Posted by Mekanik Aditya Dokter Mobil service mobil

Service Berkala Mobil, Ini Komponen Wajib yang Perlu di Check

service berkala mobil

Mungkin sudah banyak orang yang menganjurkan Anda untuk selalu memperhatikan service berkala mobil agar kendaraan bisa selalu diandalkan. Ya, kegiatan service secara rutin setiap mobil mencapai kilometer atau usia pemakaian tertentu memang perlu dilakukan demi memastikan segalanya dalam kondisi terbaik. Namun kadang, ada saja komponen yang luput dari perhatian hingga memaksa pemilik mobil untuk melakukan perbaikan ke bengkel.

Daftar Komponen yang Perlu Mendapatkan Service Berkala Mobil

servis mobil panggilan terdekat

Pada dasarnya, service berkala mobil juga dilakukan untuk mengantisipasi masalah yang kemungkinan terjadi, dengan harapan mencegah kerusakan menjadi semakin parah hingga memicu biaya perbaikan yang lebih besar. Namun selain perawatan yang dilakukan bengkel, ada kalanya pemilik memberikan perhatian khusus pada beberapa komponen tertentu untuk mencegah hal-hal tak terduga.

Untuk itu, berikut ini beberapa komponen yang perlu mendapat perhatian agar perawatan mobil menjadi semakin optimal;

  • Oli Mesin, termasuk Filter Oli

Oli mesin berfungsi untuk memberikan pelumasan di dalam mesin mobil sehingga berbagai komponen besi dapat bergerak dengan mudah. Dengan kata lain, oli akan berkurang daya lumasnya seiring waktu dan pemakaian. Oleh karena itu, oli harus selalu diganti untuk memastikan mesin selalu dalam kondisi bersih dan dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Bersamaan dengan oli mesin ini, bagian filter oli juga harus diperhatikan sekaligus. Sesuai namanya, filter oli berguna untuk memastikan bahwa oli tidak tercampur dengan kotoran dari pergerakan mesin dan sebagainya.  Pada mobil baru, oli mesin idealnya diganti saat mencapai jarak 1.000 km pertama.

  • Busi

Bisa dikatakan bahwa busi berfungsi sebagai pemantik pada mekanisme pengapian kendaraan bermotor. Kinerja dari komponen ini harus dipastikan usia dan fisiknya untuk memastikan pengapian dalam kondisi optimal. Masalah pada busi bisa membuat mobil sulit dinyalakan, konsumsi bahan bakar yang lebih boros dari biasanya hingga mesin yang terasa tersendat.

Busi yang terlihat kotor memang bisa dibersihkan, namun perlu diperhatikan pula apa yang membuat komponen tersebut menjadi kotor. Selain itu, busi juga memiliki masa pemakaian tertentu yang mengharuskan penggantian. Biasanya saat mobil sudah menempuh jarak sekitar 20.000 km, maka komponen busi perlu mendapat perhatian atau penggantian.

  • Filter Udara

Untuk memastikan kualitas dan kuantitas pasokan udara untuk pembakaran mesin, banyak orang cenderung hanya melakukan pembersihan terhadap filter udara secara rutin. Kebanyakan orang melakukan perawatan atau pembersihan terhadap komponen ini saat mobil menempuh jarak sekitar 10.000 km.

Akan tetapi terlepas dari kondisi fisiknya, tak ada salahnya pula Anda melakukan penggantian filter udara saat mobil sudah mencatatkan jarak 40.000 km perjalanan. Urgensi ganti filter udara ini semakin meningkat jika mobil sering digunakan pada medan yang cenderung berdebu. Alasannya, tentu untuk memastikan pembakaran berlangsung sempurna serta efisiensi bahan bakar yang maksimal.

  • Aki

Komponen lain yang tak jarang luput dari perhatian adalah aki yang biasanya baru diketahui saat alarm mobil bermasalah, lampu dashboard tak menyala hingga mobil menjadi sulit dinyalakan. Aki atau baterai yang terbagi ke dalam 2 jenis (aki basah dan aki kering) pun perlu mendapat perawatan untuk mencegah hal yang tak diinginkan. Mengingat, listrik juga menjadi bagian vital dari sistem mobil, utamanya pada mobil keluaran baru.

Pada aki basah, perawatan biasanya dilakukan dengan menambah air aki secara teratur atau melakukan stroom setiap berapa bulan sekali pada mobil yang lemah pengisiannya. Sementara pada aki kering, yang cenderung maintenance-free, perawatan biasanya dilakukan dengan melakukan penggantian setiap tahun untuk mencegah mobil tiba-tiba mogok.

  • Penyejuk Udara (AC) 

Tak sedikit pula pemilik mobil yang mengabaikan komponen ini, padahal fungsi dari AC pada mobil sangat penting tak hanya di musim kemarau, tetapi juga di musim dingin. Masalah pada AC biasanya baru disadari saat kabin tidak lagi dingin, terdengar suara-suara aneh dan sebagainya. Pada kondisi ini, perbaikan pun bisa memerlukan biaya yang tak sedikit.

Biasanya, bagian yang diabaikan adalah filter AC karena kondisi kabin yang selalu bersih sehingga pemilik berpikiran tak mungkin ada kotoran yang tersangkut. Padahal, mekanisme AC tidak sesederhana itu. Filter AC sebaiknya selalu dibersihkan secara rutin dan diganti saat mobil sudah menempuh jarak sekitar 20.000 km.

  • Kanvas Rem

Untuk memperlambat laju kendaraan, mekanisme rem juga harus selalu dipastikan dalam kondisi terbaik, utamanya pada komponen kanvas. Seiring pemakaian, rem mobil akan menunjukkan gejala seperti bunyi berdecit saat melakukan pengereman, minyak rem yang berkurang drastis hingga pedal rem yang terasa lebih dalam dari biasanya. Kondisi ini menunjukkan adanya masalah pada kanvas rem yang biasanya diganti setelah mobil mencapai jarak 20.000 km.

  • Kanvas Kopling

Kanvas kopling berguna untuk meneruskan tenaga dari mesin menuju roda. Umumnya kanvas kopling relatif akan menipis seiring pemakaian, utamanya jika mobil banyak melibas jalanan rusak. Komponen ini sebaiknya diganti saat mobil sudah mencapai jarak 10.000 km sampai 50.000 km.

  • Lampu 

Juga sering disepelekan, ternyata lampu juga perlu mendapat perhatian, utamanya bagi pemilik yang lebih intens dalam menggunakan mobil mereka. Sama seperti komponen elektronik lain, lampu juga memiliki usia pemakaian sendiri. Pada mobil yang cukup sering digunakan, setelah mencapai usia 1,5 tahun, lampu akan menjadi lebih redup dan biasanya diperlukan penggantian.

  • Ban 

Ban yang bisa dikatakan sebagai komponen terlihat dan mudah dirasakan, nyatanya juga sering luput dari perhatian. Ban mobil yang menipis teksturnya akan kehilangan daya cengkeramnya terhadap permukaan jalan. Hal ini membuat mobil kesulitan diajak bermanuver yang sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

Perawatan atau penggantian ban kadang tak selalu harus 1 set sekaligus dimana pemilik bisa menggantikan ban depan yang menipis dengan ban belakang. Artinya pemilik cukup membeli sepasang ban baru untuk roda belakang. Selain itu, pastikan menggunakan ban yang sesuai dengan jenis dan karakteristik mobil.

Pentingnya Melakukan Servis Berkala Mobil Secara Rutin 

Selain halnya memberikan perhatian terhadap beberapa komponen di atas, pemilik juga bisa merujuk pada buku panduan pemilik untuk melakukan service mobil berkala. Panduan ini biasanya menganjurkan pemilik untuk melakukan perawatan setiap mobil mencapai jarak tempuh tertentu. Perawatan tersebut juga hanya bisa dilakukan di bengkel resmi untuk memastikan segala sesuatu sesuai dengan spesifikasi mobil.

Begitu pula untuk mobil yang mungkin sudah cukup berumur. Tak ada salahnya pemilik juga selalu melakukan perawatan secara rutin terhadap mobil mengingat adanya kemungkinan komponen yang termakan usia. Hal ini juga untuk mencegah kerusakan parah yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal.

Baca Juga : Daftar Harga Coolant Mobil

Demikianlah penjelasan tentang service berkala mobil, baik itu komponen-komponen yang perlu diperhatikan dan perawatan rutin di bengkel. Bisa disimpulkan bahwa perawatan mobil sejatinya tidaklah sulit jika pemilik sudah mengenali apa saja yang perlu diperhatikan. Meskipun mungkin memerlukan anggaran, perawatan seperti ini demi memastikan pemilik mendapatkan manfaat maksimal dari mobil yang dimiliki.

Memilih Dokter Mobil Menjadi Bengkel Pilihan

Memilih bengkel Dokter Mobil untuk tune up mobil secara berkala memang perlu. Karena tenaga spesialis dari Dokter Mobil membuat pemeliharaan mesin mobil anda semakin bagus. Tune up mobil di Dokter Mobil memberikan hasil yang sangat memuaskan. Tarikan mesin terasa seperti mobil baru. Tunggu apalagi, segera servis mobil kesayangan anda di sini.

Tags:

Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *