanya sama-sama berupa gas yang nggak berwarna dan nggak berbau. Tapi, ada beberapa cara yang bisa kamu coba.
- Pertama, cek tipe mobil dan tahun pembuatannya. Mobil keluaran lama biasanya pakai R12, sedangkan mobil yang lebih baru pakai R134a.
- Kedua, perhatikan komponen AC. Kalau ada label atau tulisan “R12” atau “R134a” di komponen AC, berarti itu jenis freon yang dipakai.
- Ketiga, kamu bisa pakai alat deteksi kebocoran freon. Alat ini bisa mendeteksi jenis freon yang bocor dengan lebih akurat.
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengganti freon AC mobil dari R12 ke R134a?
Proses penggantian freon dari R12 ke R134a nggak bisa sembarangan dan butuh waktu yang lumayan lama, bisa sampai beberapa jam. Soalnya, nggak cuma ganti freon aja, tapi juga harus ganti beberapa komponen AC yang nggak kompatibel dengan R134a, kayak selang, seal, dan oli kompresor.
Selain itu, sistem AC juga harus dibersihkan dan divakum buat ngilangin sisa-sisa freon R12 dan kotoran. Makanya, penggantian freon ini sebaiknya dilakukan di bengkel yang berpengalaman ya.
4. Apakah ada efek samping negatif dari penggunaan freon HFO pada AC mobil?
Sampai saat ini sih belum ada laporan yang menunjukkan efek samping negatif dari penggunaan freon HFO-1234yf pada AC mobil. Freon ini dirancang buat jadi pengganti R134a yang lebih ramah lingkungan dan aman buat lapisan ozon.
Tapi, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu freon HFO-1234yf sedikit mudah terbakar. Jadi, pastikan bengkel yang kamu pilih punya peralatan dan prosedur keamanan yang memadai buat menangani freon ini.
5. Di mana saya dapat membeli freon HFO-1234yf untuk AC mobil saya?
Freon HFO-1234yf udah bisa kamu beli di toko-toko onderdil mobil atau bengkel AC yang lengkap. Tapi, harganya memang masih relatif mahal dibanding freon R134a. Kamu juga bisa cari di toko online kayak Tokopedia atau Shopee, tapi pastikan membeli dari penjual yang terpercaya ya.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin