Tips Beli Mobil Bekas via Online Agar Tak Kena Tipu

Membeli mobil bekas melalui platform jual beli online bisa menjadi pengalaman yang menantang. Tidak hanya risiko kena tipu, tapi juga risiko membeli mobil bekas yang sudah cacat atau rusak. Namun, dengan melakukan beberapa tips yang tepat, Anda bisa membeli mobil bekas secara online dengan lebih aman dan efektif.

Tips Beli Mobil Bekas via Online

Agar Anda tak salah pilih saat akan membeli mobil bekas secara online, berikut adalah tips-tips beli mobil bekas via online yang bisa Anda lakukan dan perhatikan.

  1. Teliti dan Cermat Sebelum Membeli

Sebelum memutuskan membeli mobil bekas, pastikan untuk melakukan riset dan pengecekan dengan teliti.

Cari tahu informasi tentang mobil yang ingin dibeli, termasuk spesifikasi, model, dan tahun produksi.

Pastikan juga untuk mencari tahu harga pasaran mobil tersebut agar bisa mempertimbangkan apakah harga yang ditawarkan wajar atau tidak.

Selain itu, pastikan juga untuk mencari tahu apakah mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan atau pernah mengalami kerusakan yang signifikan.

Dengan melakukan riset dan pengecekan dengan teliti, Anda bisa memastikan bahwa mobil bekas yang akan dibeli benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

  1. Gunakan Platform Jual Beli yang Terpercaya

Pilih platform jual beli yang terpercaya dan memiliki reputasi baik.

Pastikan platform tersebut memiliki sistem keamanan yang baik, sehingga transaksi yang dilakukan tidak menimbulkan risiko yang berlebihan.

Selain itu, pastikan platform tersebut memiliki layanan pelanggan yang memadai agar bisa membantu jika terjadi masalah atau kendala dalam proses pembelian mobil bekas.

Pilih platform jual beli yang memiliki feedback dan testimonial yang positif, sehingga bisa meminimalisir risiko penipuan atau kecurangan.

  1. Periksa Riyawat Mobil

Periksa riwayat kendaraan mobil bekas yang akan dibeli.

Hal ini sangat penting karena bisa memberikan informasi tentang sejarah mobil, termasuk sejarah pemilik mobil, apakah mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan, pernah diubah suku cadangnya, dan sebagainya.

Dengan mengetahui riwayat kendaraan mobil, Anda bisa memastikan bahwa mobil tersebut dalam kondisi yang baik dan tidak mengalami kerusakan yang signifikan.

Pastikan untuk melakukan pengecekan riwayat kendaraan melalui layanan cek mobil yang terpercaya dan memilik kredibilitas yang baik, seperti General Checkup dari Dokter Mobil.

  1. Periksa Foto dengan Teliti

Pastikan untuk melihat foto mobil secara teliti saat membeli mobil bekas secara online.

Jangan hanya melihat foto utama mobil saja, namun pastikan untuk melihat semua foto mobil dari berbagai sudut.

Pastikan juga foto yang diberikan tidak diambil dari sumber lain atau hasil editan sehingga informasi yang diberikan akurat.

Dalam memeriksa foto mobil, pastikan untuk memeriksa detail mobil, seperti kondisi eksterior dan interior mobil, mesin, kaki-kaki, serta fitur-fitur lainnya.

Dengan melihat foto secara teliti, Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan akurat tentang mobil bekas yang akan dibeli.

  1. Lakukan Negosiasi Harga dengan Bijak

Lakukan negosiasi harga yang bijak agar bisa mendapatkan harga yang sesuai dengan nilai pasar mobil bekas sejenis.

Jangan terlalu tergiur dengan harga yang terlalu murah, namun juga jangan sampai membayar terlalu mahal untuk mobil bekas yang tidak sepadan.

Pastikan untuk menanyakan dan mempertimbangkan biaya tambahan, seperti biaya pengiriman, biaya administrasi, dan biaya lainnya.

Selain itu, pastikan harga yang disepakati sudah mencakup kondisi mobil yang sesuai dengan deskripsi yang diberikan.

Lakukan negosiasi dengan sopan dan berusaha mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

  1. Periksa Kondisi Mobil secara Fisik

Pastikan untuk melakukan pengecekan kondisi mobil secara fisik sebelum melakukan pembelian.

Jika memungkinkan, lakukan tes drive untuk memastikan bahwa mobil tersebut dalam kondisi yang baik dan nyaman untuk dikendarai.

Selain itu, pastikan juga untuk memeriksa kondisi eksterior dan interior mobil, seperti kaca, ban, pintu, jok, dan sebagainya.

Periksa juga mesin dan sistem kelistrikan mobil, serta pastikan semua fitur dan aksesoris mobil berfungsi dengan baik.

Dengan melakukan pengecekan kondisi mobil secara fisik, Anda bisa memastikan bahwa mobil bekas yang akan dibeli sesuai dengan ekspektasi dan tidak ada masalah yang signifikan.

Baca Juga: Cek Mobil Berkala di Bengkel Mobil Terbaik

  1. Hindari Transaksi Sebelum Yakin

Hindari melakukan transaksi sebelum benar-benar yakin dan puas dengan kondisi mobil yang akan dibeli.

Jangan terlalu terburu-buru untuk melakukan transaksi, namun pastikan untuk memeriksa semua informasi dengan teliti dan melakukan pengecekan kondisi mobil secara fisik.

Jika ada keraguan atau ketidakpuasan terhadap mobil yang akan dibeli, jangan ragu untuk membatalkan transaksi.

Ingatlah bahwa membeli mobil bekas adalah investasi jangka panjang, jadi pastikan Anda memilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda bisa membeli mobil bekas secara online dengan lebih aman dan efektif.

Namun, penting untuk diingat bahwa membeli mobil bekas bukan hanya tentang mencari mobil yang baik dan terawat, tapi juga tentang menghindari penipuan atau risiko membeli mobil bekas yang cacat atau rusak.

Dengan menjaga kewaspadaan dan melakukakan pengecekan yang teliti, Anda bisa menemukan mobil bekas yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Faktor-faktor yang Perlu Diperhatikan saat Beli Mobil Bekas

Dalam membeli mobil bekas, selain melakukan pengecekan kondisi mobil, Anda juga harus memperhatikan faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi kenyamanan dan keamanan berkendara.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Ukuran mobil: Pilihlah mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan memilih mobil yang terlalu besar atau terlalu kecil untuk kebutuhan sehari-hari. Pastikan mobil yang akan Anda beli memiliki ukuran yang pas dan nyaman untuk digunakan.
  • Fitur keselamatan: Periksa fitur keselamatan pada mobil, seperti airbag, rem ABS, dan sensor parkir. Pastikan mobil memiliki fitur keselamatan yang memadai agar Anda merasa lebih aman saat berkendara.
  • Konsumsi bahan bakar: Periksa konsumsi bahan bakar mobil bekas yang akan Anda beli. Pastikan mobil memiliki konsumsi bahan bakar yang ekonomis dan ramah lingkungan.
  • Biaya perawatan: Periksa biaya perawatan mobil bekas yang akan Anda beli. Pastikan biaya perawatan mobil tidak terlalu tinggi sehingga tidak membebani keuangan Anda di masa depan.
  • Warna mobil: Pilihlah warna mobil yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Warna mobil yang cerah dan mencolok bisa menarik perhatian orang lain, namun warna yang terlalu mencolok juga bisa membuat mobil mudah terlihat kotor dan cepat kusam.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, Anda bisa memilih mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda, serta memberikan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

FAQs Beli Mobil Bekas via Online

1. Bagaimana cara memeriksa riwayat servis mobil bekas secara online?

Nah, ini tricky nih! Nggak semua platform jual beli mobil bekas nyediain informasi riwayat servis lengkap. Tapi, ada beberapa cara yang bisa kamu coba:

  • Minta foto buku servis ke penjual: Tanyakan ke penjual apakah mereka punya buku servis dan minta foto semua halamannya. Dari buku servis, kamu bisa lihat riwayat perawatan mobil, kapan saja ganti oli, servis berkala, dan perbaikan apa saja yang pernah dilakukan.
  • Cek ke bengkel resmi: Kalau kamu tahu merek dan tipe mobil yang mau dibeli, kamu bisa hubungi bengkel resmi merek tersebut dan tanyakan riwayat servis mobil berdasarkan nomor rangka atau nomor mesin. Tapi, biasanya bengkel resmi cuma ngasih informasi kalau mobil memang diservis di bengkel resmi tersebut.
  • Gunakan layanan pihak ketiga: Ada beberapa layanan pihak ketiga yang menyediakan informasi riwayat kendaraan berdasarkan nomor rangka atau nomor mesin. Contohnya, Cekindo atau Autocheck. Layanan ini biasanya berbayar, tapi bisa ngasih informasi yang cukup lengkap tentang riwayat mobil.

2. Apa saja situs atau platform online terpercaya untuk membeli mobil bekas?

Ada banyak platform jual beli mobil bekas online, tapi pastikan kamu pilih yang terpercaya ya! Beberapa platform yang cukup populer dan memiliki reputasi baik antara lain:

Mobil123.com

  • OLX.co.id
  • Carsome.id
  • Carro.id
  • Seva.id

Platform-platform ini biasanya memiliki sistem verifikasi untuk penjual dan mobil yang dijual, sehingga meminimalisir risiko penipuan.

3. Bagaimana cara menghindari penipuan saat melakukan pembayaran online untuk mobil bekas?

Pembayaran online memang praktis, tapi kamu harus ekstra hati-hati ya! Ini tips untuk menghindari penipuan:

  • Gunakan rekening bersama: Jangan transfer uang langsung ke rekening penjual sebelum melihat mobil dan memastikan kondisi mobil sesuai dengan yang diiklankan. Gunakan rekening bersama atau escrow service yang disediakan oleh platform jual beli mobil bekas. Dengan rekening bersama, uang kamu akan “ditahan” oleh pihak ketiga sampai transaksi benar-benar selesai.
  • Waspada harga terlalu murah: Kalau harga mobil jauh lebih murah dari harga pasar, kamu patut curiga. Bisa jadi itu mobil curian atau ada masalah lain.
  • Jangan tergiur iming-iming: Hati-hati dengan penjual yang menawarkan bonus atau diskon besar dengan syarat transfer uang muka terlebih dahulu.
  • Cek reputasi penjual: Lihat review atau testimoni dari pembeli lain tentang penjual tersebut.
  • 4. Apakah ada tips untuk menegosiasikan harga mobil bekas secara online?

Tentu ada dong! Negosiasi itu wajib hukumnya biar dapat harga terbaik. Ini tipsnya:

  • Riset harga pasar: Sebelum negosiasi, cari tahu dulu kisaran harga mobil bekas yang kamu incar di pasaran. Kamu bisa cek di platform jual beli mobil bekas lain atau situs informasi harga mobil bekas.
  • Tawarkan harga wajar: Jangan langsung menawarkan harga terlalu rendah, karena penjual bisa jadi tersinggung dan nggak mau negosiasi lagi. Tawarkan harga yang wajar dengan mempertimbangkan kondisi mobil dan harga pasar.
  • Bersikap sopan dan profesional: Meskipun negosiasi dilakukan secara online, tetap jaga sikap sopan dan profesional. Hindari kata-kata kasar atau menekan penjual.
  • Siapkan alasan yang logis: Kalau kamu menawarkan harga lebih rendah, berikan alasan yang logis, misalnya karena ada beberapa bagian mobil yang perlu diperbaiki atau kilometernya cukup tinggi.

5. Bagaimana cara mengurus dokumen dan balik nama kendaraan setelah membeli mobil bekas secara online?

Setelah deal dan mobil sudah di tangan, jangan lupa urus dokumen dan balik nama ya! Ini langkah-langkahnya:

  • Cek kelengkapan dokumen: Pastikan kamu mendapatkan semua dokumen kendaraan dari penjual, seperti BPKB, STNK, faktur, dan kuitansi jual beli.
  • Lakukan pengecekan fisik kendaraan: Bawa mobil ke Samsat untuk melakukan pengecekan fisik kendaraan.
  • Bayar pajak kendaraan: Pastikan pajak kendaraan aktif. Kalau sudah mati, kamu harus bayar pajak terlebih dahulu.
  • Urus balik nama di Samsat: Isi formulir permohonan balik nama dan lampirkan semua dokumen yang dibutuhkan. Ikuti prosedur yang berlaku di Samsat.
  • Ambil dokumen baru: Setelah proses balik nama selesai, kamu akan mendapatkan BPKB dan STNK dengan nama kamu sendiri.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021