Langkah Melakukan Tune Up Mobil Bensin Karburator

Tune up mobil bensin karburator

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang tune up mobil bensin kaburator, semoga dari tulisan ini bisa memberikan informasi untuk Anda, simak yah penjelasannya!

Langkah Melakukan tune up mobil bensin karburator

Langkah melakukan tune up mobil bensin karburator untuk meningkatkan akselerasi kendaraan dan hemat bahan bakar. Sistem karburator mobil hampir identik dengan sistem karburator motor. Secara garis besar bahwa karburator merupakan tempat bercampurnya bahan bakar dengan udara. Akan tetapi demikian jika perbandingan campuran bahan bakar dan udara tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil, maka akan berakibat meningkatnya pemakaian bahan bakar dan akselarasi kendaraan juga sangat berkurang.

Salah satu jenis mobil yang menggunakan karburator adalah mobil Toyota Kijang. Bahkan dari kijang generasi pertama hingga sebagian kijang kapsul masih menggunakan karburator. Pelajari cara setting dan langkah melakukan tune up mobil bensin karburator

Pengaturan karburator mobil sebaiknya dilakukan oleh mereka yang ahli di bidangnya. Namun demikian Anda tetap dapat mempelajarinya. Berikut ini ada langkah melakukan tune up mobil bensin karburator.

tune up mobil bensin karburator

  • Periksa volume oli mesin dengan cara melepas / mencabut stik level oli (mesin kondisi mati)
  • Tambahkan oli mesin apabila oli dibawah coakan atau garis atas
  • Periksa ketinggian air radiator di reservoir tank / tangki cadangan (mesin kondisi mati)
  • Tambahkan air pendingin apabila jumlah air pendingin dibawah garis atas
  • Periksa volume air aki / accu / baterai (mesin kondisi mati)
  • Tambahkan air aki apabila volume air aki dibawah garis atas/ Upper
  • Periksa kondisi tali kipas / Fan Belt / V belt (mesin kondisi mati)
  • Apabila fan belt / V belt retak, ganti fan belt / V belt
  • Periksa kondisi saringan udara / air cleaner (mesin kondisi mati)
  • Apabila kotor, semprotkan udara dari sisi bagian dalam
  • Periksa kondisi saringan bensin / fuel filter (mesin kondisi mati)
  • Apabila kotor, semprotkan udara dari bagian yang ada tanda panah keluar
  • Periksa kondisi busi / spark plug (mesin kondisi mati)
  • Apabila kotor, bersihkan kerak dengan sikat kawat / amplas
  • Periksa kondisi platina (mesin kondisi mati)
  • Apabila contact point kotor, bersihkan, kemudian setel (kijang celah udara 0,20-0,40mm)
  • Periksa celah katup (mesin kondisi mati)
  • Apabila celah renggang/rapet, setel Katup ( Kijang kondisi panas,hisap:0,20mm,buang:0,30mm)
  • Periksa waktu pengapian / Ignition Timing (mesin kondisi hidup)
  • Setel waktu pengapian (Mobil bensin karburator: 5 derajat sebelum titik mati atas / TMA)
  • Setel karburator (mesin kondisi hidup)

Baca Juga : Cara Atasi 6 Lampu Indikator Mobil Menyala Terus

Setel karburator sehingga putaran idle mesin menjadi 750rpm. Demikian cara melakukan tune up mobil bensin karburator. Kalau anda tidak yakin melakukannya sendiri, bawa saja ke Dokter Mobil, bengkel mobil terpercaya yang direkomendasikan oleh banyak orang.

FAQ Seputar Tune Up Mobil Bensin Karburator

1. Apa risiko yang mungkin terjadi jika pemilik mobil mencoba melakukan tune-up tanpa keahlian yang memadai, dan masalah spesifik apa yang mungkin timbul?

Melakukan tune-up karburator tanpa keahlian yang tepat sangat berisiko. Karburator adalah komponen yang rumit, dan kesalahan sedikit saja dapat menyebabkan masalah besar. Misalnya, penyetelan yang tidak tepat dapat menyebabkan pembakaran yang tidak efisien, yang berujung pada peningkatan konsumsi bahan bakar, penurunan performa, atau bahkan kerusakan mesin.

Risiko lainnya adalah kerusakan komponen karburator akibat penanganan yang kasar, atau kesalahan pemasangan komponen setelah dibongkar. Lebih jauh lagi, beberapa tindakan yang tidak pas, dapat menyebabkan mobil menjadi sangat berbahaya ketika digunakan.

2. Apakah ada indikator visual atau suara yang dapat dilihat atau didengar oleh pemilik mobil yang menunjukkan bahwa mobilnya membutuhkan tune-up?

Tentu, ada beberapa indikator yang bisa kamu perhatikan. Mobil yang membutuhkan tune-up mungkin mengeluarkan asap hitam dari knalpot, yang menandakan pembakaran tidak sempurna. Suara mesin yang tidak rata atau tersendat-sendat juga bisa menjadi tanda. Selain itu, jika mobil terasa kurang bertenaga atau sulit dihidupkan, itu juga bisa menjadi indikasi perlu tune-up.

3. Seberapa sering mobil dengan karburator harus di-tune-up dalam kondisi berkendara normal, dan apakah ada faktor yang mungkin mengharuskan tune-up lebih sering?

Secara umum, mobil dengan karburator sebaiknya di-tune-up setiap 10.000 hingga 15.000 kilometer. Namun, frekuensi ini bisa berbeda tergantung kondisi penggunaan.

Jika kamu sering berkendara dalam kondisi lalu lintas yang padat atau di jalan berdebu, tune-up mungkin diperlukan lebih sering. Selain itu, faktor seperti kualitas bahan bakar dan kondisi komponen karburator juga mempengaruhi frekuensi tune-up.

4. Apa saja manfaat jangka panjang dari tune-up reguler pada performa dan umur panjang mobil secara keseluruhan, dan bagaimana perbandingannya dengan biaya mengabaikan langkah-langkah perawatan ini?

Tune-up reguler memberikan banyak manfaat jangka panjang. Pertama, performa mobil akan tetap optimal, dengan akselerasi yang responsif dan efisiensi bahan bakar yang baik. Kedua, tune-up dapat memperpanjang umur mesin dan komponen-komponen lainnya, dengan mencegah kerusakan akibat pembakaran yang tidak sempurna atau masalah lainnya.

Kemudian, jika dibandingkan dengan biaya perbaikan besar akibat kerusakan karena kelalaian perawatan, biaya tune-up itu jauh lebih hemat. Mengabaikan perawatan karburator bisa berujung pada masalah yang lebih serius dan mahal, seperti penggantian karburator atau perbaikan mesin yang signifikan.

Hubungi Bengkel Dokter Mobil Sekarang!

Halo Domo Lovers 👋, reservasi ke bengkel Kami sekarang juga dan dapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin


Klaim Promo Sekarang!

Penulis Sejak Sept 2021