Yuk ulik berbagai tips menghemat BBM untuk anda dan mobil kesayangan sehingga anda bisa berkendara dengan lebih nyaman tanpa terbebani ongkos BBM yang kian mahal. Kali ini Om Domo akan membahas satu per satu mengenai Tips Menghemat BBM
Daftar isi
1. Panaskan mesin cukul 2-3 menit saja
Yang pertama bisa anda lakukan dalam usaha menghemat bbm adalah dengan cara melakukan pemanasan mesin hanya 2 sampai 3 menit sebelum berkendara.
Memanaskan mobil memang sudah menjadi kebiasaan untuk mengalirkan oli, namun untuk mesin mobil keluaran terbaru dengan mesin berposisi rebah maka pemanasan mobil tidak perlu terlalu lama karena itu sama saja akan membuang-buang bahan bakar mobil anda.
2. Berkendara dengan stabil dan halus
Untuk penghematan dalam hal berkendara, maka sebaiknya anda mengendarai mobil dengan halus. Berkendara dengan halus ini bukan berarti sangat perlahan.
Tetapi lebih kepada mengatur kecepatan laju mobil anda sehingga laju mobil anda tetap stabil dan anda tidak terlalu sering menginjak pedal gas maupun terlalu sering melakukan pengereman.
Dan hal lainnya yang perlu anda tau adalah penggantian gigi ke yang lebih tinggi juga akan menambah konsumsi bahan bakar pada mobil.
3. Isi BBM saat pagi hari
Selanjutnya, anda bisa melakukan penghematan lainnya dengan cara mengisi bahan bakar saat pagi, sehingga dapat mengurangi pasokan bbm yang menguap karena udara panas.
Ada baiknya jika anda mengganti bahan bakar mobil anda ke bahan bakar non subsidi seperti pertamax karena kualitasnya yang lebih bagus dan harga yang tidak jauh beda dengan premium.
4. Perhatikan Kode SPBU
Hal lain yang bisa anda perhatikan dalam melakukan pengisian bahan bakar adalah perhatikan kode Pom bensin.
Pastikan berkode depan 31 untuk jakarta, banten dan sekitarnya atau 1 untuk digit ke 2 kode SPBU. Kode tersebut pertanda bahwa SPBU tersebut dikendalikan sendiri oleh pertamina sehingga kualitas bahan bakar yang anda diyakini lebih bagus daripada SPBU lain.
5. Isi BBM saat tangki setengah penuh
Cara lain yang bisa anda lakukan untuk melakukan penghematan bahan bakar lainnya adalah dengan mengisi bahan bakar saat tangki mobil anda masih setengah penuh.
Karena tangki yang kosong akan mengandung banyak udara dan menyebabkan bahan bakar lebih mudah menguap.
Selain itu usahakan melakukan pengisian bahan bakar disaat tidak ada truk pengisi BBM di Pom Bensin.
Karena jika ada maka kemungkinan bahan bakar yang baru saja diisi akan teraduk dan kotoran yang ada terangkat sehingga bisa terhisap dan masuk ke tangki mobil anda.
Dalam perawatan mobil pun banyak hal yang bisa dilakukan agar mobil lebih menghemat bahan bakar, apa saja itu?
Pertama, anda bisa mengganti saringan udara.
Karena saringan udara yang kotor bisa mengganggu efisiensi tenaga yang dihasilkan sehingga akan lebih mengkonsumsi banyak bahan bakar.
Kedua, lakukan juga Tune Up Mobil sesuai dengan jadwal mobil anda.
Fungsinya adalah agar putaran mesin anda berjalan lancar dan menghasilkan tenaga yang besar sehingga kinerja mobil anda pun akan lebih optimal dan daya serap bahan bakarnya lebih sedikit.
Ketiga, yang bisa mempengaruhi konsumsi bahan bakar yang diserap oleh mobil adalah komponen yang digunakan pada mobil.
Menggunakan ban mobil yang hemat bbm juga dianjurkan karena alur yang dimiliki oleh ban tersebut akan membuat mobil anda tidak perlu memerlukan banyak tenaga untuk melaju.
Terakhir, anda bisa menggunakan oli sintetis sehingga anda akan lebih menghemat bahan bakar sebanyak 5%.
Dan yang paling penting, jika anda ingin menyempurnakan Cara Menghemat BBM untuk mobil anda maka anda bisa memasang JS One Volt Stabilizer pada mobil anda.
Komponen yang sedang trend dikalangan pemilik mobil ini digadang-gadang bisa menghemat BBM secara drastis untuk mobil anda.
Diatas adalah beberapa Tips Menghemat BBM dari Om Domo, semoga tips tersebut bisa anda coba pada mobil anda sehingga anda bisa lebih menghemat dalam mengeluarkan ongkos pembelian pada bahan bakar mobil anda.
FAQs Menghemat BBM Mobil
1. Bagaimana cara mengetahui tekanan ban yang ideal untuk mobil saya?
Nah, buat tahu tekanan ban yang ideal, kamu bisa cek di beberapa tempat, nih:
- Buku manual mobil: Biasanya di buku manual ada informasi lengkap tentang tekanan ban yang disarankan, baik untuk ban depan dan belakang, serta untuk kondisi beban normal atau beban penuh.
- Stiker di pintu mobil: Coba perhatiin, biasanya ada stiker di bagian dalam pintu pengemudi atau di pilar pintu. Stiker itu nyantumin informasi tekanan ban yang ideal.
- Website produsen ban: Kamu juga bisa cek di website produsen ban yang kamu pakai. Biasanya mereka nyediain informasi tekanan ban yang direkomendasikan untuk tipe ban tertentu.
2. Apa saja contoh tindakan eco-driving selain yang disebutkan di artikel?
Selain yang udah disebutin di artikel, nih ada beberapa tips eco-driving lainnya:
- Manfaatkan momentum: Usahain jaga kecepatan konstan dan hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Misalnya, saat mau berhenti di lampu merah, pelan-pelan aja ngurangin kecepatan dari jauh, biar nggak perlu ngerem mendadak.
- Perhatikan kondisi jalan: Kalau lagi macet parah, mending matiin mesin aja daripada langsam sambil nginjek gas.
- Gunakan gigi yang tepat: Pake gigi rendah saat jalan pelan atau menanjak, dan gigi tinggi saat jalan lancar di kecepatan tinggi.
- Rencanakan rute perjalanan: Pilih rute yang paling efisien dan hindari jalan macet. Gunakan aplikasi navigasi buat bantuin nyari rute terbaik.
- Jaga jarak aman: Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, biar bisa antisipasi dan nggak perlu ngerem mendadak.
3. Apakah semua jenis mobil bisa dipasangi fitur Eco Mode?
Sayangnya, nggak semua mobil punya fitur Eco Mode. Fitur ini biasanya ada di mobil-mobil keluaran terbaru, terutama yang udah pakai teknologi canggih.
Eco Mode itu fungsinya buat ngatur kerja mesin biar lebih irit BBM, misalnya dengan membatasi respons gas, mengurangi konsumsi daya AC, dan mengoptimalkan perpindahan gigi transmisi (kalau mobil matic).
4. Apa efek samping menggunakan BBM dengan oktan rendah?
Pakai BBM dengan oktan rendah dari yang disarankan itu bisa bikin beberapa masalah, nih:
- Mesin knocking atau ngelitik: Ini suara ketukan di mesin yang timbul karena pembakaran yang nggak sempurna. Knocking bisa bikin mesin cepat rusak.
- Performa mesin menurun: Tenaga mesin jadi lemes, akselerasi berat, dan boros BBM.
- Emisi gas buang meningkat: Pembakaran yang nggak sempurna juga bikin emisi gas buang jadi lebih banyak dan nggak ramah lingkungan.
- Kerusakan komponen mesin: Dalam jangka panjang, pakai BBM oktan rendah bisa merusak komponen mesin lainnya, kayak katup, piston, dan katalitik konverter.
Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!
Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin